LURUSIN.COM, FLORES — Kepedulian terhadap korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur terus mengalir. Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pekerja PT PLN (Persero) bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN merealisasikan program pemulihan pascabencana dengan mendirikan 25 unit hunian layak serta menyalurkan bantuan logistik pangan pokok bagi masyarakat di lima dusun terpencil di daratan Flores.
Aksi kemanusiaan ini tidak sekadar menyalurkan bantuan dari balik meja, melainkan melibatkan jajaran pengurus pekerja yang terjun langsung menyusuri medan terjal demi memastikan bantuan material dan logistik diterima langsung oleh korban bencana yang belum tersentuh penanganan maksimal.
Kronologi Aksi: Dari Solidaritas Pekerja Menuju Lapangan
Berdasarkan penelusuran tim reportase, realisasi bantuan kemanusiaan ini melewati sejumlah tahapan koordinasi terpadu hingga eksekusi di titik-titik bencana terjauh:
- Konsolidasi Donasi Nasional: Penggalangan dana internal digalang oleh SP PLN dari Sabang sampai Merauke, menghimpun kerelaan ribuan insan pekerja kelistrikan seluruh Indonesia.
- Pemetaan Wilayah Krisis: Tim investigasi dan relawan memetakan lima titik dusun dengan tingkat kerusakan fisik terparah dan keterisolasian akses.
- Distribusi Logistik Darurat: Penyaluran bahan pangan pokok dan alat kebersihan keluarga secara langsung ke pemukiman warga terdampak.
- Pembangunan Fisik 25 Hunian: Pengerjaan konstruksi hunian terpadu dimulai secara bertahap guna mengembalikan stabilitas tempat tinggal warga.
Jangkauan Bantuan di Lima Dusun Terisolir
Penyaluran bantuan kemanusiaan tersebut difokuskan pada lima kantong permukiman terdampak parah, yakni Dusun Mbay, Dusun Pota, Dusun Barangkolong Reo, Dusun Golo Sita, serta Dusun Waso. Selain tempat tinggal permanen, paket pangan esensial turut dibagikan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi mendesak warga.
- Bahan Pokok: Beras premium, minyak goreng kemasan, gula pasir, telur ayam, dan pasokan ikan higienis.
- Sanitasi & Kebersihan: Ratusan paket perlengkapan sanitasi dan kebersihan keluarga guna mencegah krisis kesehatan lanjutan pascabencana.
- Infrastruktur Hunian: Pembangunan 25 unit rumah ramah bencana yang dirancang kokoh bagi keluarga kehilangan tempat bernaung.
Komitmen Moral Serikat Pekerja Melampaui Isu Korporasi
Ketua Umum DPP SP PLN, M. Abrar Ali, memimpin langsung rombongan relawan saat mendistribusikan logistik di Desa Barangkolong Reo. Sejumlah pengurus tampak turut memanggul logistik melewati jalur darat yang rusak untuk memastikan paket sampai di tangan penerima.
“Kehadiran SP PLN di Flores merupakan wujud nyata bahwa organisasi pekerja tidak hanya terpaku membicarakan kepentingan anggotanya semata. Ketika masyarakat menghadapi kesulitan akibat bencana, pekerja PLN memiliki tanggung jawab moral untuk hadir, berbagi beban, dan membersamai mereka hingga bangkit kembali,” tegas M. Abrar Ali dalam siaran resminya.
Langkah kolaboratif antara serikat pekerja dan YBM PLN ini diharapkan menjadi model pemulihan pascabencana yang transparan, tepat sasaran, dan berkelanjutan bagi masyarakat daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
Comments (0)