8 Kegiatan MPLS PAUD-TK 2026 yang Kreatif dan Edukatif
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk jenjang PAUD dan Taman Kanak-kanak (TK) memasuki tahun ajaran 2026 dengan semangat baru. Kegiatan MPLS PAUD-TK tidak lagi sekadar perkenalan formal, mel...
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk jenjang PAUD dan Taman Kanak-kanak (TK) memasuki tahun ajaran 2026 dengan semangat baru. Kegiatan MPLS PAUD-TK tidak lagi sekadar perkenalan formal, melainkan didesain untuk menciptakan suasana yang menyenangkan, hangat, dan membangun rasa percaya diri anak usia dini. Tujuan utamanya adalah membantu anak beradaptasi dengan lingkungan sekolah, guru, dan teman-teman baru tanpa tekanan. Untuk mewujudkannya, sekolah-sekolah kini menyusun berbagai aktivitas kreatif yang merangsang rasa ingin tahu, motorik, dan sosial-emosional anak. Berdasarkan panduan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta praktik baik di banyak PAUD, setidaknya ada delapan contoh kegiatan MPLS yang terbukti menarik dan efektif. Setiap kegiatan dilengkapi dengan materi pendukung yang mudah disiapkan guru dan orang tua.
1. Ice Breaking Lewat Permainan Nama
Kegiatan pembuka yang menyenangkan adalah perkenalan melalui permainan. Anak diminta menyebutkan nama sambil melakukan gerakan unik, misalnya melompat atau meniru gerakan hewan favorit. Materi yang dibutuhkan hanya papan nama berisi gambar lucu dan kartu bergambar. Aktivitas ini mampu mencairkan suasana dan mengurangi kecemasan anak. Guru dapat menyelipkan lagu sederhana seperti “Siapa Namamu?” yang dinyanyikan bersama. Kegiatan ini merangsang keberanian berbicara di depan teman dan melatih ingatan. Durasi ideal sekitar 15–20 menit agar anak tidak bosan.
2. Tur Keliling Lingkungan Sekolah
Mengenalkan anak pada ruang kelas, toilet, tempat bermain, dan kantin dilakukan dengan tur yang dipandu boneka tangan. Guru menggunakan boneka karakter untuk mengajak anak berkeliling sambil bercerita. Materi berupa denah sekolah sederhana berwarna dan stiker penghargaan. Metode ini mengubah tur biasa menjadi petualangan seru. Anak-anak belajar mengenali titik penting di sekolah sambil bersenang-senang. Kegiatan ini juga menanamkan pemahaman tentang kebersihan dan tata tertib ringan, seperti antre saat cuci tangan.
3. Senam Pagi Bersama Lagu Ceria
Gerak dan lagu menjadi elemen wajib MPLS. Senam pagi dengan iringan lagu anak populer, seperti “Kepala Pundak Lutut Kaki” atau “Potong Bebek Angsa” versi koreografi sederhana, membuat anak aktif bergerak. Materi yang digunakan adalah audio lagu, pengeras suara, dan alat peraga warna-warni. Kegiatan ini tidak hanya melatih motorik kasar, tetapi juga mengajarkan anak mengikuti instruksi dengan gembira. Gerakan yang diulang-ulang membantu anak merasa akrab dengan rutinitas sekolah. Selain itu, senam pagi membantu melepaskan energi berlebih sehingga anak lebih fokus di kegiatan berikutnya.
4. Bercerita dengan Buku Besar
Mendongeng menggunakan buku cerita bergambar ukuran besar menjadi kegiatan favorit. Guru membacakan cerita tentang pengalaman pertama masuk sekolah, dengan tokoh hewan atau anak sebaya. Materi buku besar dapat dibuat sendiri dari karton manila yang dilukis bersama. Kegiatan ini mengasah daya imajinasi dan keterampilan menyimak. Setelah bercerita, anak diajak mendiskusikan perasaan tokoh utama, sehingga mereka belajar mengenali emosi diri sendiri. Sesi ini sangat efektif untuk membangun empati dan komunikasi awal.
5. Permainan Peran (Role Play) Profesi
Anak-anak suka meniru orang dewasa. Di kegiatan ini, mereka diajak bermain peran sebagai guru, dokter, polisi, atau pemadam kebakaran. Materi pendukung berupa kostum mainan, alat peraga profesi dari kardus, dan topi-topi profesi. Permainan ini merangsang kreativitas dan pemahaman dunia sosial. Lewat permainan peran, anak belajar bekerja sama dan mengasah bahasa. Guru dapat menyisipkan nilai-nilai, seperti pentingnya saling menolong. Durasi disarankan 25–30 menit dengan kelompok kecil agar setiap anak mendapat giliran.
6. Kreasi Seni dari Bahan Alam
Kegiatan outdoor yang memanfaatkan daun kering, ranting, biji-bijian, dan batu sungai untuk membuat kolase atau lukisan sederhana sangat diminati. Materi berupa lem, kertas gambar, dan bahan alam yang dikumpulkan sebelumnya. Aktivitas ini melatih motorik halus, kesabaran, dan apresiasi terhadap alam. Hasil karya dipajang di dinding kelas sebagai penghargaan. Selain menyenangkan, kegiatan ini membantu anak menyadari keindahan lingkungan sekitar dan merangsang daya cipta. Proses pengumpulan bahan alam pun bisa menjadi kegiatan pra-MPLS bersama orang tua di rumah.
7. Bernyanyi dengan Alat Musik Sederhana
Memperkenalkan alat musik ritmis seperti marakas, tamborin mini, dan kendang kecil membangkitkan minat musikal anak. Lagu-lagu tentang persahabatan dan kebersihan dinyanyikan sambil anak memainkan alat musik. Materi yang diperlukan: alat musik sederhana yang bisa dibuat dari botol bekas berisi biji-bijian. Kegiatan ini melatih koordinasi tangan-mata, ritme, dan kerja kelompok. Bernyanyi bersama juga menumbuhkan rasa kebersamaan dan mengurangi individu yang merasa terisolasi.
8. Permainan Tradisional Ringan
Permainan seperti “Ular Naga”, “Petak Umpet Benda”, atau “Lompat Tali” diadaptasi untuk anak usia dini. Materi berupa tali, balok, dan karpet eva. Permainan tradisional menawarkan pengalaman sosial yang kaya: anak belajar mengikuti giliran, mentaati aturan, dan sportivitas sejak dini. Di samping itu, permainan-permainan ini sarat akan nilai budaya lokal yang mulai terlupakan. Guru dapat menceritakan asal-usul permainan secara singkat sambil menunjukkan daerah asalnya di peta sederhana.
Kedelapan kegiatan di atas menggabungkan pengenalan lingkungan dengan pengembangan potensi anak secara holistik. MPLS PAUD-TK 2026 diarahkan menjadi momentum transisi yang lembut dari rumah ke sekolah, sehingga anak tidak merasa terpaksa melainkan antusias memulai perjalanan belajarnya. Dukungan orang tua dengan mendampingi anak di hari-hari pertama sangat dianjurkan. Dengan persiapan materi yang matang dan konsep bermain sambil belajar, setiap anak dapat merasakan bahwa sekolah adalah tempat yang aman, menyenangkan, dan penuh teman baru.
[TAGS]: mpls paud, kegiatan mpls tk, mpls 2026, contoh kegiatan mpls, materi mpls paud [SOCIAL_TWEET]: 8 kegiatan MPLS PAUD-TK 2026 yang kreatif dan edukatif, siap bikin si kecil betah di sekolah! Yuk, simak inspirasinya. [SOCIAL_FB]: Tahun ajaran baru segera dimulai! Temukan 8 contoh kegiatan MPLS untuk PAUD dan TK yang menyenangkan, mulai dari permainan nama, tur sekolah, senam ceria, hingga kreasi alam. Semua dirancang untuk membuat anak jatuh cinta pada sekolahnya. Baca selengkapnya di sini. [SOCIAL_TG]: 8 Kegiatan MPLS PAUD-TK 2026 yang Kreatif & Edukatif: permainan nama, tur boneka, senam pagi, dongeng buku besar, bermain peran, kreasi alam, musik sederhana, hingga permainan tradisional. Lengkap dengan materi pendukung! [SOCIAL_THREADS]: MPLS PAUD-TK 2026 gaul anti bosan! 8 ide kegiatan: ice breaking seru, tur sekolah pake boneka, senam bareng, dongeng buku besar, role play, seni bahan alam, band mini, & main tradisional. Dijamin anak happy masuk sekolah. 🧸🎨
Comments (0)