Aug 26, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

factcheck

Safari Merah Putih Jember: Merawat Semangat Merdeka dengan Kain Bendera

JEMBER — Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tidak melulu diisi upacara dan lomba. Di Kabupaten Jember, Jawa Timur, sekelompok relawan menghadirkan cara berbeda untuk merawat semangat keban...

Safari Merah Putih Jember: Merawat Semangat Merdeka dengan Kain Bendera

JEMBER — Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tidak melulu diisi upacara dan lomba. Di Kabupaten Jember, Jawa Timur, sekelompok relawan menghadirkan cara berbeda untuk merawat semangat kebangsaan lewat Safari Merah Putih. Kegiatan ini menyatukan warga dalam satu aksi: membentangkan kain berwarna merah dan putih di ruang publik sebagai simbol penghormatan terhadap perjalanan bangsa.

Bendera yang Mengikuti Usia Bangsa

Ciri paling khas dari Safari Merah Putih terletak pada ukuran kain yang digunakan. Panjang kain Merah Putih yang dibentangkan sengaja disesuaikan dengan usia kemerdekaan Indonesia. Ketika negara memasuki tahun ke-81 kemerdekaannya pada 17 Agustus 2026, bentangan kain pun mengikuti angka tersebut. Tradisi ini menjadi penanda bahwa setiap tahun, seiring bertambahnya usia bangsa, kain yang dihadirkan pun ikut bertambah panjang. Dengan begitu, kain itu seolah menjadi garis waktu yang menggambarkan perjalanan panjang bangsa sejak proklamasi kemerdekaan dibacakan pada 17 Agustus 1945.

Pembentangan kain berukuran puluhan meter jelas bukan pekerjaan sepele. Para relawan harus berkoordinasi agar kain tetap lurus, tidak kusut, dan tidak putus di tengah perjalanan. Butuh banyak orang untuk memegang sisi-sisi kain, berjalan bersama-sama, dan menjaga ritme agar seluruh rangkaian tetap rapi. Bentangan itu biasanya menyusuri ruas jalan atau membentang di titik berkumpulnya warga, sehingga siapa pun yang melintas dapat menyaksikan secara langsung. Momen inilah yang kerap menjadi bagian paling dinanti, karena di situlah kebersamaan terasa paling nyata.

Merah Putih, Simbol Keberanian dan Kesucian

Pilihan warna merah dan putih dalam kegiatan ini sejalan dengan ketentuan resmi tentang bendera negara. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan, Sang Saka Merah Putih berbentuk persegi panjang dengan warna merah di bagian atas dan putih di bagian bawah. Secara umum, merah dimaknai sebagai lambang keberanian, sementara putih melambangkan kesucian.

Bagi para relawan, membentangkan kedua warna itu bukan sekadar atraksi. Kegiatan ini menjadi medium untuk menanamkan kembali pemahaman tentang makna kemerdekaan kepada generasi muda. Anak-anak yang ikut serta diajak mengenal sejarah melalui cerita sederhana, sementara warga yang lebih tua melihatnya sebagai pengingat bahwa kemerdekaan adalah hasil perjuangan yang tidak boleh dilupakan. Pemahaman itu dinilai penting, sebab semangat kebangsaan tidak bisa diwariskan secara otomatis; ia perlu ditumbuhkan lewat pengalaman bersama seperti ini.

Menguatkan Kebersamaan Warga

Safari Merah Putih juga menjadi ruang pertemuan antargenerasi. Relawan yang terlibat datang dari berbagai latar belakang: pelajar, mahasiswa, pekerja, hingga orang tua yang ingin menyumbang tenaga. Tidak ada sekat profesi atau usia dalam kegiatan ini; yang ada hanyalah satu tujuan bersama untuk memeriahkan hari bersejarah bangsa. Kegiatan yang telah berulang kali digelar pada peringatan kemerdekaan ini pun menjadi agenda yang dinanti banyak warga setiap tahunnya.

Kegiatan seperti ini, meski tampak sederhana, memiliki dampak yang lebih luas. Selain menumbuhkan rasa cinta tanah air, aksi ini turut menghidupkan ruang publik dan mempererat tali silaturahmi antarwarga. Kebersamaan yang terbangun saat membentangkan kain, menjaga ketegangannya, hingga membereskannya kembali setelah selesai, menjadi pengalaman kolektif yang tidak mudah didapatkan dari perayaan yang bersifat seremonial belaka.

Merawat Semangat Merdeka

Semangat merdeka, menurut para relawan, tidak berhenti pada tanggal 17 Agustus. Ia harus dirawat setiap hari melalui tindakan nyata: menghargai perbedaan, bekerja sama, dan berkontribusi untuk lingkungan sekitar. Safari Merah Putih menjadi simbol dari perawatan itu — sebuah tradisi yang terus diwariskan dari tahun ke tahun, dari satu generasi relawan ke generasi berikutnya.

Di tengah perayaan yang semakin beragam, kehadiran tradisi semacam ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan juga bisa dirayakan dengan cara sederhana namun bermakna. Kain merah putih yang terbentang panjang, dipegang oleh banyak tangan dari berbagai penjuru, adalah gambaran utuh tentang Indonesia: beragam, tetapi tetap satu dalam semangat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS oky-pratista

Reporter Hukum. Fokus pada mafia peradilan, judicial corruption, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User