Bayi Mungil Ditemukan di Toilet KA Sancaka, KAI Bertindak Cepat
Lurusin.com - Kejadian mengejutkan terjadi di atas Kereta Api (KA) Sancaka 84B jurusan Yogyakarta–Surabaya pada Sabtu (3/7/2026) pagi. Seorang bayi mungil ditemukan tergeletak di dalam toilet keret
Lurusin.com - Kejadian mengejutkan terjadi di atas Kereta Api (KA) Sancaka 84B jurusan Yogyakarta–Surabaya pada Sabtu (3/7/2026) pagi. Seorang bayi mungil ditemukan tergeletak di dalam toilet kereta oleh petugas kebersihan. Penemuan yang sontak menggegerkan penumpang dan awak kereta itu terjadi sekitar pukul 07.20 WIB, saat rangkaian kereta sedang melaju menuju arah timur. Beruntung, bayi berjenis kelamin perempuan itu masih hidup dan dalam kondisi stabil saat pertama kali diangkat.
Pengumuman Resmi dari PT KAI
Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyampaikan keterangan resmi kepada Lurusin.com tak lama setelah kejadian. Ia memastikan bahwa kondisi umum bayi tersebut baik ketika ditemukan, meski harus segera mendapatkan perawatan dasar.
"Kondisi umum bayi dinyatakan dalam keadaan baik. Tim KAI kemudian memenuhi kebutuhan dasar bayi agar kondisinya tetap baik dan terjaga," jelas Feni dalam pernyataannya, Sabtu (3/7/2026).
Menurut keterangannya, petugas di atas KA Sancaka 84B langsung bertindak cepat begitu menerima laporan dari tim kebersihan. Bayi yang masih lengkap dengan ari-ari itu dibersihkan, dibungkus kain lembut, dan diberi susu formula darurat yang tersedia di dalam kereta. Penumpang yang berada di gerbong yang sama juga turut membantu menenangkan bayi dan berkoordinasi dengan awak kereta hingga tiba di stasiun berikutnya.
Kronologi dan Langkah Penanganan
Berdasarkan penuturan Feni, petugas yang berjaga segera menghubungi pusat pengendali operasi dan kepolisian sektor kereta api begitu identitas si bayi belum diketahui. Kereta yang berangkat dari Stasiun Yogyakarta pada pukul 05.30 WIB itu dijadwalkan tiba di Surabaya beberapa jam kemudian. Namun, prosedur darurat langsung diaktifkan. Setibanya di Stasiun Kertosono, petugas KAI bersama kepolisian dan tenaga medis yang sudah menunggu langsung mengevakuasi bayi mungil itu ke fasilitas kesehatan terdekat.
“Kami sudah berkoordinasi dengan dinas sosial dan aparat setempat. Saat ini bayi dalam penanganan tim medis dan akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Prioritas kami adalah keselamatan dan kesehatan si bayi,” imbuh Feni.
Pihak KAI Daop 6 Yogyakarta menyayangkan adanya tindakan pembuangan bayi di dalam kereta. Ke depannya, pengawasan di area toilet dan gerbong akan ditingkatkan, termasuk patroli rutin oleh petugas keamanan. Masyarakat diimbau untuk segera melapor jika melihat hal-hal yang mencurigakan selama perjalanan.
Belum Ada Identitas Orang Tua
Hingga berita ini diturunkan, identitas orang tua atau pihak yang meninggalkan bayi di toilet KA Sancaka 84B masih dalam penyelidikan. Polisi meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk penumpang yang berada di sekitar toilet pada rentang waktu sebelum penemuan. Rekaman CCTV di stasiun keberangkatan dan kedatangan juga sedang ditelusuri untuk mengungkap peristiwa ini secara utuh.
Lurusin.com akan terus memantau perkembangan penanganan kasus ini. Informasi lebih lanjut akan kami sampaikan begitu ada pernyataan resmi terbaru dari pihak berwenang maupun PT KAI. Kejadian ini menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya sistem perlindungan anak dan dukungan bagi keluarga yang berada dalam situasi sulit, agar tragedi serupa tidak terulang di masa mendatang.
Comments (0)