Sep 10, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Sains

Kebakaran Hebat Hanguskan 42 Hektare TPA Galuga Bogor

Kebakaran hebat melanda kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Galuga yang berlokasi di Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Be

Kebakaran Hebat Hanguskan 42 Hektare TPA Galuga Bogor

Kebakaran hebat melanda kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Galuga yang berlokasi di Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kobaran api telah melalap area timbunan sampah hingga mencapai luasan 42 hektare.

Peristiwa ini memicu kepulan asap pekat membubung tinggi yang berpotensi mencemari kualitas udara di kawasan permukiman sekitar. Karakteristik tumpukan sampah yang mengandung gas metana tinggi serta hembusan angin kencang di lokasi menjadi faktor utama pemicu api menyebar secara agresif dan sulit dikendalikan.

Kronologi Munculnya Titik Api dan Eskalasi Cepat

Laporan investigasi lapangan menunjukkan bahwa kebakaran tidak terjadi seketika dalam skala masif, melainkan bermula dari titik api kecil yang membesar dalam hitungan jam:

  1. Deteksi Awal Titik Api: Percikan api pertama kali terpantau oleh petugas lapangan di salah satu zona timbunan sampah terbuka pada siang hari saat suhu udara berada di titik tertinggi.
  2. Perambatan Bawah Permukaan: Gas metana yang terperangkap di lapisan bawah gunungan sampah mempercepat pembakaran internal, menyebarkan bara tanpa langsung terlihat di permukaan.
  3. Eskalasi Luas Terbakar: Tiupan angin kering mendorong lidah api melompati parit pembatas zona, hingga akhirnya kobaran membakar area seluas 42 hektare secara simultan.
  4. Mobilisasi Armada Pemadam: Puluhan unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten dan Kota Bogor dikerahkan ke lokasi untuk memblokade jalur api agar tidak merembet ke perkampungan warga.
"Kondisi tumpukan sampah yang sangat kering ditambah suplai gas metana dari dekomposisi limbah organik menyebabkan api terus membara di lapisan dalam. Pemadaman membutuhkan metode injeksi air serta pembongkaran timbunan dengan alat berat," ungkap salah satu petugas penanggulangan bencana di lokasi kejadian.

Ancaman Gas Metana dan Kendala Operasi Pemadaman

Tim gabungan di lapangan menghadapi tantangan kompleks dalam proses pemadaman. Kebakaran TPA memiliki dinamika yang berbeda dibandingkan kebakaran lahan biasa karena adanya fenomena deep-seated fire, di mana api tetap aktif di kedalaman beberapa meter meski permukaan luar telah tampak basah.

  • Tingginya Konsentrasi Metana: Gas hasil pembusukan sampah bertindak sebagai bahan bakar berkelanjutan yang dapat memicu ledakan kecil di bawah tumpukan.
  • Keterbatasan Sumber Air: Lokasi TPA yang berada di perbukitan menyulitkan pasokan air kontinu bagi armada pemadam, sehingga memerlukan pembuatan jalur suplai darurat.
  • Asap Beracun: Pembakaran plastik dan limbah sintetis menghasilkan senyawa berbahaya seperti dioksin dan furan, mengharuskan personel menggunakan masker respirator khusus selama operasi.

Dampak Ekologis dan Langkah Mitigasi Darurat

Insiden kebakaran seluas 42 hektare ini menempatkan TPA Galuga dalam status darurat penanganan. Pemerintah daerah kini memfokuskan upaya pada penyekatan perimeter api, pendistribusian masker gratis bagi warga di lingkar luar TPA, serta penyusunan skema pengalihan sementara rute pembuangan sampah dari Kota dan Kabupaten Bogor guna mencegah penumpukan armada di gerbang masuk fasilitas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS sinta-pradana

Fact-Check Editor. Verifikator bersertifikasi IFCN. Memeriksa klaim viral dan disinformasi.

Comments (0)

User