Oct 10, 2026
factcheck

Wamensos Beberkan Peran Kunci Wali Asuh di Sekolah Rakyat

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo mengungkapkan bahwa posisi wali asuh dan wali asrama di lingkungan Sekolah Rakyat memegang fungsi strategis yang tidak sekadar mendampingi peserta didik. Berdasarkan ket...

Wamensos Beberkan Peran Kunci Wali Asuh di Sekolah Rakyat

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo mengungkapkan bahwa posisi wali asuh dan wali asrama di lingkungan Sekolah Rakyat memegang fungsi strategis yang tidak sekadar mendampingi peserta didik. Berdasarkan keterangan resmi yang disampaikan dalam forum koordinasi kementerian, kedua peran tersebut dirancang untuk menjalankan dua misi sekaligus, yakni menopang proses pendidikan formal dan mendukung pemulihan kondisi anak secara menyeluruh.

Pernyataan ini menjadi penting karena Sekolah Rakyat merupakan program yang menampung anak-anak dari keluarga prasekolah ekonomi rendah, termasuk mereka yang sebelumnya menghadapi risiko sosial seperti keterlambatan pendidikan, kerentanan keluarga, hingga trauma akibat kondisi hidup yang sulit. Dalam kerangka itu, kehadiran wali asuh dinilai bukan sebagai pelengkap administratif, melainkan bagian inti dari model pembinaan yang diterapkan.

Dua Fungsi yang Melekat pada Wali Asuh dan Wali Asrama

Menurut penjelasan Agus Jabo, tugas wali asuh mencakup pendampingan harian terhadap anak, pembinaan karakter, serta pengawasan tumbuh kembang peserta didik selama berada di lingkungan asrama. Sementara wali asrama berperan memastikan bahwa kebutuhan dasar, jadwal kegiatan, dan iklim sosial di tempat tinggal tetap kondusif bagi proses belajar.

Data menunjukkan bahwa pendekatan pengasuhan berlapis semacam ini lazim diterapkan pada sekolah berbasis asrama bagi anak dari kelompok rentan. Berdasarkan verifikasi terhadap dokumen program pengentasan kemiskinan yang dipublikasikan Kementerian Sosial, Sekolah Rakyat memang dirancang mengintegrasikan layanan pendidikan, kesehatan, dan perlindungan anak dalam satu ekosistem. Karena itu, klaim bahwa wali asuh hanya bertugas mengawasi kegiatan belajar tidak akurat dan bertentangan dengan kerangka program yang ada.

Dimensi Rehabilitasi sebagai Bagian Tak Terpisahkan

Aspek yang kerap terlewat dari pembahasan publik adalah fungsi rehabilitasi. Agus Jabo menegaskan bahwa sebagian peserta didik memerlukan pendampingan psikososial akibat pengalaman hidup yang tidak mudah. Di titik ini, wali asuh berperan menjembatani kebutuhan emosional anak dengan layanan profesional yang tersedia, termasuk konseling dan intervensi sosial.

Klaim: Wali asuh dan wali asrama Sekolah Rakyat hanya berperan sebagai pengawas kegiatan belajar.

Fakta: Kedua posisi tersebut dibekali mandat ganda, yakni mendukung pendidikan sekaligus mendampingi pemulihan kondisi anak secara sosial dan psikologis, sesuai penjelasan Wakil Menteri Sosial.

Sumber resmi dari lingkungan kementerian menyebutkan bahwa model pembinaan ini menempatkan pengasuh sebagai figur yang hadir secara konsisten, bukan hanya pada jam pelajaran. Konsistensi kehadiran itu dinilai krusial untuk membangun rasa aman pada anak yang sebelumnya tidak memiliki lingkungan stabil.

Implikasi bagi Tata Kelola dan Kualitas Program

Pernyataan ini juga menyiratkan konsekuensi pada tata kelola. Jika fungsi rehabilitasi melekat pada peran wali asuh, maka rekrutmen, pelatihan, dan evaluasi kinerja mereka harus mengikuti standar kompetensi tertentu. Bukti dari praktik serupa di sejumlah negara menunjukkan bahwa program asrama bagi anak rentan cenderung berhasil ketika rasio pengasuh terhadap anak terjaga dan pelatihan psikososial diberikan secara berkala.

Sampai saat ini belum ada rincian lengkap mengenai standar rasio tersebut dalam dokumen yang tersedia untuk publik. Karena itu, penilaian menyeluruh atas efektivitas peran wali asuh Sekolah Rakyat belum dapat dilakukan sepenuhnya, meskipun arah kebijakan yang disampaikan sudah jelas. Verifikasi lanjutan diperlukan untuk memastikan apakah ketentuan teknis di lapangan sejalan dengan penjelasan resmi.

Kesimpulannya, klaim bahwa wali asuh dan wali asrama Sekolah Rakyat berperan penting dalam pendidikan sekaligus rehabilitasi anak adalah BENAR berdasarkan keterangan Wakil Menteri Sosial. Yang perlu dicermati justru implementasinya, sebab tanpa dukungan kapasitas, pelatihan, dan pengawasan, mandat ganda tersebut berisiko hanya menjadi rumusan di atas kertas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS khrisna-pertiwi

Reporter Kebijakan Publik. Menganalisis dampak kebijakan terhadap masyarakat.

Comments (0)

User