Sep 10, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Cek Fakta

JAKARTA — Vidio Siapkan 8 Kanal Asian Games 2026, Krisna Bayu Iri

Perkembangan teknologi penyiaran digital di Indonesia memasuki babak baru menjelang gelaran Asian Games 2026 yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang.

JAKARTA — Vidio Siapkan 8 Kanal Asian Games 2026, Krisna Bayu Iri

Perkembangan teknologi penyiaran digital di Indonesia memasuki babak baru menjelang gelaran Asian Games 2026 yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang. Platform Over-The-Top (OTT) lokal, Vidio, secara resmi mengumumkan kesiapannya untuk menayangkan pesta olahraga terbesar se-Asia tersebut melalui 8 kanal khusus. Langkah ini menandai pergeseran masif dari era televisi terestrial konvensional yang kerap membatasi tayangan cabang olahraga tertentu akibat keterbatasan durasi dan slot siaran.

Transisi dari penyiaran linear menuju format multi-channel streaming ini menyedot perhatian banyak kalangan, termasuk para mantan atlet nasional yang pernah berjuang membawa nama bangsa di kancah internasional. Mantan pejudo andalan Indonesia yang pernah tampil di tiga edisi Olimpiade, Krisna Bayu, menyampaikan pandangannya terkait kemudahan akses informasi dan tayangan olahraga yang dinikmati masyarakat generasi masa kini.

"Saya benar-benar iri dengan era sekarang. Dulu, masyarakat hanya bisa menyaksikan cabang olahraga populer seperti bulu tangkis atau sepak bola di televisi. Sekarang, dengan adanya 8 kanal sekaligus di platform digital seperti Vidio, atlet dari cabang mana pun punya kesempatan untuk ditonton dan didukung oleh jutaan pasang mata secara langsung," ujar Krisna Bayu saat memberikan komentarnya mengenai perkembangan ekosistem media olahraga.

Demokratisasi Tayangan Olahraga di Era Digital

Secara historis, terbatasnya ruang siaran di televisi nasional membuat banyak cabang olahraga non-unggulan terpinggirkan dari perhatian publik. Atlet-atlet yang telah berlatih bertahun-tahun kerap bertanding tanpa publikasi yang memadai. Kehadiran 8 kanal terdedikasi di Vidio diyakini mampu memecah kebuntuan tersebut, memberikan panggung yang setara bagi seluruh kontingen Indonesia di Asian Games 2026.

Investigasi dan analisis media menunjukkan bahwa model penyiaran digital multi-kanal memberikan beberapa keunggulan strategis bagi ekosistem olahraga nasional:

  • Cakupan Komprehensif: Penonton memiliki kebebasan memilih pertandingan dari cabang olahraga non-mainstream yang sebelumnya jarang mendapat porsi siaran TV konvensional.
  • Peningkatan Nilai Komersial Atlet: Paparan media yang lebih luas membuka peluang sponsor dan dukungan finansial langsung bagi atlet dari sektor swasta.
  • Arsip dan Fitur On-Demand: Kemudahan menyaksikan siaran ulang memungkinkan analisis taktik yang lebih akurat bagi pelatih dan pengamat olahraga.
  • Keterlibatan Generasi Muda: Aksesibilitas via gawai pintar mempermudah generasi muda untuk mengenal dan menggemari berbagai cabang olahraga baru.

Tantangan Kesiapan Teknis dan Aksesibilitas Publik

Meskipun terobosan digital ini membawa angin segar, tantangan besar masih membayangi. Penyiaran multi-kanal secara bersamaan membutuhkan infrastruktur server yang sangat tangguh untuk menangani lonjakan trafik penonton (traffic spike), terutama saat pertandingan krusial berlangsung. Selain itu, masalah latensi siaran dan pemerataan jaringan internet berkecepatan tinggi di berbagai wilayah Indonesia menjadi faktor penentu apakah pengalaman menonton ini dapat dinikmati secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Pihak industri media diharapkan tidak hanya berfokus pada monetisasi hak siar, tetapi juga memastikan ada akses inklusif bagi masyarakat di daerah pelosok. Sentimen kecemburuan positif yang diutarakan Krisna Bayu hendaknya menjadi pengingat bahwa transparansi dan kemudahan akses tayangan adalah bentuk apresiasi tertinggi bagi perjuangan para atlet di lapangan.

Dengan persiapan yang semakin matang menjelang Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, integrasi antara teknologi penyiaran modern dan komitmen pembinaan olahraga nasional diharapkan mampu melahirkan iklim olahraga Indonesia yang lebih profesional, transparan, dan berdaya saing global.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS ramadiansyah

Editor Investigasi. Pemenang penghargaan jurnalisme investigasi. Spesialisasi: korupsi, kolusi, dan maladministrasi.

Comments (0)

User