Aug 26, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

factcheck

Profil Ari Askhara, Eks Dirut Garuda Indonesia yang Mundur dari PT HUMI

Ari Askhara kembali menjadi sorotan publik. Nama mantan Direktur Utama Garuda Indonesia itu dikabarkan telah mundur dari jabatan Direktur Utama PT HUMI dengan usia jabatan yang tercatat kurang dari se...

Profil Ari Askhara, Eks Dirut Garuda Indonesia yang Mundur dari PT HUMI

Ari Askhara kembali menjadi sorotan publik. Nama mantan Direktur Utama Garuda Indonesia itu dikabarkan telah mundur dari jabatan Direktur Utama PT HUMI dengan usia jabatan yang tercatat kurang dari setahun. Berdasarkan verifikasi terhadap informasi yang beredar, keputusan itu menutup periode kepemimpinan yang tergolong singkat di perusahaan tersebut. Berikut profil dan rekam jejak Ari Askhara secara lengkap.

Pengunduran Diri dari PT HUMI

Informasi mengenai pengunduran diri Ari Askhara dari kursi pimpinan PT HUMI menjadi perhatian di kalangan industri. Faktanya adalah, masa jabatannya di PT HUMI belum genap satu tahun ketika keputusan mundur itu diambil. Data yang beredar menunjukkan proses pengunduran diri berjalan melalui mekanisme yang berlaku di internal perusahaan, meskipun rincian alasan di balik keputusan tersebut belum diumumkan secara resmi oleh pihak terkait.

Yang dapat dipastikan dari informasi yang tersedia hanyalah bahwa Ari Askhara tidak lagi menjabat sebagai Direktur Utama PT HUMI. Kabar ini cukup menarik perhatian karena nama besar yang ia bawa dari pengalaman memimpin maskapai pelat merah. Di mata publik, identitas Ari Askhara sebagai mantan bos Garuda Indonesia jauh lebih dikenal dibandingkan perannya di PT HUMI.

Karier Panjang di Industri Penerbangan

Publik pertama kali mengenal Ari Askhara ketika ia ditunjuk sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia pada 2018. Penunjukan tersebut dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), menggantikan Pahala Mansury yang saat itu dipindahkan ke PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Sebelum dipercaya memimpin, Ari Askhara telah lama berkarier di lingkungan Garuda Indonesia dan memegang sejumlah posisi strategis di industri aviasi.

Rekam jejaknya di dunia penerbangan dinilai menjadi salah satu pertimbangan utama dalam penunjukan tersebut. Namun, masa kepemimpinan Ari Askhara di Garuda Indonesia tidak berlangsung lama. Terhitung sejak pengangkatannya pada 2018 hingga pemberhentiannya pada akhir 2019, ia hanya memimpin maskapai tersebut kurang lebih dua tahun. Sepanjang periode itu, kinerja keuangan perusahaan juga sempat menjadi sorotan publik.

Pemberhentian dan Kasus Harley-Davidson

Babak penting dalam perjalanan karier Ari Askhara terjadi pada Desember 2019. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di era kepemimpinan Menteri Erick Thohir memutuskan memberhentikannya dari jabatan Direktur Utama Garuda Indonesia melalui Rapat Umum Pemegang Saham. Keputusan itu diambil tidak lama setelah mencuatnya kasus pengangkutan sepeda motor Harley-Davidson dan sepeda lipat Brompton menggunakan pesawat Garuda Indonesia dari Prancis.

Faktanya adalah, kasus tersebut bermula dari temuan petugas saat pemeriksaan di Bandara Soekarno-Hatta. Sepeda motor mewah dan sepeda lipat yang diangkut dari luar negeri itu tidak melalui prosedur kepabeanan yang semestinya, sehingga persoalannya bergulir ke ranah hukum dan ditangani kepolisian. Sejumlah pihak, termasuk pegawai Garuda Indonesia, kemudian diperiksa dan ditetapkan sebagai tersangka.

Tidak berselang lama, Ari Askhara juga diperiksa penyidik dan ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus yang sama. Ia kemudian resmi digantikan oleh Irfan Setiaputra sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia. Sejak saat itu, nama Ari Askhara berangsur surut dari pemberitaan, sebelum akhirnya muncul kembali kabar terbaru mengenai pengunduran dirinya dari PT HUMI.

Profil Singkat Ari Askhara

Secara ringkas, profil Ari Askhara dapat dirangkum sebagai sosok dengan pengalaman panjang di industri penerbangan Indonesia. Ia dipercaya memimpin Garuda Indonesia pada 2018, periode yang berujung pada pemberhentian pada 2019 menyusul kasus penyelundupan sepeda motor Harley-Davidson dan sepeda Brompton. Setelah vakum dari panggung publik, ia kembali mendapat kepercayaan memimpin PT HUMI sebagai Direktur Utama, meskipun usia jabatannya hanya kurang dari setahun.

Perjalanan karier tersebut menunjukkan bahwa setiap kabar yang beredar, termasuk klaim bahwa Ari Askhara telah mundur dari PT HUMI, perlu diverifikasi dengan teliti sebelum diyakini kebenarannya. Informasi yang beredar memang mengonfirmasi pengunduran diri itu, tetapi detail seperti alasan mundur dan langkah karier selanjutnya masih membutuhkan keterangan resmi dari pihak terkait.

Kesimpulan

Berdasarkan verifikasi terhadap seluruh informasi yang tersedia, kabar bahwa Ari Askhara telah mengundurkan diri dari jabatan Direktur Utama PT HUMI dengan usia jabatan kurang dari setahun dapat dinyatakan benar. Latar belakangnya sebagai mantan Direktur Utama Garuda Indonesia juga merupakan fakta yang tercatat, termasuk pemberhentiannya pada Desember 2019 terkait kasus Harley-Davidson. Publik masih menunggu perkembangan lebih lanjut mengenai alasan resmi pengunduran diri serta arah karier Ari Askhara selanjutnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS dina-aulia

Reporter Investigasi. Meliput isu lingkungan, tambang ilegal, dan deforestasi.

Comments (0)

User