Sep 16, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Sains

Masjid Al Ikhlas Ponorogo Terbakar Seusai Salat Zuhur Berjamaah

Kepanikan melanda warga di sekitar Jalan Surokarto, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Ponorogo, Jawa Timur, pada Selasa (15/9). Rumah ibadah setempat, Masjid

Masjid Al Ikhlas Ponorogo Terbakar Seusai Salat Zuhur Berjamaah

Kepanikan melanda warga di sekitar Jalan Surokarto, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Ponorogo, Jawa Timur, pada Selasa (15/9). Rumah ibadah setempat, Masjid Al Ikhlas, dilalap si jago merah sesaat setelah jemaah selesai menunaikan ibadah salat Zuhur secara berjamaah. Kepulan asap tebal yang membubung tinggi dari atap bangunan membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri serta barang-barang berharga.

Lokasi masjid yang berada di tengah kawasan permukiman padat penduduk memicu kekhawatiran meluasnya kobaran api ke bangunan rumah warga di sekitarnya. Berdasarkan laporan awal di lapangan, kobaran api diduga kuat pertama kali muncul dari area instalasi kelistrikan di ruang penyimpanan perangkat pengeras suara (sound system).

Kronologi Detik-Detik Kebakaran

Insiden kebakaran berlangsung cepat hanya berselang beberapa menit setelah para jemaah meninggalkan ruangan utama masjid. Berikut urutan kronologis kejadian berdasarkan keterangan saksi dan petugas di lokasi:

  1. Pukul 12.15 WIB: Jemaah menyelesaikan rangkaian salat Zuhur berjamaah dan sebagian besar warga mulai membubarkan diri meninggalkan masjid.
  2. Pukul 12.25 WIB: Sejumlah warga yang masih berada di serambi mencium bau hangus menyengat, disusul kepulan asap pekat dari arah ruang sound system.
  3. Pukul 12.30 WIB: Api membesar dengan cepat dan membakar material plafon serta merambat ke bagian atap masjid. Warga berupaya memadamkan api dengan peralatan manual sembari menghubungi pos pemadam kebakaran.
  4. Pukul 12.40 WIB: Unit armada Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Ponorogo tiba di lokasi dan langsung melakukan isolasi area agar kobaran api tidak melompat ke dinding rumah warga.
"Begitu salat selesai dan jemaah mulai keluar, tiba-tiba dari ruangan sound system keluar asap tebal. Tidak lama kemudian terdengar letupan kecil lalu api langsung membesar ke atap," ungkap salah seorang warga di lokasi kejadian.

Dugaan Korsleting di Ruang Pengeras Suara

Investigasi awal menunjukkan bahwa titik api berpusat di ruang perangkat audio masjid. Beban listrik yang tinggi atau adanya sambungan kabel yang mengalami arus pendek (korsleting) menjadi indikasi awal pemicu timbulnya percikan api. Suhu perangkat elektronik yang panas pascapenggunaan intensif diduga mempercepat penyulutan material mudah terbakar di sekitarnya.

Tim Damkar Ponorogo mengerahkan sedikitnya dua unit mobil pemadam untuk menaklukkan kobaran api. Petugas memprioritaskan pemblokiran jalur rambatan api di sisi barat dan timur bangunan yang berbatasan langsung dengan tembok rumah warga.

Dampak Kerusakan dan Penanganan

Setelah berjibaku selama hampir satu jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan api sepenuhnya dan melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada bara tersembunyi di reruntuhan atap. Pihak berwenang mengonfirmasi tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini karena seluruh jemaah telah keluar dari bangunan utama saat api membesar.

Kendati demikian, kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah menyusul hangusnya sejumlah perangkat elektronik audio, karpet, serta kerusakan parah pada struktur atap masjid. Kepolisian setempat kini telah memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS sinta-pradana

Fact-Check Editor. Verifikator bersertifikasi IFCN. Memeriksa klaim viral dan disinformasi.

Comments (0)

User