Sep 16, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Cek Fakta

JAKARTA — Konsumen Wajib Cek Masa Dukungan Android Sebelum Membeli Ponsel

Peredaran gawai pintar di pasar sekunder maupun ritel konvensional menyimpan risiko keamanan digital yang kerap diabaikan konsumen. Penelusuran di sejumlah

JAKARTA — Konsumen Wajib Cek Masa Dukungan Android Sebelum Membeli Ponsel

Peredaran gawai pintar di pasar sekunder maupun ritel konvensional menyimpan risiko keamanan digital yang kerap diabaikan konsumen. Penelusuran di sejumlah sentra penjualan elektronik mengungkap masih tingginya transaksi perangkat Android lawas yang telah melewati batas akhir dukungan pembaruan perangkat lunak atau End of Life (EOL). Menggunakan ponsel yang tidak lagi mendapatkan pembaruan keamanan sistem menempatkan data pribadi dan transaksi finansial pemiliknya pada posisi rentan terhadap eksploitasi siber.

Ancaman Siber di Balik Perangkat Kedaluwarsa

Ketika produsen menghentikan pengiriman security patch berkala, sistem operasi ponsel tidak lagi memiliki proteksi terhadap celah keamanan (vulnerability) yang baru ditemukan oleh peretas. Kondisi ini dimanfaatkan oleh sindikat kejahatan siber untuk menyusupkan malware pencuri data perbankan (banking trojan), spyware, hingga pembajakan akun media sosial secara jarak jauh.

"Membeli gawai pintar saat ini tidak cukup hanya menilai kondisi fisik, RAM, atau kamera. Faktor paling krusial justru terletak pada sisa siklus pembaruan perangkat lunak yang dijamin oleh prinsipal," tegas analis keamanan siber Lurusin Lab dalam keterangannya.

Tahapan Memeriksa Masa Dukungan Sistem Operasi

Sebelum memutuskan membeli ponsel baru atau bekas, calon pembeli disarankan melakukan audit digital mandiri melalui langkah-langkah verifikasi berikut:

  1. Periksa Status Patch Keamanan: Akses menu Pengaturan (Settings) > Tentang Ponsel (About Phone) > Informasi Perangkat Lunak. Perhatikan tanggal pembaruan sistem keamanan terakhir yang terpasang pada unit.
  2. Verifikasi Kebijakan Resmi Vendor: Buka situs resmi pabrikan perangkat (seperti Samsung, Xiaomi, Oppo, Vivo, atau Google) untuk mencocokkan seri model dengan jadwal penghentian rilis Security Maintenance Release (SMR).
  3. Riset Tahun Peluncuran Awal: Pastikan usia rilis perdana perangkat. Ponsel kelas menengah ke bawah generasi lama umumnya hanya menerima dukungan 2 hingga 3 tahun, berbeda dengan lini flagship modern yang menawarkan pembaruan hingga 7 tahun.

Pergeseran Komitmen Produsen dan Perlindungan Konsumen

Kompetisi industri gawai kini mulai menitikberatkan pada durasi purnajual sistem operasi. Sejumlah produsen teknologi global telah menetapkan standar baru garansi perangkat lunak guna mereduksi limbah elektronik dan melindungi konsumen:

  • Google dan Samsung: Menawarkan komitmen pembaruan sistem operasi dan patch keamanan hingga 7 tahun untuk jajaran perangkat unggulan terbaru.
  • Xiaomi, Oppo, dan Vivo: Memperpanjang dukungan 3 hingga 4 tahun pembaruan OS dan 4 hingga 5 tahun patch keamanan pada lini menengah ke atas.
  • Segmen Entry-Level: Masih mencatatkan masa dukungan terbatas, rata-rata hanya 1 hingga 2 tahun, sehingga memerlukan kehati-hatian ekstra saat dibeli dalam kondisi bekas.

Membeli ponsel dengan masa pakai sistem yang telah kedaluwarsa berpotensi menimbulkan kerugian finansial jangka panjang akibat kebocoran data. Oleh karena itu, konsumen diimbau lebih teliti memeriksa sisa usia sistem sebelum melakukan transaksi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS hafiz-rahman

Data Journalist. Mengungkap fakta melalui data. Spesialisasi: analisis forensik digital.

Comments (0)

User