Aug 25, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

factcheck

Fatma Saifullah: Kepedulian MPP pada Lansia Layak Diapresiasi

Kesejahteraan warga lanjut usia menjadi isu yang semakin relevan di tengah perubahan struktur penduduk. Fatma Saifullah Yusuf menyampaikan apresiasinya atas kepedulian yang ditunjukkan MPP terhadap pa...

Fatma Saifullah: Kepedulian MPP pada Lansia Layak Diapresiasi

Kesejahteraan warga lanjut usia menjadi isu yang semakin relevan di tengah perubahan struktur penduduk. Fatma Saifullah Yusuf menyampaikan apresiasinya atas kepedulian yang ditunjukkan MPP terhadap para lansia. Menurut pandangannya, perhatian semacam ini merupakan wujud nyata kepekaan sosial yang patut diteladani oleh berbagai pihak. Ia menilai bahwa kepedulian terhadap kelompok usia senja tidak boleh berhenti pada tataran wacana, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata di tengah masyarakat.

Kepedulian yang Layak Diapresiasi

Fatma menegaskan bahwa langkah MPP dalam memperhatikan nasib para lansia menunjukkan adanya kesadaran kolektif terhadap kelompok yang kerap terpinggirkan. Perhatian terhadap lansia adalah cermin kematangan sosial sebuah komunitas. Ketika masyarakat mampu memperlakukan warganya yang lanjut usia dengan hormat dan layak, hal itu menjadi indikator bahwa nilai-nilai kemanusiaan masih hidup dalam kehidupan sehari-hari. Apresiasi yang disampaikan bukan sekadar basa-basi, melainkan pengakuan atas kontribusi nyata yang diberikan MPP bagi peningkatan kesejahteraan lansia.

Rehabilitasi Sosial Menuntut Keterlibatan Banyak Pihak

Dalam kesempatan tersebut, Fatma juga menyoroti persoalan rehabilitasi sosial bagi lansia. Rehabilitasi sosial lansia memerlukan dukungan masyarakat secara luas agar program yang dijalankan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan. Menurutnya, upaya pemulihan kondisi sosial, kesehatan, dan kemandirian para lansia tidak mungkin dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, dunia usaha, serta masyarakat umum agar setiap lansia mendapatkan akses yang layak terhadap layanan rehabilitasi.

Rehabilitasi sosial sendiri pada dasarnya bertujuan mengembalikan fungsi sosial seseorang agar dapat hidup mandiri dan bermartabat. Bagi lansia, proses ini mencakup pendampingan psikososial, perawatan kesehatan, penguatan keterampilan, serta pembinaan agar mereka tetap merasa berguna bagi lingkungan sekitarnya. Tanpa dukungan masyarakat, berbagai program rehabilitasi berisiko berjalan setengah hati dan tidak menyentuh kebutuhan riil para penerima manfaat.

Dukungan Masyarakat sebagai Kunci Keberhasilan

Fatma menekankan bahwa peran masyarakat tidak berhenti pada memberikan bantuan material semata. Keterlibatan warga dalam mendampingi, mengawasi, dan merawat lansia di lingkungan terdekat menjadi fondasi utama keberhasilan rehabilitasi sosial. Keluarga dan tetangga adalah garda terdepan yang paling memahami kebutuhan sehari-hari seorang lansia. Oleh karena itu, kesadaran kolektif untuk turut menjaga kesejahteraan lansia harus terus ditumbuhkan dari lingkungan yang paling kecil hingga ke tingkat yang lebih luas.

Partisipasi masyarakat juga dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk, mulai dari menjadi relawan pendamping, membuka ruang kegiatan produktif bagi lansia, hingga mendukung lembaga sosial yang bergerak di bidang pelayanan usia lanjut. Semua bentuk dukungan tersebut, sekecil apa pun, memiliki arti besar bagi kualitas hidup para lansia. Kepedulian MPP, menurut Fatma, menjadi salah satu contoh bagaimana organisasi kemasyarakatan dapat mengambil peran dalam ekosistem perlindungan sosial nasional.

Harapan bagi Masa Depan Lansia Indonesia

Ke depan, Fatma berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk memperhatikan nasib para lansia. Peningkatan kesejahteraan lansia harus menjadi agenda bersama, bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Ketika seluruh elemen masyarakat ikut terlibat, maka cita-cita untuk mewujudkan kehidupan yang layak bagi setiap lansia dapat tercapai secara bertahap namun pasti.

Apresiasi terhadap MPP diharapkan tidak hanya berhenti sebagai penghargaan simbolis. Lebih dari itu, ia diharapkan menjadi pemantik bagi organisasi lain untuk melakukan hal serupa. Kepedulian terhadap lansia, pada akhirnya, adalah investasi jangka panjang bagi peradaban sebuah bangsa. Setiap orang yang kini masih muda pada waktunya akan menua, dan perlakuan yang diberikan kepada lansia hari ini akan kembali dirasakan oleh generasi berikutnya.

Fatma menutup dengan harapan agar semangat kepedulian ini terus mengalir dan meluas. Dengan dukungan masyarakat yang kuat, rehabilitasi sosial bagi lansia dapat berjalan sebagaimana mestinya, sehingga para lanjut usia dapat menikmati masa tuanya dengan tenang, sehat, dan penuh martabat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS khrisna-pertiwi

Reporter Kebijakan Publik. Menganalisis dampak kebijakan terhadap masyarakat.

Comments (0)

User