LRT Jabodebek Dalami Sumber Dentuman di Cawang

PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui anak usahanya, LRT Jabodebek, masih melakukan penyelidikan intensif terkait suara dentuman yang terdengar saat kereta mengalami gangguan teknis di Stasiun Cawang,...

Jul 23, 2026 - 20:53
0 0
LRT Jabodebek Dalami Sumber Dentuman di Cawang

PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui anak usahanya, LRT Jabodebek, masih melakukan penyelidikan intensif terkait suara dentuman yang terdengar saat kereta mengalami gangguan teknis di Stasiun Cawang, Jakarta Timur, pada Rabu (12/3/2025). Kejadian tersebut menyebabkan kepanikan di antara penumpang dan sempat mengganggu jadwal perjalanan lintas pelayanan.

Kronologi Gangguan dan Dentuman

Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, sekitar pukul 08.30 WIB, kereta LRT relasi Harjamukti–Dukuh Atas berhenti mendadak di area persimpangan dekat Stasiun Cawang. Beberapa detik kemudian, penumpang mendengar suara keras menyerupai ledakan dari arah bawah kereta. Petugas keamanan stasiun segera melakukan evakuasi penumpang dan mengamankan area. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun sejumlah penumpang dilaporkan mengalami syok ringan.

Pernyataan Resmi LRT Jabodebek

Vice President Humas LRT Jabodebek, Rina Andriani, menjelaskan bahwa suara dentuman tersebut masih dalam tahap investigasi awal. “Kami telah menurunkan tim teknis untuk memeriksa seluruh komponen kereta, termasuk sistem traksi, rem, dan kelistrikan. Sumber suara diduga berasal dari pelepasan tekanan udara atau kontak listrik tidak normal, namun belum bisa dipastikan,” ujarnya dalam konferensi pers daring, Kamis (13/3/2025).

Rina menambahkan bahwa kereta yang mengalami gangguan langsung ditarik ke depo untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Kami mengutamakan keselamatan penumpang. Setiap insiden akan dianalisis secara forensik untuk mencegah terulang kembali,” tegasnya.

Kemungkinan Penyebab Teknis

Pakar perkeretaapian dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof. Ir. Budi Hartono, M.Sc., Ph.D., menilai suara dentuman seperti itu biasanya dipicu oleh overvoltage pada sistem catu daya atau kegagalan mekanis pada kompresor udara. “Namun tanpa data ril dari alat perekam kereta (event recorder), masih terlalu dini untuk menyimpulkan. KAI perlu membuka data logger dan melakukan uji non-destruktif pada bagian yang diduga menjadi sumber suara,” jelasnya saat dihubungi secara terpisah.

LRT Jabodebek sendiri sebelumnya telah melakukan perawatan berkala pada armada tersebut dua hari sebelum kejadian. Belum ada laporan mengenai anomali sebelum insiden.

Dampak terhadap Layanan

Gangguan di Stasiun Cawang menyebabkan penundaan perjalanan selama kurang lebih 45 menit. Sepuluh perjalanan dibatalkan dan penumpang dialihkan ke moda bus pengumpan. PT KAI menyatakan akan memberikan kompensasi berupa voucher perjalanan bagi penumpang yang terdampak. Hingga berita ini diturunkan, layanan LRT Jabodebek telah kembali normal setelah proses pemulihan selesai pada pukul 10.15 WIB.

Jejak Insiden Serupa

Ini bukan pertama kalinya LRT Jabodebek menghadapi gangguan teknis. Pada Januari 2025, terjadi kegagalan sinyal di Stasiun Kuningan yang menyebabkan antrean panjang. Namun, insiden dentuman semacam ini tergolong langka. KAI berjanji akan memperkuat sistem monitoring dan respons cepat terhadap potensi bahaya.

Kesimpulan Sementara

Investigasi masih berlangsung dan belum ada kesimpulan final mengenai sumber suara ledakan. KAI mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan spekulasi yang belum terverifikasi. Semua temuan akan diumumkan secara transparan setelah tim forensik teknis menyelesaikan analisis. Publik diharapkan tetap tenang dan menggunakan jalur resmi untuk mendapatkan informasi terkini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User