Sep 11, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Cek Fakta

DUBAI — Umat Islam Padati Masjid Naif Buru Malam Lailatul Qadar

Dinding-dinding beton dan gemerlap pencakar langit Dubai sejenak meredup dalam kerendahan hati. Di sudut kawasan bersejarah Deira, malam ke-23 Ramadan 1442

DUBAI — Umat Islam Padati Masjid Naif Buru Malam Lailatul Qadar

Dinding-dinding beton dan gemerlap pencakar langit Dubai sejenak meredup dalam kerendahan hati. Di sudut kawasan bersejarah Deira, malam ke-23 Ramadan 1442 H yang jatuh pada 5 Mei 2021 menyaksikan gelombang kekhusyukan yang tak biasa. Ribuan jemaah melangkah dengan tenang menuju Masjid Naif, membawa sejadah dan harapan besar untuk memeluk keagungan Lailatul Qadar—malam yang dalam ajaran Islam dinilai lebih baik dari 1.000 bulan.

Kawasan Naif yang biasanya dipenuhi keriuhan aktivitas perdagangan grosir dan lalu lalang wisatawan, malam itu mendadak hening oleh lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an. Dalam keheningan sepertiga malam, salat Tahajud berjemaah digelar dengan saf-saf yang rapat hingga melimpah ke halaman masjid, menciptakan pemandangan spiritual yang kontras dengan citra Dubai sebagai megapolitan serba glamor.

Gema Spiritual di Jantung Kota Tua Deira

Masjid Naif bukan sekadar tempat ibadah biasa; ia merupakan simbol keanekaragaman komunitas Muslim di Dubai. Di sinilah para pekerja migran, pedagang lokal, hingga ekspatriat dari berbagai penjuru dunia melebur dalam satu saf yang sama. Memasuki 10 hari terakhir bulan Ramadan, dorongan untuk melaksanakan I'tikaf atau berdiam diri di masjid kian memuncak. Umat Islam meluangkan waktu berjam-jam untuk membaca Al-Qur'an, memperbanyak zikir, dan mendirikan salat malam.

Penelusuran di lapangan menunjukkan bahwa fenomena perburuan Lailatul Qadar di Masjid Naif memancarkan aura kerinduan spiritual yang mendalam. Seorang jemaah asal Asia Selatan yang telah menetap sepuluh tahun di Dubai mengungkapkan betapa pentingnya momen ini di tengah rutinitas perkotaan yang padat.

"Di sini kita melepaskan seluruh urusan duniawi. Ketika imam memimpin salat Tahajud dan membaca doa Qunut yang panjang, tidak ada lagi perbedaan status sosial. Kita semua hanyalah hamba yang mengharapkan ampunan-Nya di malam kemuliaan ini," ungkap Ahmed Rashed (42), salah satu jemaah yang rutin beriktikaf di Masjid Naif.

Dinamika Peribadahan: Hari Biasa vs Sepuluh Malam Terakhir

Peningkatan intensitas ibadah selama fase akhir Ramadan di Dubai mencerminkan transformasi perilaku keagamaan yang signifikan. Berikut adalah perbandingan aktivitas keagamaan jemaah di kawasan Naif selama bulan suci Ramadan:

Parameter Aktivitas 20 Hari Pertama Ramadan 10 Hari Terakhir (Fase Lailatul Qadar)
Durasi Salat Malam 1 - 1,5 Jam (Tarawih) 3 - 4 Jam (Tarawih & Tahajud Khusus)
Tingkat Okupansi Masjid 60% - 80% kapasitas utama 100% melimpah hingga pelataran luar
Praktik I'tikaf Terbatas pada individu tertentu Massal, berlangsung hingga menjelang Subuh
Intensitas Sedekah Rutin harian Puncak pencapaian donasi & konsumsi sahur gratis

Analisis sosial menunjukkan bahwa lonjakan jemaah di akhir Ramadan ini digerakkan oleh keyakinan kuat akan penggandaan pahala. "Di tengah deru gemerlap megapolitan, keheningan sujud Tahajud menjadi benteng terakhir kepasrahan manusia," tutur salah seorang pengamat kebudayaan Islam setempat.

Pengorganisasian Komunitas dan Pelaksanaan Protokol

Pelaksanaan salat Tahajud pada 5 Mei 2021 tersebut juga menunjukkan koordinasi tingkat tinggi antara otoritas keagamaan Dubai (IACAD) dan pengurus masjid setempat. Meskipun kapasitas masjid dipadati ribuan umat, ketertiban tetap terjaga dengan ketat. Pengaturan alur keluar-masuk jemaah serta penyediaan fasilitas kebersihan dilakukan secara profesional guna memastikan kekhusyukan ibadah tidak terganggu.

Bagi masyarakat Muslim Dubai, malam-malam berburu Lailatul Qadar di Masjid Naif adalah manifestasi dari harmoni spiritual dan kemanusiaan. Ketika fajar menyingsing dan waktu sahur berakhir, ribuan jemaah membubarkan diri dengan raut wajah penuh kedamaian, membawa asa bahwa doa-doa mereka di sepertiga malam telah menembus pintu langit.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS sinta-pradana

Fact-Check Editor. Verifikator bersertifikasi IFCN. Memeriksa klaim viral dan disinformasi.

Comments (0)

User