Aug 28, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

factcheck

12 Peristiwa Jelang Kelahiran Nabi Muhammad: Api Majusi hingga Kisra

Periode menjelang kelahiran Nabi Muhammad SAW selalu menjadi bagian yang menarik dalam penulisan sejarah Islam. Literatur sirah mencatat sejumlah peristiwa yang oleh para penulis sejarah Muslim dikait...

12 Peristiwa Jelang Kelahiran Nabi Muhammad: Api Majusi hingga Kisra

Periode menjelang kelahiran Nabi Muhammad SAW selalu menjadi bagian yang menarik dalam penulisan sejarah Islam. Literatur sirah mencatat sejumlah peristiwa yang oleh para penulis sejarah Muslim dikaitkan dengan masa-masa sebelum Rasulullah lahir, sekitar tahun 571 Masehi, yang dalam penanggalan Arab dikenal sebagai Tahun Gajah. Dua di antaranya yang paling sering disebut adalah padamnya api sesembahan orang-orang Majusi di Persia dan runtuhnya sebagian bangunan istana Kisra, penguasa Dinasti Sassaniyah.

Perlu ditegaskan sejak awal: peristiwa-peristiwa ini berasal dari riwayat-riwayat dalam tradisi Islam, sebagian diriwayatkan dengan sanad yang dianggap sahih, sebagian lainnya lemah atau bahkan diperselisihkan oleh para ulama ahli hadis. Karena itu, pembaca perlu memahami bahwa tidak semua detail dalam narasi ini dapat diverifikasi secara historis sebagaimana dokumen resmi. Artikel ini menyajikan apa yang dinarasikan dalam kitab-kitab sirah, beserta catatan statusnya.

Peristiwa yang Dikaitkan dengan Malam Kelahiran

Kelompok pertama adalah peristiwa yang oleh sebagian riwayat dikaitkan langsung dengan malam kelahiran. Padamnya api Majusi menjadi yang paling populer. Api ini adalah api abadi yang disembah pemeluk Zoroastrianisme di Persia dan konon telah menyala selama lebih dari seribu tahun tanpa pernah padam. Pada malam kelahiran Nabi, api itu dilaporkan padam secara mendadak, peristiwa yang kemudian ditafsirkan para sejarawan Muslim sebagai tanda berakhirnya era penyembahan berhala dan api di Persia.

Pada malam yang sama, empat belas balkon istana Kisra Anusyirwan di Madain, dekat Baghdad di Irak modern, dikisahkan runtuh. Kisra adalah gelar raja-raja Persia. Peristiwa ini tercatat dalam narasi sejarah Islam sebagai isyarat melemahnya kekuatan politik Persia menjelang munculnya kekuatan baru dari Jazirah Arab.

Riwayat lain menyebutkan mimpi para Mu'badzan, pendeta besar Majusi. Mereka bermimpi melihat unta-unta dan kuda-kuda Arab menyeberangi Sungai Tigris dan memasuki wilayah kekuasaan Persia. Mimpi ini ditafsirkan sebagai pertanda runtuhnya kekuasaan Persia oleh bangsa Arab. Selain itu, Danau Sawah, danau yang turut disembah oleh sebagian kalangan Majusi, dikisahkan mengering secara mendadak.

Tahun Gajah dan Kondisi Kelahiran

Kelahiran Nabi Muhammad juga bertepatan dengan peristiwa besar yang terjadi sekitar dua bulan sebelumnya: serangan pasukan gajah yang dipimpin Abrahah, penguasa Yaman, ke Mekkah. Dalam Al-Qur'an, peristiwa ini diabadikan dalam Surah Al-Fil. Pasukan yang membawa gajah itu dikisahkan dihancurkan oleh burung-burung Ababil yang melemparkan batu dari tanah liat yang dibakar. Tahun terjadinya peristiwa ini kemudian dikenal sebagai Tahun Gajah, dan kelahiran Nabi sering dinisbatkan ke tahun tersebut.

Mengenai kondisi kelahiran, riwayat-riwayat sirah menyebutkan beberapa hal. Aminah binti Wahab, ibunda Nabi, dikisahkan tidak merasakan sakit atau kesulitan berarti saat melahirkan. Bayi yang lahir itu, menurut sebagian riwayat, sudah dalam keadaan dikhitan dan tali pusarnya telah terputus. Sebagian riwayat lain menambahkan bahwa bayi tersebut langsung bersujud saat dilahirkan. Perlu dicatat, dua riwayat terakhir ini statusnya diperselisihkan para ulama; banyak ahli hadis menilainya tidak sahih.

Ada pula riwayat yang menyebutkan pancaran cahaya yang memancar dari kelahiran tersebut hingga menerangi istana-istana di negeri Syam. Riwayat ini tercatat dalam sebagian kitab sirah, namun para ulama berbeda pendapat mengenai keshahihannya.

Nama, Penyambutan, dan Duka

Setelah lahir, bayi itu dibawa oleh kakeknya, Abdul Muthalib, ke Kakbah untuk disambut dan didoakan. Abdul Muthalib kemudian memberi nama Muhammad, nama yang saat itu belum lazim digunakan orang Arab. Ketika ditanya mengapa memilih nama itu, ia menyatakan ingin anak ini terpuji di langit dan di bumi. Nama Muhammad sendiri berarti yang terpuji.

Di balik kegembiraan itu, ada duka yang menyertai: Abdullah bin Abdul Muthalib, ayah Nabi, telah wafat beberapa bulan sebelum kelahiran, saat Aminah masih mengandung. Abdullah wafat di Yatsrib dalam perjalanan dagang dan dimakamkan di sana. Dengan demikian, Nabi Muhammad lahir dalam keadaan yatim.

Catatan Verifikasi

Berdasarkan verifikasi terhadap literatur sirah, peristiwa padamnya api Majusi dan runtuhnya balkon istana Kisra adalah dua narasi yang paling konsisten disebut dalam kitab-kitab sejarah Islam klasik, seperti karya Ibnu Hisyam dan para sejarawan sesudahnya. Namun, para peneliti mencatat bahwa rincian seperti jumlah balkon yang runtuh dan waktu persisnya berbeda-beda antarsumber. Sebagian narasi lain, seperti mimpi para pendeta dan mengeringnya danau, hanya muncul di sebagian kitab dan tidak selalu didukung sanad yang kuat.

Faktanya adalah, tidak ada dokumen resmi dari Persia atau sumber non-Muslim sezaman yang mengonfirmasi peristiwa-peristiwa tersebut. Karena itu, narasi ini sebaiknya dipahami sebagai bagian dari tradisi keislaman yang dinarasikan turun-temurun, bukan sebagai fakta sejarah yang dapat dibuktikan secara forensik. Meski demikian, keberadaannya dalam khazanah sirah menunjukkan bagaimana umat Islam generasi awal merekam momen kelahiran Rasulullah sebagai peristiwa yang mereka anggap istimewa.

Kesimpulannya, dari dua belas peristiwa yang lazim dinarasikan menjelang kelahiran Nabi Muhammad, dua yang paling dikenal adalah padamnya api Majusi dan runtuhnya istana Kisra. Selebihnya merupakan rangkaian riwayat yang kekuatan sanadnya bervariasi, dari yang dianggap sahih hingga yang diperselisihkan. Pembaca dianjurkan merujuk langsung ke kitab-kitab sirah dan penjelasan para ulama untuk mendalami setiap riwayat secara lebih detail.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS hafiz-rahman

Data Journalist. Mengungkap fakta melalui data. Spesialisasi: analisis forensik digital.

Comments (0)

User