Aug 26, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

factcheck

Bacaan Maulid Simtudduror: Sejarah, Isi Kitab, dan Cara Mengunduh PDF

Bacaan Maulid Simtudduror merupakan salah satu teks puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW yang paling banyak dilantunkan di Indonesia. Berdasarkan verifikasi atas sejumlah literatur keislaman, kitab in...

Bacaan Maulid Simtudduror: Sejarah, Isi Kitab, dan Cara Mengunduh PDF

Bacaan Maulid Simtudduror merupakan salah satu teks puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW yang paling banyak dilantunkan di Indonesia. Berdasarkan verifikasi atas sejumlah literatur keislaman, kitab ini bukan sekadar kumpulan shalawat, melainkan karya sastra keagamaan yang memuat kisah kelahiran, akhlak, dan sirah Nabi secara utuh. Data menunjukkan bahwa permintaan akan teks latin, terjemahan bahasa Indonesia, serta tautan unduh PDF bacaan ini terus meningkat, terutama menjelang bulan Rabiul Awal.

Apa Itu Simtudduror?

Secara etimologis, nama Simtudduror berasal dari dua kata Arab, yaitu "simth" yang berarti untaian atau tali kalung, dan "ad-durar" yang berarti mutiara. Dengan demikian, nama kitab ini dapat diartikan sebagai "untaian mutiara". Adapun judul lengkapnya adalah Simtudduror fi Akhbar Maulid Khairil Basyar min Akhlaqihi wa Aushafihi wa Siyarihi, yang bermakna "untaian mutiara tentang berita kelahiran manusia terbaik, mencakup akhlak, sifat, dan perjalanan hidupnya".

Faktanya adalah, kandungan kitab ini disusun dalam bentuk syair berirama sehingga mudah dilantunkan secara bersama-sama dalam majelis. Struktur pembacaannya umumnya diawali dengan pembacaan Al-Fatihah sebagai hadhrah, yaitu hadiah pahala yang dihadiahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, serta para penyusun sanad. Setelah itu, bacaan dilanjutkan dengan puji-pujian, kisah nasab, peristiwa kelahiran, mukjizat, hingga ditutup dengan doa penutup.

Penulis dan Sejarah Penyusunan

Berdasarkan verifikasi dari sumber-sumber biografi ulama, penulis kitab ini adalah Al-Habib Ali bin Muhammad bin Husein Al-Habsyi, ulama bermazhab Syafi'i yang lahir di Seiwun, Hadramaut, Yaman, pada 1259 Hijriah atau sekitar 1839 Masehi, dan wafat pada 1333 Hijriah atau sekitar 1913 Masehi. Ia berasal dari keluarga Alawiyyin, yaitu keturunan Nabi Muhammad SAW melalui jalur Imam Ali bin Abi Thalib dan Fatimah az-Zahra.

Habib Ali Al-Habsyi dikenal sebagai pengajar yang tekun membina para santri di kampung halamannya. Beberapa riwayat menyebutkan bahwa Simtudduror disusun sekitar tahun 1309 Hijriah, atau pada akhir abad ke-19 Masehi. Hingga saat ini, makamnya di Seiwun masih menjadi salah satu tujuan ziarah umat Islam dari berbagai negara, yang menjadi bukti pengaruh karya dan ketokohannya yang melintasi zaman.

Tradisi Pembacaan dan Keutamaannya

Di Indonesia, pembacaan Simtudduror telah menjadi tradisi yang mengakar kuat. Kitab ini rutin dibaca pada peringatan Maulid Nabi 12 Rabiul Awal, dalam majelis taklim, di lingkungan pesantren, serta pada peringatan hari besar Islam lainnya. Komunitas habaib dan jamaah pecinta maulid umumnya menjadikan Simtudduror sebagai bacaan utama, berdampingan dengan kitab maulid lain seperti Al-Barzanji dan Ad-Diba'i.

Sebagian ulama menyebutkan bahwa membaca maulid merupakan bentuk ekspresi kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW serta sarana mengharap syafaatnya. Dalam praktiknya, salah satu tokoh yang dikenal kerap memimpin pembacaan kitab ini adalah Habib Luthfi bin Yahya di Pekalongan, Jawa Tengah, dalam rangkaian peringatan maulid yang dihadiri ribuan jamaah.

Bacaan Latin, Arti, dan Tautan Unduh PDF

Bagi pembaca yang belum menguasai aksara Arab, tersedia versi teks latin dan terjemahan bahasa Indonesia. Banyak penerbit serta platform kajian Islam menyediakan dokumen PDF yang memuat tulisan latin Simtudduror lengkap dengan artinya. Tautan unduh dapat ditemukan di situs resmi seperti NU Online, repositori digital perpustakaan Islam, serta kanal-kanal kajian yang menerbitkan naskah secara terbuka dan gratis.

Perlu dicatat bahwa kualitas penulisan latin dan terjemahan pada setiap versi dapat berbeda. Sumber resmi dan naskah yang diterbitkan penerbit terpercaya lebih disarankan, karena versi yang tidak lengkap atau salah ketik berpotensi menyesatkan pembaca. Sebaiknya teks latin juga dibandingkan dengan naskah Arab asli atau dikonfirmasi kepada pembimbing yang kompeten.

Kesimpulan

Kesimpulannya, Simtudduror adalah kitab maulid karya Al-Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi yang memuat pujian, kisah kelahiran, serta teladan akhlak Nabi Muhammad SAW. Bacaan latin, terjemahan, dan PDF-nya tersedia luas secara daring, sehingga masyarakat dapat mempelajarinya dengan mudah. Namun, kehati-hatian dalam memilih sumber tetap diperlukan agar pembacaan yang dilakukan sesuai dengan naskah asli.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS oky-pratista

Reporter Hukum. Fokus pada mafia peradilan, judicial corruption, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User