Oct 19, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

factcheck

Immanuel Yosua Beralih dari KPI Jatim ke Media Watch

Jakarta – Setelah hampir satu dekade mengabdikan diri sebagai Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Daerah Jawa Timur, Immanuel Yosua menapaki babak baru dalam kariernya di dunia penyiaran. Pr...

Immanuel Yosua Beralih dari KPI Jatim ke Media Watch

Jakarta – Setelah hampir satu dekade mengabdikan diri sebagai Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Daerah Jawa Timur, Immanuel Yosua menapaki babak baru dalam kariernya di dunia penyiaran. Pria yang akrab disapa Yosua ini kini aktif di Mitra Publik Media & Broadcasting Watch, sebuah organisasi non-pemerintah yang fokus pada pengawasan media dan literasi penyiaran.

Perjalanan profesionalnya di ranah regulasi penyiaran tidaklah singkat. Selama periode 2016–2025, Immanuel Yosua menjadi salah satu komisioner yang membidangi berbagai aspek pengawasan konten siaran di wilayah Jawa Timur. Perannya mencakup penegakan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS), penanganan aduan masyarakat, serta pembinaan terhadap lembaga penyiaran lokal.

Hampir Satu Dekade di KPI Daerah Jawa Timur

Selama menjabat, Immanuel Yosua terlibat dalam berbagai program strategis KPI Daerah. Salah satu fokus utamanya adalah memastikan bahwa siaran televisi dan radio di Jawa Timur mematuhi regulasi yang berlaku. Ia kerap tampil dalam kegiatan sosialisasi literasi media, baik di kalangan pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat umum.

KPI Daerah Jawa Timur sendiri memiliki cakupan pengawasan yang luas, meliputi puluhan lembaga penyiaran swasta, publik, dan komunitas. Tugas seorang komisioner tidak hanya memonitor konten, tetapi juga melakukan mediasi jika terjadi sengketa antara masyarakat dan penyiar. Immanuel Yosua dikenal sebagai figur yang vokal mendorong konten lokal berkualitas dan melindungi kepentingan publik dari siaran yang tidak sehat.

Di masa jabatannya, dinamika penyiaran di Jatim mengalami banyak perubahan. Peralihan dari analog ke digital, maraknya platform streaming, serta tantangan disinformasi di media sosial menjadi isu yang turut menjadi perhatian KPI. Dalam beberapa kesempatan, Yosua menekankan pentingnya adaptasi regulasi terhadap perkembangan teknologi. Meski begitu, ia selalu menekankan bahwa perlindungan terhadap anak dan keluarga adalah prioritas utama.

Keterlibatannya dalam penanganan kasus-kasus pelanggaran siaran juga cukup signifikan. Mulai dari tayangan provokatif hingga konten bermuatan kekerasan, ia turut menyusun rekomendasi sanksi yang tegas. Hal ini menjadikan KPI Daerah Jawa Timur salah satu yang aktif dalam penindakan pada masanya.

Langkah Baru: Mitra Publik Media & Broadcasting Watch

Setelah masa jabatannya berakhir pada 2025, Immanuel Yosua memutuskan untuk bergabung dengan Mitra Publik Media & Broadcasting Watch. Organisasi ini dikenal sebagai lembaga pemantau independen yang bergerak di bidang pengawasan media dan penyiaran, serta advokasi kebijakan publik terkait komunikasi.

Bergabungnya mantan komisioner ini diharapkan dapat memperkuat fungsi pengawasan eksternal terhadap industri penyiaran. Dengan pengalaman puluhan tahun di tubuh regulator, Yosua membawa perspektif mendalam tentang tata kelola penyiaran dan tantangan yang dihadapi di lapangan. Peran barunya di Mitra Publik Media & Broadcasting Watch memungkinkannya melanjutkan misi menjaga kualitas siaran melalui jalur non-pemerintah.

Mitra Publik Media & Broadcasting Watch sendiri memiliki program andalan di antaranya pemantauan konten siaran, pelatihan literasi media, dan riset tentang dampak media terhadap masyarakat. Organisasi ini juga sering menjadi mitra bagi lembaga negara dan komunitas sipil dalam menyusun regulasi yang lebih partisipatif. Kehadiran Immanuel Yosua dipandang sebagai aset strategis untuk memperluas jangkauan dan dampak organisasi.

Transformasi Pengawasan Penyiaran di Era Digital

Keputusan Immanuel Yosua untuk beralih ke sektor non-pemerintah mencerminkan dinamika pengawasan media yang terus berkembang. Jika sebelumnya ia bertindak sebagai regulator yang memiliki kewenangan sanksi, kini ia menjadi bagian dari upaya pengawasan yang lebih berbasis pada partisipasi publik dan edukasi.

Di era digital, pengawasan siaran tidak lagi bisa hanya mengandalkan regulasi top-down. Konvergensi media menuntut keterlibatan lebih luas dari masyarakat sipil. Organisasi seperti Mitra Publik Media & Broadcasting Watch menjembatani kepentingan publik dengan cara yang lebih fleksibel dan adaptif. Immanuel Yosua, dengan pengalamannya, sangat memahami celah antara kebijakan dan praktik di lapangan.

Kini, ia diharapkan dapat mendorong sinergi antara mantan regulator, akademisi, dan aktivis media untuk menciptakan ekosistem penyiaran yang lebih sehat. Dalam beberapa pernyataan publik sebelumnya, ia kerap menyoroti pentingnya penguatan kapasitas literasi digital bagi generasi muda. Bersama Mitra Publik Media & Broadcasting Watch, misi tersebut semakin menemukan platform yang tepat.

Jejak Karier dan Harapan ke Depan

Immanuel Yosua memulai kariernya di dunia penyiaran sejak lama, dan pengangkatannya sebagai komisioner KPI Daerah Jawa Timur menandai puncak keterlibatannya di sektor regulasi. Selama sembilan tahun, ia menjadi saksi sekaligus aktor dalam berbagai perubahan lanskap penyiaran di provinsi kedua terbesar di Indonesia ini.

Kini, di bawah bendera Mitra Publik Media & Broadcasting Watch, ia tidak lagi dibatasi oleh masa jabatan. Ia dapat terus berkontribusi tanpa batas waktu struktural, memungkinkan keberlanjutan advokasi yang lebih panjang. Publik dan para pemangku kepentingan menaruh harapan besar agar transisi ini membawa angin segar bagi tata kelola media di Indonesia.

Dengan pengalaman dan jaringan yang dimiliki, Immanuel Yosua diyakini mampu memperkuat organisasi barunya dalam menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap media. Langkah ini juga menjadi contoh bahwa dedikasi seorang profesional di bidang penyiaran tidak harus berhenti ketika masa jabatan formal usai.

Perjalanan Immanuel Yosua dari komisioner menjadi aktivis media watch menunjukkan bahwa kepedulian terhadap kualitas penyiaran adalah tugas sepanjang hayat. Kini, tantangan baru menanti, dan kiprahnya di Mitra Publik Media & Broadcasting Watch akan menjadi lembaran penting dalam sejarah pengawasan media di tanah air.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS admin

Comments (0)

User