Modus Deposit Judi Online Lewat Pulsa Terungkap, Rp890 Miliar Mengalir

Kepolisian kembali membongkar praktik ilegal di balik industri perjudian daring. Yang menjadi sorotan kali ini adalah cara penyetoran dana yang tidak lazim: penggunaan pulsa telepon seluler sebagai al...

Modus Deposit Judi Online Lewat Pulsa Terungkap, Rp890 Miliar Mengalir

Kepolisian kembali membongkar praktik ilegal di balik industri perjudian daring. Yang menjadi sorotan kali ini adalah cara penyetoran dana yang tidak lazim: penggunaan pulsa telepon seluler sebagai alat bayar. Dalam pengungkapan tersebut, aparat mengamankan sembilan orang yang diduga terlibat, dengan total perputaran dana sekitar Rp890 miliar selama periode April 2025 hingga April 2026.

Pulsa Berubah Fungsi Menjadi Alat Transaksi

Pada praktiknya, pulsa yang selama ini dikenal sebagai isi ulang saldo komunikasi berubah menjadi medium pembayaran. Berdasarkan verifikasi pola yang berhasil diungkap, pemain judi online tidak perlu lagi mengirimkan uang secara langsung ke rekening penyelenggara. Mereka cukup membeli pulsa dari sejumlah kanal, yang kemudian dikonversi menjadi saldo taruhan di dalam platform.

Mekanisme ini dinilai lebih licin dibandingkan transfer bank konvensional. Jejak transaksi pulsa tersebar di banyak operator dan pengecer, sehingga penelusuran aliran dana menjadi lebih rumit. Di sinilah peran para tersangka diyakini berada: mereka bertindak sebagai penyedia saldo, penampung pembelian, hingga pengepul yang menghubungkan pembeli pulsa dengan platform judi.

Keuntungan para pelaku umumnya berasal dari selisih harga. Pulsa dijual dengan harga di bawah nominal resmi, sementara konversi menjadi saldo taruhan dilakukan dengan nilai penuh. Selisih inilah yang menjadi margin keuntungan jaringan, sekaligus komisi bagi setiap orang yang terlibat dalam rantai distribusi.

Rp890 Miliar Mengalir dalam Satu Tahun

Angka yang diungkap menunjukkan skala operasi yang tergolong besar. Dengan perputaran sekitar Rp890 miliar, rata-rata nilai transaksi berada di kisaran puluhan miliar rupiah setiap bulan. Data menunjukkan bahwa aktivitas ini berlangsung konsisten sepanjang April 2025 hingga April 2026, mengindikasikan jaringan yang berjalan dengan manajemen keuangan yang terstruktur.

Besaran dana tersebut juga menegaskan bahwa judi online bukan lagi aktivitas kecil-kecilan. Aliran uang dalam jumlah besar melewati kanal yang sehari-hari digunakan masyarakat, menjadikan modus ini sulit terdeteksi oleh pengawasan konvensional pada awalnya. Kombinasi antara volume transaksi yang tinggi dan kanal pembayaran yang tersebar membuat penegakan hukum menempuh proses yang panjang sebelum jaringan dapat dibongkar.

Jerat Hukum bagi Para Tersangka

Kesembilan tersangka kini menghadapi proses hukum. Berdasarkan kerangka regulasi yang berlaku, praktik perjudian serta penyelenggaraan transaksi pembayaran tanpa izin dapat dikenakan ketentuan pidana, termasuk pasal-pasal dalam peraturan perundang-undangan di bidang informasi dan transaksi elektronik serta ketentuan tentang tindak pidana pencucian uang. Ancaman hukuman penjara dan denda menanti para pelaku perjudian sesuai aturan yang berlaku.

Selain itu, keterlibatan sebagai penampung atau perantara aliran dana berpotensi dijerat dengan pasal pidana pencucian uang, mengingat nilai transaksi yang mencapai ratusan miliar rupiah. Berdasarkan verifikasi sejumlah kasus serupa, pengadilan umumnya menilai peran perantara sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari jaringan kejahatan.

Catatan Penutup

Pengungkapan ini menjadi sinyal bahwa modus kejahatan terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Pulsa, yang semula adalah kebutuhan komunikasi, kini dapat disalahgunakan menjadi instrumen kejahatan finansial ketika berada di tangan yang salah. Masyarakat diimbau waspada terhadap tawaran jual beli pulsa dengan harga mencurigakan atau ajakan yang mengarah pada aktivitas perjudian.

Penegakan hukum, pengawasan kanal pembayaran, dan literasi publik merupakan tiga sisi yang harus berjalan beriringan untuk menekan praktik ini. Dengan kerja sama yang baik, aliran dana haram dapat diputus sejak dari hulu, sebelum kembali menciptakan korban di tengah masyarakat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sinta-pradana

Fact-Check Editor. Verifikator bersertifikasi IFCN. Memeriksa klaim viral dan disinformasi.

Comments (0)

User