Sep 03, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

factcheck

I Kadek Andre Nuaba: Dosen Muda HI Universitas Sriwijaya

Jajaran pengajar di Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Universitas Sriwijaya (Unsri) kini semakin dinamis dengan kehadiran I Kadek Andre Nuaba. Sosok akademisi muda ini diharapkan membawa persp...

I Kadek Andre Nuaba: Dosen Muda HI Universitas Sriwijaya

Jajaran pengajar di Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Universitas Sriwijaya (Unsri) kini semakin dinamis dengan kehadiran I Kadek Andre Nuaba. Sosok akademisi muda ini diharapkan membawa perspektif segar yang mampu menjawab tantangan studi Hubungan Internasional di era disrupsi. Dengan bekal pemahaman mendalam tentang isu-isu global, Andre—demikian ia akrab disapa—siap berkontribusi dalam membentuk generasi analis hubungan internasional yang tangguh dari Sumatera Selatan.

Perjalanan Intelektual dan Bidang Keahlian

I Kadek Andre Nuaba mengantongi latar belakang akademik yang solid di bidang Ilmu Hubungan Internasional. Fokus studinya mencakup keamanan non-tradisional, ekonomi politik global, dan diplomasi kawasan. Kepakarannya yang spesifik pada isu-isu maritim dan migrasi internasional menjadikannya salah satu dosen yang paling dinanti kontribusi risetnya. Sebelum mengabdi di Unsri, ia terlibat dalam berbagai penelitian dan forum diskusi tingkat nasional yang membahas strategi Indonesia di era persaingan kekuatan besar. Sejumlah tulisannya yang mengkaji dampak perubahan iklim terhadap stabilitas kawasan telah dipresentasikan di konferensi internasional, menandakan kapasitasnya sebagai peneliti muda yang berorientasi global.

Memaknai Ulang Geopolitik di Abad ke-21

Bagi Andre, mempelajari Hubungan Internasional saat ini berarti melepaskan diri dari paradigma usang yang hanya fokus pada hard power. Ia menekankan pentingnya memahami isu-isu non-konvensional seperti kelangkaan sumber daya, pandemi, dan transformasi digital sebagai pemicu utama konflik dan kerja sama. Indonesia, dalam pandangannya, harus tampil sebagai poros diplomasi non-tradisional di Indo-Pasifik, khususnya dalam isu ketahanan pangan dan energi terbarukan. Ia seringkali mengajak mahasiswanya untuk membedah kasus-kasus seperti rivalitas AUKUS, implikasi Belt and Road Initiative bagi ASEAN, serta perang dagang semikonduktor yang melibatkan Taiwan dan Amerika Serikat. Metodenya yang aplikatif mendorong mahasiswa untuk tidak sekadar menghafal teori, tetapi juga mengembangkan analisis tajam terhadap berita-berita global kontemporer.

Dedikasi pada Inovasi Pembelajaran dan Riset

Di Unsri, I Kadek Andre Nuaba tidak hanya mengajar, tetapi juga merancang program yang mengintegrasikan penelitian dengan kebutuhan masyarakat. Ia tengah menginisiasi pendirian laboratorium diplomasi yang memungkinkan mahasiswa melakukan simulasi negosiasi multilateral secara digital. Salah satu proyek ambisiusnya adalah penelitian tentang dampak investasi asing di sektor pertambangan Sumatera Selatan terhadap dinamika politik lokal dan hubungan Indonesia dengan negara investor. Selain itu, ia aktif menggagas mata kuliah baru seperti "Diplomasi Digital dan Keamanan Siber" yang bertujuan membekali mahasiswa dengan keterampilan yang relevan di era ekonomi digital. Program pengabdian masyarakatnya juga mencakup pelatihan analisis isu internasional bagi pelajar SMA di Sumatera Selatan, sebagai upaya memperluas literasi global sejak dini.

Membangun Jaringan dan Kolaborasi Strategis

Sebagai akademisi yang memahami pentingnya jejaring, Andre giat menjajaki kerja sama riset dengan sejumlah universitas di Asia Tenggara dan Australia. Ia percaya bahwa Unsri memiliki potensi besar untuk menjadi pusat studi Hubungan Internasional yang disegani di kawasan barat Indonesia. Fokus kolaborasinya meliputi riset bersama tentang keamanan maritim di Selat Malaka dan dampak sosial dari pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terhadap hubungan bilateral Indonesia dengan negara tetangga. Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan publikasi internasional, tetapi juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengikuti program pertukaran pelajar dan magang di lembaga-lembaga internasional. Andre yakin, dengan ekosistem akademik yang suportif, lulusan HI Unsri mampu bersaing di tingkat global.

Harapan untuk Masa Depan

I Kadek Andre Nuaba sering menekankan bahwa menjadi mahasiswa Hubungan Internasional adalah latihan menjadi pemimpin masa depan. Ia mendorong mereka untuk melihat setiap fenomena global sebagai peluang menciptakan solusi. Dengan kehadiran dosen-dosen muda berdedikasi seperti dirinya, atmosfer akademik di Unsri semakin kondusif untuk melahirkan pemikir-pemikir strategis yang tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan kemanusiaan yang tinggi dalam menyikapi setiap dinamika hubungan internasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS admin

Comments (0)

User