Timnas Putri 3x3 Jadikan Women’s Series Bekal Utama Menuju Asian Games 2026
Jakarta - Timnas 3x3 Putri Indonesia siap mengawali perjuangan di FIBA 3x3 Women’s Series Xiantao Stop 2026 yang bergulir pada akhir pekan ini, 4–5 Juli 2026. Turnamen internasional ini tidak
Jakarta - Timnas 3x3 Putri Indonesia siap mengawali perjuangan di FIBA 3x3 Women’s Series Xiantao Stop 2026 yang bergulir pada akhir pekan ini, 4–5 Juli 2026. Turnamen internasional ini tidak hanya menjadi ajang pembuktian, tetapi juga panggung uji coba berharga sebagai bekal menghadapi Asian Games Nagoya 2026 yang akan berlangsung pada September mendatang. Pantauan Lurusin.com, seluruh pemain dalam kondisi prima dan telah menjalani pemusatan latihan intensif di Jakarta sebelum bertolak ke China.
Start dari Kualifikasi, Ujian Langsung di Grup A
Perjalanan Srikandi Merah-Putih di Xiantao dimulai dari babak kualifikasi. Mereka tergabung di Grup A bersama Jingshi, perwakilan tuan rumah China, dan satu tim asal Paraguay. Format pertandingan menuntut Indonesia untuk menguasai puncak klasemen grup jika ingin melaju ke babak utama. Dua laga krusial menanti, dan hanya penguasaan penuh atas Grup A yang akan membuka jalan ke fase berikutnya.
Jika berhasil melewati ujian tersebut, tim asuhan pelatih kepala akan masuk ke Grup C di babak utama. Di sana, lawan yang sudah menunggu adalah Filipina dan wakil China lainnya, Yanjing. Kedua tim dikenal memiliki gaya bermain cepat dan fisik yang kuat, cocok menjadi simulasi ideal bagi timnas sebelum tampil di panggung empat tahunan Asia di Nagoya.
Jadikan Women’s Series Sebagai Simulasi Asian Games
Dalam keterangan resmi yang diterima Lurusin.com, manajemen tim menyebut bahwa Women’s Series Xiantao Stop sengaja dipilih karena level kompetisi yang tinggi dan komposisi lawan yang variatif. “Kami tidak sekadar mengejar kemenangan di sini. Lebih dari itu, kami ingin mengukur sejauh mana kekompakan dan eksekusi strategi tim menghadapi gaya bermain berbeda. Ini latihan yang sangat berharga sebelum Asian Games,” ujar salah satu anggota staf pelatih.
“Women’s Series ini adalah kesempatan bagus untuk mengukur kemampuan tim, terutama dalam menghadapi tekanan di lapangan setengah. Kami ingin pemain terbiasa dengan ritme pertandingan internasional yang cepat dan minim jeda.”
Asian Games Nagoya 2026 sendiri menjadi target prestasi jangka panjang federasi. Cabor basket 3x3 putri diharapkan mampu menembus babak semifinal atau bahkan merebut medali. Pengalaman di Xiantao diyakini akan mematangkan aspek teknis maupun mental para pemain.
Komposisi Tim dan Harapan
Meski belum merilis daftar nama resmi, tim 3x3 putri diprediksi akan diperkuat kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda yang sebelumnya tampil gemilang di berbagai turnamen Asia Tenggara. Keunggulan fisik dan akurasi tembakan jarak jauh menjadi modal utama untuk meredam lawan-lawan berat di Grup A.
Lurusin.com akan terus memantau perkembangan skuad 3x3 putri Indonesia di Xiantao dan memberikan laporan langsung mengenai hasil setiap pertandingan. Semua pihak berharap, langkah di Women’s Series ini menjadi batu loncatan yang solid menuju sukses di Asian Games Nagoya 2026.
Comments (0)