China Eastern Airlines Resmikan Rute Langsung Beijing Daxing - Bali

Layanan penerbangan langsung dari ibu kota Tiongkok menuju Pulau Dewata resmi bertambah. Untuk pertama kalinya, maskapai China Eastern menjalankan penerbangan komersial dari Bandara Internasional Beij...

Jul 13, 2026 - 21:39
0 0

Layanan penerbangan langsung dari ibu kota Tiongkok menuju Pulau Dewata resmi bertambah. Untuk pertama kalinya, maskapai China Eastern menjalankan penerbangan komersial dari Bandara Internasional Beijing Daxing menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, menandai babak baru dalam konektivitas udara antara kedua negara.

Pesawat yang membawa rombongan penumpang perdana itu tiba di Bali dan disambut dengan prosesi penyemprotan air (water salute) serta upacara penyambutan oleh pengelola bandara dan pemangku kepentingan pariwisata setempat. Langkah ini dinilai sebagai strategi ekspansi China Eastern dalam memanfaatkan tingginya minat perjalanan dari Tiongkok ke Indonesia, khususnya Bali yang tetap menjadi destinasi unggulan.

Frekuensi dan Operasional Penerbangan

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, rute Beijing Daxing–Bali akan dilayani secara reguler sebanyak tiga kali dalam satu pekan. Hari operasional yang dipilih meliputi Selasa, Kamis, dan Sabtu, memberikan fleksibilitas bagi pelancong bisnis maupun wisatawan yang merencanakan perjalanan di akhir pekan. Penerbangan pulang-pergi ini diharapkan mampu mengakomodasi kebutuhan mobilitas yang terus meningkat, terutama setelah kedua negara melonggarkan berbagai pembatasan perjalanan.

China Eastern mengoperasikan rute ini dengan armada berbadan lebar yang mampu mengangkut ratusan penumpang. Pemilihan Bandara Beijing Daxing sebagai titik keberangkatan juga menarik perhatian, mengingat bandara berdesain futuristik tersebut merupakan hub utama kedua di ibu kota Tiongkok setelah Beijing Capital. Bandara Daxing memiliki keunggulan dari segi efisiensi operasional dan aksesibilitas transportasi darat yang memadai, sehingga menjadi alternatif yang kompetitif bagi wisatawan asal Tiongkok utara.

Dampak Terhadap Pariwisata Bali

Kedatangan rute baru ini disambut dengan optimisme tinggi oleh para pelaku industri pariwisata. Tiongkok secara historis merupakan salah satu pasar inbound terbesar bagi Bali. Pemulihan jumlah kunjungan wisatawan asal Tiongkok ke Bali pasca-pandemi terus menunjukkan tren positif, meskipun belum sepenuhnya mencapai level sebelum 2020. Dengan adanya akses langsung tambahan ini, diyakini akan terjadi akselerasi kunjungan, terutama dari kawasan utara Tiongkok yang selama ini harus transit di kota lain sebelum mencapai Bali.

General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai menyampaikan dalam keterangan resminya bahwa perluasan jaringan penerbangan dari Tiongkok ini menjadi bukti kepercayaan pasar terhadap fundamental pariwisata Bali. "Kami menyambut hangat kehadiran China Eastern sebagai mitra konektivitas baru. Rute ini tidak hanya mempermudah wisatawan, tetapi juga membuka peluang perdagangan dan investasi antara Bali dan Tiongkok," ujarnya. Pihaknya juga menegaskan kesiapan fasilitas bandara yang telah melalui serangkaian peningkatan untuk mengantisipasi lonjakan lalu lintas penerbangan internasional.

Potensi Peningkatan Lalu Lintas Udara

Penambahan rute oleh China Eastern ini semakin mengukuhkan posisi Bandara I Gusti Ngurah Rai sebagai gerbang internasional yang semakin terkoneksi secara global. Data historis menunjukkan bahwa rute dari berbagai kota di Tiongkok seperti Shanghai, Guangzhou, dan Xiamen telah menjadi tulang punggung trafik penumpang di bandara ini. Hadirnya Beijing Daxing sebagai kota asal baru memperkaya portofolio konektivitas dan merefleksikan strategi maskapai dalam menjangkau segmen pasar yang lebih spesifik.

Pakar penerbangan menilai bahwa diversifikasi rute semacam ini juga merupakan langkah antisipatif terhadap ketidakpastian ekonomi global. Maskapai penerbangan cenderung memilih destinasi yang memiliki permintaan stabil dan potensi pertumbuhan tinggi. Bali, dengan kekuatan merek pariwisatanya yang mendunia, masih menjadi primadona. Dengan adanya pesawat berpenumpang penuh pada penerbangan perdana, sinyal awal menunjukkan bahwa permintaan untuk rute ini cukup solid. Jika tren ini berlanjut, tidak menutup kemungkinan frekuensi penerbangan akan ditambah pada musim-musim liburan mendatang.

Kerja Sama Strategis Kedua Negara

Pembukaan rute ini sejalan dengan semangat kolaborasi bilateral antara Indonesia dan Tiongkok di sektor transportasi dan pariwisata. Kedua pemerintah sebelumnya telah menandatangani berbagai nota kesepakatan untuk memudahkan arus wisatawan, termasuk negosiasi hak lintas udara (traffic rights) yang menjadi landasan bagi maskapai untuk membuka rute-rute baru. Duta Besar Indonesia untuk Tiongkok juga secara terpisah menyatakan dorongannya terhadap peningkatan konektivitas langsung antara kota-kota besar Tiongkok dengan destinasi unggulan Indonesia. Penerbangan perdana ini dipandang sebagai implementasi konkret dari diplomasi ekonomi yang telah dirintis selama ini.

Lebih jauh, konektivitas udara yang kuat menjadi fondasi penting dalam mendukung target nasional untuk mendatangkan jutaan wisatawan mancanegara setiap tahunnya. Bali sebagai penyumbang devisa utama dari sektor pariwisata, membutuhkan suplai kursi penerbangan yang konsisten. Rute baru ini menjadi kontribusi nyata China Eastern dalam ekosistem pariwisata nasional, sekaligus memperkuat posisi perseroan di pasar penerbangan internasional yang semakin kompetitif.

Prospek Jangka Panjang

Ke depan, keberhasilan rute Beijing Daxing - Bali akan dipantau sebagai model bagi pembukaan rute serupa ke destinasi Indonesia lainnya. China Eastern sendiri merupakan salah satu maskapai besar di Tiongkok yang memiliki jaringan luas domestik dan internasional. Apresiasi terhadap layanan perdana ini diharapkan dapat merangsang minat maskapai-maskapai lain untuk turut meramaikan langit Bali, sehingga memperkuat pemulihan sektor aviasi dan pariwisata nasional secara berkelanjutan. Pengelola bandara berkomitmen untuk terus memfasilitasi maskapai dengan pelayanan prima, efisiensi operasional, dan pengalaman penumpang yang aman serta nyaman.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
khrisna-pertiwi

Reporter Kebijakan Publik. Menganalisis dampak kebijakan terhadap masyarakat.

Comments (0)

User