JAKARTA — Dua tautan pendaftaran berlabel bantuan pemerintah kembali beredar luas di media sosial Facebook dan menyasar ribuan pengguna. Pertama, klaim link pendaftaran Bantuan Subsidi Upah (BSU) periode April–Juni 2026 senilai Rp600.000 yang konon digelontorkan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Kedua, klaim link pendaftaran program Petani Milenial 2026/2027 dengan iming-iming gaji fantastis sebesar Rp10 juta per bulan.
Tim Cek Fakta Lurusin.com menelusuri kedua unggahan viral tersebut dan memastikan keduanya tidak benar atau hoaks. Hingga berita ini diturunkan, tidak ditemukan satu pun pengumuman resmi dari Kemnaker maupun kementerian terkait mengenai skema pendaftaran yang disebarkan melalui tautan di Facebook.
Kronologi Penyebaran Klaim BSU Rp600 Ribu
Berdasarkan penelusuran, unggahan berisi tautan pendaftaran BSU mulai menyebar dari sejumlah akun Facebook yang mengatasnamakan lembaga pemerintah. Unggahan tersebut dikemas sedemikian rupa agar tampak meyakinkan bagi para pekerja penerima manfaat.
- Akun-akun Facebook membagikan tautan yang mengaku sebagai formulir pendaftaran BSU periode April–Juni 2026.
- Unggahan menyebut besaran bantuan sebesar Rp600.000 dan mengklaim tautan bersumber dari Kemnaker.
- Tautan mengarahkan pengguna mengisi data pribadi, termasuk nomor KTP dan informasi kepegawaian.
- Pengguna diminta membagikan ulang tautan ke grup Facebook lain sebagai syarat "verifikasi".
Fakta di lapangan menunjukkan hal sebaliknya. Kanal resmi Kemnaker, baik situs web kemnaker.go.id maupun akun media sosial terverifikasi, tidak pernah menerbitkan tautan pendaftaran BSU dengan format seperti yang viral itu.
"Tidak ditemukan satu pun kanal resmi Kemnaker yang menerbitkan tautan pendaftaran BSU periode April–Juni 2026. Unggahan tersebut adalah rekayasa," demikian kesimpulan tim verifikasi setelah menelusuri seluruh sumber resmi terkait.
Iming-Iming Gaji Rp10 Juta Program Petani Milenial
Temuan serupa didapat pada klaim kedua. Sebuah tautan yang beredar di Facebook mengklaim pembukaan pendaftaran Petani Milenial 2026/2027 dengan janji gaji bulanan Rp10 juta. Angka tersebut jauh melampaui standar upah di sektor pertanian sehingga patut dicurigai sejak awal.
Penelusuran pada laman resmi Kementerian Pertanian serta portal pemerintah lainnya tidak menemukan pengumuman resmi mengenai pendaftaran program dengan skema gaji tersebut. Nama "Petani Milenial" sendiri memang dikenal sebagai salah satu program pemberdayaan petani muda, namun tidak pernah menggunakan jalur pendaftaran lewat tautan sembarangan di media sosial.
- Program pemerintah selalu diumumkan melalui situs resmi kementerian atau instansi terkait.
- Tidak ada biaya pendaftaran maupun syarat membagikan tautan untuk ikut program bantuan negara.
- Janji gaji Rp10 juta tanpa penjelasan skema kerja merupakan ciri khas umpan penipuan.
Modus Phishing yang Mengincar Data Pribadi
Pola kedua kasus ini identik dengan praktik phishing, yaitu penipuan digital yang mengelabui korban agar menyerahkan data pribadi. Para pelaku biasanya memanfaatkan nama program pemerintah populer agar korban lengah dan buru-buru mengisi formulir palsu.
Data yang berhasil dikumpulkan—mulai dari nama lengkap, nomor induk kependudukan, hingga nomor rekening—dapat disalahgunakan untuk pembukaan pinjaman daring ilegal, penyalahgunaan identitas, hingga pengurasan saldo rekening korban. Kerugian finansial bukan satu-satunya risiko; pencemaran data diri dapat berdampak panjang bagi keamanan digital korban.
Imbauan kepada Masyarakat
Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap unggahan bantuan pemerintah yang menyebar tanpa sumber jelas. Beberapa langkah antisipasi yang bisa dilakukan antara lain:
- Selalu verifikasi informasi melalui situs resmi instansi, misalnya kemnaker.go.id untuk urusan ketenagakerjaan.
- Hindari mengeklik tautan dari akun pribadi yang tidak terverifikasi, meskipun dibagikan oleh kerabat.
- Jangan pernah menyerahkan data KTP, NPWP, atau nomor rekening melalui formulir yang belum jelas legalitasnya.
- Laporkan unggahan mencurigakan kepada admin platform dan bagikan informasi verifikasi agar penyebarannya terkendali.
Penyebaran hoaks berbasis tautan seperti ini cenderung meningkat menjelang periode pencairan bantuan sosial. Kewaspadaan digital menjadi kunci utama agar masyarakat tidak menjadi korban berikutnya. Jika ragu, masyarakat dapat memanfaatkan layanan aduankan Konten Menyesatkan Kominfo atau mengecek klaim viral melalui kanal cek fakta terpercaya.
[SOCIAL_TWEET]: Cek Fakta 🔍 Link pendaftaran BSU Rp600 ribu & Petani Milenial bergaji Rp10 juta yang viral di Facebook TERBUKTI HOAKS! Jangan klik, jangan isi data pribadi. Verifikasi selalu di kanal resmi pemerintah. #CekFakta #Hoaks #BSU[SOCIAL_TG]: 📢 CEK FAKTA | Link BSU Rp600 Ribu & Petani Milenial Gaji Rp10 Juta = HOAKS! Tim kami telusuri: tak ada pengumuman resmi Kemnaker maupun Kementan soal tautan tersebut. Ini modus phishing pencuri data pribadi. Baca analisis lengkapnya di artikel. Jangan lupa verifikasi sebelum share! ✅
Comments (0)