Cek Fakta: Video Gibran Umumkan Dana Pensiunan Dipastikan Hoaks

Berdasarkan verifikasi yang dilakukan tim Lurusin, beredar sebuah video di platform Facebook yang menampilkan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, seolah-olah menyampaikan pengum...

Cek Fakta: Video Gibran Umumkan Dana Pensiunan Dipastikan Hoaks

Berdasarkan verifikasi yang dilakukan tim Lurusin, beredar sebuah video di platform Facebook yang menampilkan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, seolah-olah menyampaikan pengumuman program bantuan dana bagi para pensiunan. Video tersebut dibagikan oleh sejumlah akun dan memperoleh distribusi luas di kalangan pengguna media sosial, khususnya kelompok usia lanjut yang menjadi target narasi bantuan sosial.

Klaim yang Beredar

Klaim bahwa Wapres Gibran Rakabuming Raka mengumumkan program bantuan dana pensiunan muncul dalam format video pendek. Dalam tayangan itu, sosok yang menyerupai Gibran tampak berbicara dan menyatakan bahwa pemerintah akan menyalurkan dana bantuan kepada para pensiunan. Narasi pendamping dalam unggahan mengarahkan penonton untuk mengikuti tautan atau prosedur tertentu agar terdaftar sebagai penerima bantuan.

KLAIM: Wapres Gibran Rakabuming Raka mengumumkan program bantuan dana bagi pensiunan melalui sebuah video. FAKTA: Tidak ditemukan program resmi tersebut di kanal resmi pemerintah mana pun.

Proses Verifikasi

Verifikasi dilakukan melalui beberapa tahap. Pertama, penelusuran terhadap kanal resmi Sekretariat Wakil Presiden di alamat wapresri.go.id tidak menemukan satu pun pengumuman mengenai program bantuan dana pensiunan yang disampaikan oleh Wapres Gibran. Kedua, pemeriksaan terhadap akun media sosial resmi Wakil Presiden tidak memuat konten serupa.

Ketiga, penelusuran arsip pemberitaan media-media kredibel nasional tidak menemukan liputan apa pun mengenai program tersebut. Apabila pemerintah benar meluncurkan program bantuan bagi pensiunan, kebijakan sebesar itu dipastikan diliput luas oleh media arus utama dan diumumkan melalui kanal resmi Kementerian Keuangan serta PT Taspen (Persero) selaku pengelola dana pensiunan aparatur sipil negara.

Keempat, analisis forensik digital terhadap cuplikan video menunjukkan indikasi kuat manipulasi. Terdapat ketidaksinkronan antara gerakan bibir dan audio, kualitas suara yang datar tanpa variasi intonasi alami, serta artefak visual pada area wajah — karakteristik umum konten yang diproduksi dengan teknologi kecerdasan buatan atau deepfake. Pola serupa sebelumnya pernah teridentifikasi dalam konten palsu yang menampilkan sejumlah pejabat negara seolah-olah membagikan uang kepada masyarakat.

Data dari Sumber Resmi

Data menunjukkan bahwa seluruh program pembayaran pensiun bagi aparatur sipil negara, TNI, dan Polri disalurkan melalui PT Taspen (Persero) dan PT Asabri (Persero). Kedua lembaga tersebut tidak pernah mengumumkan program bantuan dana pensiunan tambahan sebagaimana diklaim dalam video. Penyaluran hak pensiun dilakukan melalui rekening resmi penerima dan tidak pernah mensyaratkan pendaftaran melalui tautan yang disebarkan di media sosial.

Kementerian Keuangan juga tidak mencatat adanya alokasi anggaran untuk program yang disebut dalam klaim. Setiap program bantuan pemerintah yang sah selalu disertai dasar hukum, pengumuman resmi, dan mekanisme penyaluran yang transparan — elemen yang sepenuhnya absen dari video tersebut. Faktanya adalah tidak ada satu pun dokumen kebijakan yang mendukung klaim ini.

Modus yang Teridentifikasi

Konten semacam ini mengikuti pola penipuan yang berulang: menggunakan wajah dan suara tokoh publik untuk membangun kepercayaan, lalu mengarahkan korban ke tautan pendaftaran palsu. Tautan tersebut berpotensi digunakan untuk mencuri data pribadi, termasuk nomor identitas, data rekening, hingga kode OTP. Kelompok pensiunan dipilih sebagai target karena dianggap rentan terhadap janji bantuan finansial.

Masyarakat diimbau tidak membagikan data pribadi, tidak mengklik tautan yang menyertai video, dan melaporkan konten tersebut ke platform maupun ke kanal pengaduan resmi seperti aduankonten.id milik Kementerian Komunikasi dan Digital. Langkah pelaporan penting untuk memutus rantai distribusi konten menyesatkan ini.

Kesimpulan

Berdasarkan verifikasi terhadap kanal resmi pemerintah, arsip pemberitaan media kredibel, serta analisis teknis terhadap video, klaim bahwa Wapres Gibran Rakabuming Raka menyampaikan program bantuan dana pensiunan adalah tidak akurat dan bertentangan dengan data resmi. Video tersebut mengandung indikasi manipulasi digital dan merupakan bagian dari modus penipuan yang mengatasnamakan pejabat negara.

Rating: HOAX.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dina-aulia

Reporter Investigasi. Meliput isu lingkungan, tambang ilegal, dan deforestasi.

Comments (0)

User