Aug 25, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Cek Fakta

Prabowo Beri Perhatian Khusus Karhutla TN Way Kambas: Segera Dipadamkan

Presiden Prabowo Subianto fokus pada penanganan kebakaran hutan di Taman Nasional Way Kambas, Lampung, dan meminta pemadaman segera dilakukan.]]>

Prabowo Beri Perhatian Khusus Karhutla TN Way Kambas: Segera Dipadamkan

Prabowo Beri Perhatian Khusus Karhutla TN Way Kambas: Segera Dipadamkan

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Taman Nasional Way Kambas, Lampung. Menurutnya, kondisi tersebut harus segera ditangani agar tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.

"Saya sudah memerintahkan pihak terkait untuk segera menangani kebakaran di TN Way Kambas. Kondisi ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi membahayakan ekosistem dan kehidupan masyarakat sekitar," ujar Prabowo saat dikonfirmasi, Rabu (22/11/2023).

Kebakaran yang terjadi di kawasan hutan lindung seluas approximately 125.000 hektar itu diketahui sudah berlangsung selama beberapa hari. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat bahwa titik api tersebar di beberapa lokasi, terutama di area yang rawan kekeringan.

Langkah-langkah Penanggulakan

Dalam upaya penanggulakan, Prabowo mengungkapkan telah mengaktifkan sejumlah tim penanggulangan bencana dari TNI dan Polri. "Kita sudah menurunkan tim pemadam dari jajaran TNI AD, TNI AL, dan TNI AU. Mereka dilengkapi dengan alat berat untuk membuka jalur akses dan kendaraan pemadam kebakaran," jelasnya.

Selain itu, pemerintah juga bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memantau perkembangan cuaca. "Kondisi cuaca saat ini relatif kering dan berangin, sehingga api mudah menjalar. Kita berharap segera turun hujan untuk membantu memadamkan api," tambah Prabowo.

Untuk mempercepat penanggulakan, pemerintah juga menggandeng masyarakat setempat dan relawan. "Kita melibatkan warga sekitar yang sudah terbiasa dengan kondisi hutan. Mereka menjadi mata dan telinga kita di lapangan," ujarnya.

Dampak bagi Ekosistem

Kebakaran di TN Way Kambas berpotensi merusak ekosistem yang kaya keanekaragaman hayati. Taman nasional ini menjadi habitat bagi berbagai spesies langka, termasuk gajah sumatera, harimau sumatera, dan ratusan spesies burung.

"Kebakaran hutan tidak hanya mengancam satwa yang tinggal di dalamnya, tetapi juga mengganggu keseimbangan ekosistem. Api juga menghasilkan asap yang berbahaya bagi kesehatan masyarakat sekitar," jelas Kepala TN Way Kambas, Muhammad Agung.

Ia menambahkan bahwa pihaknya sudah melakukan evakuasi beberapa satwa yang terancam oleh kebakaran. "Beberapa gajah telah kita pindahkan ke area yang lebih aman. Untuk satwa yang sulit dipindahkan, kita memastikan mereka mendapatkan air yang cukup," jelasnya.

Tanggapan Masyarakat

Masyarakat sekitar TN Way Kambas menyambut baik intervensi cepat dari pemerintah. "Kami bersyukur bantuan sudah datang. Asap sudah membuat sulitas bernafas, terutama bagi anak-anak dan lanjut usia," ujar Siti, warga setempat.

Bupati Lampung Tengah, Chusyairi, mengapresiasi langkah yang diambil oleh pemerintah pusat. "Kami sudah mempersiapkan posko penanggulangan di beberapa titik. Kami juga mengimbau warga untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar," kata dia.

Tindakan Pencegahan di Masa Depan

Prabowo menegaskan bahwa insiden seperti ini tidak boleh terulang di masa depan. "Kita perlu memperkuat sistem pencegahan, termasuk penyediaan alat pemadam kebakaran yang memadai dan peningkatan kewaspadaan dini," ujarnya.

Ia juga menyebutkan akan memperketat pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti pembukaan lahan dengan cara dibakar. "Kita akan melakukan tindakan tegas bagi pelaku pembakaran lahan yang disengaja," tambahnya.

Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, pemerintah berharap api di TN Way Kambas dapat segera dipadamkan sepenuhnya. "Kita bersama-sama harus menjaga kekayaan alam Indonesia. TN Way Kambas adalah warasa bangsa yang harus kita pertahankan," tutup Prabowo.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS admin

Comments (0)

User