Argentina Kalahkan Swiss 3-1, Messi Gemilang Bawa Tim ke Semifinal

Lusail, 11 Juli 2026 — Tim nasional Argentina memastikan tempat di semifinal Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Swiss dengan skor meyakinkan 3-1 dalam laga perempat final yang berlangsung di Lusai...

Jul 12, 2026 - 15:26
0 0
Argentina Kalahkan Swiss 3-1, Messi Gemilang Bawa Tim ke Semifinal

Lusail, 11 Juli 2026 — Tim nasional Argentina memastikan tempat di semifinal Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Swiss dengan skor meyakinkan 3-1 dalam laga perempat final yang berlangsung di Lusail Iconic Stadium, Qatar. Kapten Lionel Messi kembali menjadi bintang lapangan dengan kontribusi dua gol dan satu assist, menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain paling berpengaruh sepanjang turnamen.

Jalannya Pertandingan

Sejak peluit awal dibunyikan, Argentina langsung mengambil inisiatif serangan. Mereka menguasai bola dan membangun ritme permainan yang sulit diantisipasi oleh lini pertahanan Swiss. Hasilnya, pada menit ke-22, Messi membuka keunggulan melalui tendangan bebas melengkung dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau kiper Gregor Kobel. Gol tersebut membuat tensi pertandingan meningkat dan memaksa Swiss keluar dari pola bertahan mereka.

Swiss sempat memberikan respons melalui serangan balik cepat yang dimotori Breel Embolo dan Xherdan Shaqiri. Pada menit ke-37, Embolo nyaris menyamakan kedudukan andai sundulannya tidak membentur mistar gawang Emiliano Martínez. Hingga babak pertama berakhir, skor 1-0 tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, Argentina meningkatkan intensitas tekanan. Hasilnya, pada menit ke-54, Messi menggandakan keunggulan setelah menerima umpan terobosan dari Enzo Fernández dan menaklukkan Kobel dengan penyelesaian klinis. Swiss tidak menyerah. Mereka memperoleh harapan pada menit ke-63 ketika sundulan Nico Elvedi memanfaatkan sepak pojok berhasil menjebol gawang Martínez, memperkecil skor menjadi 2-1.

Namun, harapan Swiss sirna tepat di menit ke-78. Kerja sama cepat antara Messi dan Julián Álvarez diakhiri dengan umpan tarik yang diselesaikan dengan tenang oleh Lautaro Martínez. Gol ketiga Argentina tersebut mengunci kemenangan sekaligus mematahkan momentum kebangkitan Swiss. Hingga peluit panjang berbunyi, tidak ada gol tambahan tercipta.

Statistik dan Analisis Pertandingan

Secara statistik, Argentina mendominasi penguasaan bola dengan 62 persen, melepaskan 18 tembakan, delapan di antaranya tepat sasaran. Swiss hanya mencatatkan enam percobaan dengan tiga mengarah ke gawang. Akurasi oper Argentina mencapai 89 persen, mencerminkan kontrol permainan yang solid. Di sisi lain, Swiss terpaksa melakukan 17 pelanggaran dan mengoleksi tiga kartu kuning sebagai bukti kesulitan menghentikan pergerakan lini serang lawan.

Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, menerapkan formasi 4-3-3 fleksibel yang memungkinkan Messi bergerak bebas di antara lini. Pendekatan ini efektif membongkar blok pertahanan rendah Swiss yang kerap mengandalkan formasi 5-4-1. Pergantian pemain di babak kedua, termasuk masuknya Giovani Lo Celso, menambah variasi serangan dan menjaga tempo permainan tetap tinggi.

Rapor Lionel Messi

Lionel Messi menjadi pusat perhatian dengan rapor individu yang sempurna. Ia mencatatkan dua gol dari empat tembakan, dua dribel sukses, tiga umpan kunci, dan satu assist. Tingkat operan suksesnya mencapai 91 persen. Selain itu, ia juga berkontribusi defensif dengan satu tekel bersih dan tiga pemulihan bola. Penampilannya malam ini mempertegas posisinya sebagai kandidat kuat peraih Sepatu Emas turnamen dengan total delapan gol sejauh ini.

Banyak pengamat menyoroti bagaimana Messi tetap menjadi pembeda di usia 39 tahun. Visi bermain, ketenangan di sepertiga akhir lapangan, serta eksekusi bola mati yang presisi menjadikannya aset yang tak tergantikan bagi Argentina. Dalam dua laga terakhir, ia langsung terlibat dalam enam dari tujuh gol yang dicetak timnya.

Dampak pada Ranking FIFA

Kemenangan ini tidak hanya mengamankan tiket semifinal tetapi juga berdampak positif pada posisi Argentina dalam ranking FIFA. Dengan tambahan poin besar dari kemenangan di fase gugur melawan tim berperingkat 12 dunia, Argentina dipastikan tetap di puncak klasemen FIFA terlepas dari hasil pertandingan lainnya. Swiss, meski tersingkir, justru diperkirakan naik satu hingga dua peringkat berkat perjalanan mereka yang melampaui ekspektasi di turnamen ini.

Pembaruan ranking FIFA terbaru akan dirilis setelah final, dan konsistensi Argentina di empat edisi Piala Dunia terakhir menjadi fondasi kuat bagi dominasi mereka di puncak. Kemenangan ini juga memperlebar jarak poin dengan Brasil dan Prancis yang masih bersaing di bawahnya.

Langkah Selanjutnya

Di semifinal, Argentina akan menghadapi pemenang antara Belanda dan Jepang yang akan bertanding besok. Jika berhasil melaju ke final, La Albiceleste berpeluang mempertahankan gelar juara dunia yang mereka raih empat tahun silam. Pertandingan semifinal dijadwalkan berlangsung pada 15 Juli mendatang.

Sementara itu, Swiss harus pulang dengan kepala tegak setelah menembus perempat final untuk pertama kalinya sejak 1954. Pelatih Murat Yakin menyatakan kebanggaannya terhadap semangat juang tim, meski mengakui kualitas individu Argentina menjadi pembeda.

Dengan hasil ini, Argentina kini mencatatkan rekor tak terkalahkan dalam 13 laga terakhir di Piala Dunia, memperpanjang capaian impresif yang dimulai sejak fase grup edisi 2022. Dukungan dari ribuan suporter yang memadati stadion juga menjadi energi tambahan yang membuat para pemain tampil tanpa beban.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User