Sep 13, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Sains

Perahu Motor Tenggelam di Pangasinan, Tiga Penumpang Dinyatakan Hilang

Sebuah insiden kecelakaan air melanda perairan pedalaman Provinsi Pangasinan, Filipina, setelah perahu motor yang mengangkut belasan warga karam di aliran

Perahu Motor Tenggelam di Pangasinan, Tiga Penumpang Dinyatakan Hilang

Sebuah insiden kecelakaan air melanda perairan pedalaman Provinsi Pangasinan, Filipina, setelah perahu motor yang mengangkut belasan warga karam di aliran Sungai Camaley-Balogo, kawasan Kota Binmaley. Tim SAR gabungan bersama kepolisian setempat langsung menggelar operasi pencarian intensif menyusul laporan tiga orang penumpang yang hilang dan belum ditemukan di tengah arus sungai yang deras.

Kecelakaan nahas tersebut terjadi sesaat setelah kapal motor bermuatan 13 penumpang itu lepas sauh dari tepi dermaga penyeberangan lokal. Tanpa peringatan awal, air tiba-tiba merangsek masuk ke dalam lambung kapal hingga memicu kepanikan massal di antara para penumpang.

Kronologi Detik-Detik Karamnya Kapal

Berdasarkan laporan investigasi awal dari Kepolisian Resor Calasiao dan Binmaley, rangkaian peristiwa berlangsung sangat cepat sehingga membuat penumpang tidak memiliki ruang untuk menyelamatkan diri secara terstruktur:

  1. Pemberangkatan: Kapal motor bertolak dari bantaran sungai di wilayah Binmaley mengangkut 13 penumpang lokal untuk menyeberangi jalur sungai Camaley-Balogo.
  2. Kebocoran Mendadak: Tak lama setelah melaju beberapa meter dari bibir sungai, air dalam debit besar tiba-tiba masuk melalui celah dinding dan lantai lambung perahu.
  3. Kepanikan Penumpang: Masuknya air menyebabkan distribusi beban menjadi tidak seimbang, memicu kepanikan yang mengakibatkan kapal miring drastis.
  4. Kapal Terbalik: Dalam hitungan menit, perahu motor tersebut terbalik dan karam sepenuhnya ke dasar sungai.
  5. Evakuasi Awal: Sebagian besar penumpang berhasil berenang ke tepian atau diselamatkan warga sekitar, namun tiga orang lainnya terseret arus sungai.
"Perahu motor tersebut baru saja mulai berlayar menyusuri aliran sungai ketika air mendadak masuk ke dalam kapal secara masif, memicu kepanikan seluruh penumpang sebelum kapal akhirnya karam," tulis keterangan resmi kepolisian setempat.

Fokus Penyelidikan dan Standar Keselamatan

Otoritas maritim dan kepolisian lokal kini tengah mengusut kelaikan operasi armada perahu motor tersebut. Penyelidikan difokuskan pada sejumlah indikasi pelanggaran keselamatan transportasi air tradisional, meliputi:

  • Kapasitas Angkut: Memeriksa apakah kapasitas 13 penumpang melebihi batas bobot maksimum kapal motor jenis kayu tersebut.
  • Ketersediaan Pelampung: Menyelidiki dugaan ketiadaan jaket pelampung (life jacket) standar bagi seluruh penumpang di atas kapal.
  • Integritas Struktur Lambung: Menelusuri riwayat perawatan perahu untuk memastikan apakah kebocoran dipicu benturan bawah air atau pelapukan kayu.

Penyisiran Jalur Sungai Masih Berlanjut

Memasuki hari pencarian, tim penyelam dan regu perahu karet dari lembaga penanggulangan bencana daerah memperluas radius penyisiran hingga ke hilir Sungai Camaley-Balogo. Arus sungai yang berputar dan tingkat kekeruhan air yang tinggi menjadi kendala utama dalam melacak keberadaan ketiga korban yang masih dinyatakan hilang.

Pemerintah daerah mengimbau seluruh operator perahu penyeberangan tradisional di Pangasinan untuk menangguhkan pelayaran jika tidak memenuhi standar keselamatan dasar dan mengutamakan penggunaan rompi pelampung bagi seluruh penumpang guna mencegah tragedi serupa terulang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS sinta-pradana

Fact-Check Editor. Verifikator bersertifikasi IFCN. Memeriksa klaim viral dan disinformasi.

Comments (0)

User