Sep 16, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Sains

Todd Blanche Bungkam Soal Pemecatan Sekutu Trump Joe diGenova

WASHINGTON D.C. — Gelombang friksi internal di tubuh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) kian mencuat ke ruang publik. Pejabat tinggi kehakiman, Tod

Todd Blanche Bungkam Soal Pemecatan Sekutu Trump Joe diGenova

WASHINGTON D.C. — Gelombang friksi internal di tubuh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) kian mencuat ke ruang publik. Pejabat tinggi kehakiman, Todd Blanche, secara terbuka menolak mengonfirmasi apakah dirinya yang mendesak pengunduran diri Joe diGenova, jaksa kawakan sekaligus sekutu dekat mantan Presiden Donald Trump, menyusul perselisihan sengit di balik layar.

Sikap bungkam tersebut ditunjukkan Blanche dalam sesi tanya-jawab resmi pada Selasa waktu setempat. Langkah ini memicu spekulasi luas di kalangan pengamat hukum Washington mengenai adanya keretakan serius dan manuver kekuasaan di lingkaran internal penegak hukum federal.

“Saya tidak ingin membicarakan komunikasi internal yang saya lakukan dengan para jaksa. Itu tidak adil bagi mereka,” ujar Blanche saat dicecar pertanyaan awak media mengenai desakan pengunduran diri tersebut.

Kronologi Ketegangan: Dari Sambungan Telepon hingga Pengunduran Diri

Laporan investigasi sejumlah media AS mengungkap bahwa kepergian mendadak Joe diGenova dari posisinya didahului oleh sebuah sambungan telepon yang berlangsung dalam tensi sangat tinggi antara Blanche dan diGenova. Ketegangan ini menandai eskalasi konflik terkait penanganan sejumlah kasus berprofil tinggi dan strategi hukum Departemen Kehakiman.

Berikut adalah rangkaian peristiwa penting yang memicu polemik pemecatan terselubung ini:

  1. Friksi Kebijakan Internal: Terjadi perbedaan pandangan mendasar antara faksi jaksa karier dengan kelompok loyalis politik terkait penanganan perkara strategis di DOJ.
  2. Panggilan Telepon Kritis: Todd Blanche dan Joe diGenova dilaporkan terlibat perdebatan sengit melalui saluran telepon rahasia yang berakhir dengan kebuntuan diplomasi internal.
  3. Pengunduran Diri Mendadak: Tak lama setelah komunikasi panas tersebut, Joe diGenova resmi mengakhiri masa tugasnya di Departemen Kehakiman tanpa penjelasan komprehensif kepada publik.
  4. Sikap Defensif Pimpinan: Todd Blanche menolak mengklarifikasi laporan pemecatan, memicu tanda tanya besar di kalangan anggota Kongres dan publik.

Manuver Politik dan Implikasi bagi Departemen Kehakiman

Joe diGenova selama bertahun-tahun dikenal sebagai figur vokal yang kerap membela kepentingan kubu konservatif dan lingkar inti Donald Trump. Masuknya diGenova ke dalam jajaran Departemen Kehakiman awalnya dinilai sebagai upaya konsolidasi kekuasaan hukum.

Namun, kepergiannya yang diwarnai kabar keributan internal menandakan bahwa koordinasi faksi di tubuh DOJ tidak berjalan mulus. Analis hukum menilai langkah Blanche untuk bungkam merupakan strategi peredam krisis guna mencegah meluasnya skandal perpecahan faksi ke ranah legislatif.

  • Integritas Penuntutan: Kekhawatiran bahwa intervensi politik telah mengganggu independensi jaksa federal.
  • Preseden Buruk: Ketertutupan DOJ dalam mengelola pergantian pejabat kunci dapat merusak transparansi publik.
  • Tekanan Kongres: Komite Yudisial diperkirakan akan segera memanggil para pihak terkait untuk dimintai keterangan di bawah sumpah.

Hingga laporan ini diturunkan, perwakilan resmi Joe diGenova belum memberikan pernyataan resmi balasan terkait perbincangan panasnya dengan Todd Blanche.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS sinta-pradana

Fact-Check Editor. Verifikator bersertifikasi IFCN. Memeriksa klaim viral dan disinformasi.

Comments (0)

User