Oct 16, 2026
factcheck

Menteri PU Jadwalkan Konsultasi Gaya Komunikasi ke Mensesneg

Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo akan menggelar pertemuan dengan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi guna mendiskusikan gaya komunikasi publik yang dinilai memerlu...

Menteri PU Jadwalkan Konsultasi Gaya Komunikasi ke Mensesneg

Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo akan menggelar pertemuan dengan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi guna mendiskusikan gaya komunikasi publik yang dinilai memerlukan penyesuaian. Rencana ini muncul setelah warganet menyoroti sejumlah pernyataan menteri yang dinilai terlalu santai dan tak formal. Meski begitu, Dody menegaskan bahwa dinamika di dunia maya itu sama sekali tidak mengganggu kinerja kementerian yang ia pimpin.

Video Viral yang Memantik Perbincangan

Pekan lalu, sebuah video singkat yang menampilkan Menteri Dody membuka acara groundbreaking dengan sapaan “Halo, apa kabar semuanya?” tanpa pembukaan protokoler, beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, ia menggunakan istilah-istilah gaul yang jarang terdengar dari seorang menteri, memicu gelak tawa hadirin. Netizen pun terbelah; sebagian menganggap hal itu wajar karena mencerminkan kedekatan dengan rakyat, namun tak sedikit yang mengkritik bahwa posisinya menuntut formalitas sebagai simbol negara.

Tagar #GayaBicaraMenteriPU ramai diperbincangkan di sejumlah platform, mengumpulkan ratusan ribu unggahan. Warganet mengunggah meme dan berbagai komentar, mulai dari yang jenaka hingga yang menuntut Menteri belajar etika protokoler. Dody, yang dikenal sebagai sosok praktisi lapangan, mengaku sempat terkejut dengan besarnya respons publik tersebut.

Rencana Konsultasi: Belajar dari Mensesneg

Untuk merespons situasi ini, Dody mengambil langkah proaktif dengan menjadwalkan pertemuan dengan Mensesneg. Prasetyo Hadi dinilai tepat karena kementeriannya menjadi garda terdepan dalam mengoordinasikan komunikasi publik pemerintah, termasuk protokol dan gaya bicara pejabat. Dalam konsultasi ini, Dody ingin mendapatkan panduan menyeluruh: dari struktur kalimat yang tepat saat menyampaikan kebijakan teknis, hingga pengelolaan ekspresi saat tampil di depan kamera.

“Saya bukan orang komunikasi, saya insinyur yang biasa bicara blak-blakan. Tetapi saya sadar ini soal persepsi publik,” tutur Dody saat dimintai konfirmasi. Pertemuan ini juga akan membahas penggunaan media sosial pribadi oleh pejabat, karena beberapa cuitan Dody di akun pribadinya turut menambah sorotan.

Kinerja Kementerian Tak Tersentuh

Di tengah badai opini, Dody dengan tegas menyatakan bahwa fungsi Kementerian PU tetap optimal. Seluruh kegiatan lapangan, mulai dari pengecoran jalan nasional hingga normalisasi sungai, berlangsung sesuai target. “Saya tidak mau isu ini dijadikan alasan untuk menurunkan ritme kerja. Tidak ada satu pun proyek yang tertunda,” ucapnya. Data dari Biro Perencanaan menunjukkan 87 persen kegiatan pembangunan telah mencapai tahap konstruksi sesuai kontrak, dengan serapan anggaran mencapai 62 persen hingga akhir triwulan II.

Para kepala balai dan satuan kerja di daerah juga melaporkan tidak ada hambatan terkait isu ini. Beberapa di antaranya justru menyebut bahwa gaya bicara santai Menteri sebelumnya telah mempermudah pendekatan dengan warga saat sosialisasi pembebasan lahan.

Respons Kalangan Internal dan Eksternal

Langkah konsultasi ini disambut positif oleh beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat. Seorang legislator dari Komisi V yang membidangi infrastruktur menyatakan bahwa adaptasi gaya komunikasi adalah bagian dari akuntabilitas. “Ini bukan soal benar atau salah, tapi soal bagaimana pesan pemerintah diterima dengan baik oleh semua kalangan,” ujarnya. Sementara dari internal kementerian, sejumlah staf humas mengaku sudah menyiapkan materi pembekalan untuk mendukung arahan dari Mensesneg kelak.

Di sisi lain, pengamat media sosial mencatat bahwa isu ini menunjukkan betapa publik kini sangat memperhatikan aspek non-teknis dari seorang pejabat. Hal ini menjadi pelajaran bagi semua kementerian untuk lebih serius mengelola personal branding pemimpinnya.

Komitmen Perbaikan Berkelanjutan

Ke depan, Dody berjanji akan lebih sering berlatih komunikasi publik dan menyelaraskan diri dengan tim humas kementerian. Ia juga akan menerbitkan panduan komunikasi internal yang mengacu pada standar yang diberikan Mensesneg. “Kami tidak anti kritik, justru kami jadikan ini sebagai bahan bakar untuk tampil lebih baik,” pungkasnya. Dengan begitu, polemik yang sempat memanas diharapkan dapat menjadi titik tolak perbaikan yang konkret.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS admin

Comments (0)

User