Sep 10, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Cek Fakta

Como 1907 — Klub Milik Konglomerat Indonesia Tembus Liga Champions

Sebuah keajaiban sepak bola modern tercetak di tepi Danau Como. Klub asal Italia, Como 1907, secara resmi dipastikan melakoni debut bersejarah mereka di aj

Como 1907 — Klub Milik Konglomerat Indonesia Tembus Liga Champions

Sebuah keajaiban sepak bola modern tercetak di tepi Danau Como. Klub asal Italia, Como 1907, secara resmi dipastikan melakoni debut bersejarah mereka di ajang UEFA Champions League musim 2026/2027. Pencapaian spektakuler ini diraih hanya dalam waktu tujuh tahun sejak klub tersebut dibeli oleh konglomerat asal Indonesia, Hartono bersaudara (Djarum Group) melalui entitas SENT Entertainment pada 2019 lalu.

Perjalanan Como 1907 bukan sekadar cerita dongeng olahraga biasa, melainkan sebuah studi kasus keberhasilan manajemen bisnis dan investasi olahraga terukur. Bermula dari klub bangkrut yang terlempar ke kasta keempat Liga Italia (Serie D), Como 1907 kini berdiri sejajar dengan raksasa sepak bola Eropa lainnya.

Jejak Kronologis: Dari Jurang Kebangkrutan Menuju Puncak Eropa

Penelusuran mendalam terhadap perjalanan Como 1907 memperlihatkan bagaimana tata kelola profesional dan efisiensi finansial mampu merombak klub yang nyaris punah menjadi kekuatan baru di Italia. Berikut adalah garis waktu transformasi luar biasa tersebut:

  1. Tahun 2019 — Titik Balik dan Akuisisi: Como 1907 dinyatakan bangkrut dan harus berkompetisi di kasta terendah, Serie D. Pada April 2019, Hartono bersaudara mengambil alih kepemilikan klub melalui SENT Entertainment. Fokus awal difokuskan pada pelunasan utang dan perbaikan fasilitas dasar.
  2. Tahun 2021 — Promosi ke Serie B: Mengandalkan pengelolaan dana yang efisien tanpa belanja pemain berlebihan, Como berhasil menjuarai Serie C Group A dan mengamankan tiket promosi ke Serie B.
  3. Tahun 2022–2023 — Fondasi Struktur dan Kedatangan Bintang: Manajemen mulai menarik figur internasional seperti Cesc Fàbregas dan Thierry Henry, baik sebagai pemain, pemegang saham minoritas, maupun bagian dari staf kepelatihan.
  4. Tahun 2024 — Penembusan Serie A: Di bawah arahan taktis yang matang, Como 1907 berhasil menyelesaikan musim di posisi papan atas Serie B dan mengamankan tiket promosi langsung ke kasta tertinggi sepak bola Italia, Serie A.
  5. Musim 2025/2026 — Tiket Liga Champions: Tampil mengejutkan di Serie A dengan mengalahkan sejumlah tim raksasa, Como mengakhiri musim di zona empat besar dan menyegel tempat di UEFA Champions League 2026/2027.

Strategi Investasi: Bukan Bakar Uang, Tapi Efisiensi Organisasi

Berbeda dengan pemilik klub kaya raya lainnya yang kerap menerapkan strategi bakar uang demi membeli pemain bintang berharga fantastis, manajemen Como 1907 di bawah kendali Hartono bersaudara menerapkan pendekatan yang jauh lebih rasional dan terstruktur. Investasi dialokasikan secara seimbang pada pembenahan Stadion Giuseppe Sinigaglia, pengembangan akademi usia muda, serta integrasi teknologi analisis data pemain.

"Model bisnis Como 1907 membuktikan bahwa keberhasilan di lapangan hijau tidak selalu membutuhkan belanja pemain yang ugal-ugalan. Penguatan infrastruktur, manajemen akademi yang solid, serta pemilihan pelatih yang tepat adalah kunci keberlanjutan sebuah klub sepak bola modern," ungkap analis industri olahraga Eropa.

Kombinasi antara strategi finansial yang disiplin dan kepemimpinan taktis Cesc Fàbregas di kursi pelatih terbukti mampu menyulap tim berangsur-angsur menjadi skuad yang sangat kompetitif di level tertinggi.

Dampak Ekonomi dan Posisi Indonesia di Panggung Internasional

Keberhasilan Como 1907 menembus Liga Champions juga memberikan dampak domino yang cukup luas, baik dari segi komersial maupun pencitraan investasi Indonesia di ranah global. Danau Como yang selama ini dikenal sebagai destinasi pariwisata kelas dunia kini juga dikenal sebagai markas dari salah satu kekuatan baru sepak bola Eropa.

Beberapa poin penting dari keberhasilan transformasi ini antara lain:

  • Lompatan 4 Kasta Kompetisi: Berhasil merangkak naik dari Serie D, Serie C, Serie B, hingga Serie A dan Liga Champions hanya dalam tempo 7 tahun.
  • Peningkatan Nilai Komersial: Hak siar, sponsor global, dan penjualan suvenir klub melonjak ratusan persen sejak promosi ke Serie A.
  • Penguatan Citra Investasi Indonesia: Keberhasilan ini menegaskan kapasitas investor Indonesia dalam mengelola aset olahraga internasional secara profesional dan mematuhi regulasi Financial Fair Play (FFP).

Kini, publik sepak bola dunia menantikan kejutan berikutnya dari Como 1907 saat lagu kebangsaan Liga Champions berkumandang di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada musim 2026/2027.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS dina-aulia

Reporter Investigasi. Meliput isu lingkungan, tambang ilegal, dan deforestasi.

Comments (0)

User