STJEPAN LONCAR — Menikmati Pemusatan Latihan Persija di Thailand Meski Melelahkan

Stjepan Loncar kembali menjalani ritme kompetitif sebagai bagian dari skuad Persija Jakarta yang tengah memusatkan latihan pramusim di Thailand. Gelandang

STJEPAN LONCAR — Menikmati Pemusatan Latihan Persija di Thailand Meski Melelahkan

Stjepan Loncar kembali menjalani ritme kompetitif sebagai bagian dari skuad Persija Jakarta yang tengah memusatkan latihan pramusim di Thailand. Gelandang berpaspor Bosnia-Herzegovina tersebut tak menampik bahwa agenda harian selama pemusatan latihan (TC) kali ini cukup menguras tenaga dan konsentrasi. Meski demikian, Loncar justru menilai program intensif tersebut sebagai investasi penting bagi dirinya dan tim demi menghadapi tantangan musim kompetisi yang akan segera bergulir. Suasana latihan yang disiplin ditambah intensitas tinggi di bawah cuaca tropis Thailand menjadi bumbu tersendiri yang perlahan membentuk karakter kekuatan Macan Kemayoran jelang berlaga di kancah domestik.

Kedatangan di Negeri Gajah Putih dan Sambutan Panas

Rombongan Persija Jakarta tiba di Thailand beberapa waktu lalu untuk menjalani agenda rutin pramusim yang telah dirancang jauh hari oleh tim pelatih. Pemilihan negara di Asia Tenggara ini tidak terlepas dari faktor cuaca yang relatif mirip dengan kondisi di Indonesia, sekaligus ketersediaan fasilitas latihan berstandar internasional dan lawan uji tanding yang kompetitif. Setibanya di hotel penginapan, para pemain langsung disambut dengan suhu udara yang cenderung panas dan kelembapan tinggi, sebuah kondisi yang jelas berbeda dari musim dingin di Eropa saat Loncar menjalani liburan. Selama kurang lebih dua pekan, skuad asuhan pelatih ini menjalani pola hidup ketat dengan jadwal latihan padat, istirahat terukur, dan evaluasi performa setiap hari guna memastikan progres kebugaran berjalan sesuai target.

Agenda Harian: Adaptasi di Bawah Terik Matahari

Program latihan di Thailand dirancang dengan pendekatan periodisasi yang fokus pada peningkatan kapasitas fisik sekaligus penyatuan ide taktik. Loncar dan rekan-rekannya harus bangun lebih pagi untuk memulai aktivitas sebelum suhu udara benar-benar meningkat drastis. Berikut rangkaian kegiatan utama yang mereka lalui:

  1. Sesi pagi (07.00 waktu setempat): Fokus pada peningkatan daya tahan kardiovaskular melalui lari jarak menengah, sprint berinterval, dan circuit training di gym untuk memperkuat otot-otot inti.
  2. Sesi sore (16.00 waktu setempat): Latihan berbasis bola dengan porsi taktik, set piece, pressing trap, dan simulasi pertandingan di lapangan penuh guna mengasah komunikasi antarlini.
  3. Sesi malam: Recovery mission dengan pemanasan dingin, stretching, ice bath, serta review video singkat bersama tim analis untuk memperbaiki kesalahan teknis yang terdeteksi di siang hari.

Loncar mengakui bahwa transisi dari moda liburan ke intensitas seperti ini memang menimbulkan rasa lelah berlebih pada tiga hari pertama. Namun, gelandang berusia 28 tahun itu menyebut adaptasi tersebut sebagai proses wajar yang harus dilalui setiap pesepakbola profesional, terlebih dirinya yang akan kembali berperan sebagai motor lini tengah Persija.

Uji Tanding dan Penyatuan Pola Bermain

Tak hanya sekadar latihan fisik dan taktik di lapangan latihan, TC kali ini juga diisi dengan agenda uji tanding melawan klub-klub lokal Thailand. Pertandingan-pertandingan ini sengaja dijadwalkan untuk mengukur sejauh mana pemahaman para pemain terhadap instruksi pelatih dalam situasi nyata. Berikut rangkaian uji coba yang dilakonkan selama di Thailand:

  1. Sparring melawan tim kasta tertinggi: Pertandingan melawan klub Liga Thailand 1 untuk menguji ketahanan mental dan taktik bertahan saat berhadapan dengan lawan yang memiliki kecepatan transisi tinggi.
  2. Sparring melawan tim kasta kedua: Laga ini dimanfaatkan untuk memberikan menit bermain lebih banyak bagi para pemain muda dan calon pengganti, sekaligus melatih dominasi bola serta kreasi peluang.
  3. Internal game: Laga simulasi antarpemain di mana tim utama berhadapan dengan tim kedua untuk mengevaluasi efektivitas formasi dan menentukan proyeksi komposisi starting XI jelang laga perdana.

Dari rangkaian uji coba tersebut, Loncar terlihat semakin menemukan sinkronisasi dengan rekan setimnya, khususnya di sektor tengah. Ia pun mengapresiasi kerja keras rekan-rekannya yang terus menunjukkan progres positif meski dihantui kelelahan fisik akibat jadwal latihan yang padat.

Respons Loncar: Rasa Lelah yang Bernilai Investasi

Dalam kesempatan terpisah, Stjepan Loncar membuka suara terkait kondisi fisik dan mentalnya selama menjalani TC di Thailand. Ia mengaku bahwa setiap sesi latihan memang cukup melelahkan, terutama dengan rata-rata jarak tempuh 10 hingga 12 kilometer per sesi taktis yang kerap menuntut pergerakan tanpa bola yang intens. Namun, gelandang yang sebelumnya pernah berkiprah di kancah Eropa ini menegaskan bahwa rasa lelah tersebut selalu ia ubah menjadi motivasi.

Menurutnya, pemusatan latihan pramusim adalah fondasi terpenting sebelum kompetisi dimulai. Di sinilah basis kebugaran dibangun, di sinilah pula kekompakan tim diasah agar saat pertandingan resmi berlangsung, tak ada lagi alasan untuk kehabisan napas atau gagal memahami pergerakan rekan setim. Loncar juga menilai bahwa cuaca Thailand yang panas justru mempersiapkan tubuhnya dengan lebih baik menghadapi kondisi serupa di berbagai stadion di Indonesia, terutama saat Persija harus bermain di siang atau sore hari.

Tahapan Akhir TC dan Target Musim Depan

Memasuki pekan kedua pemusatan latihan, intensitas latihan sedikit dikurangi namun fokus beralih pada penyempurnaan detail-detail kecil. Tim pelatih mulai memberikan beban recovery lebih banyak untuk menghindari risiko cedera jelang kepulangan ke Tanah Air. Loncar dan kawan-kawan diharapkan tiba di Jakarta dalam kondisi fisik prima, siap menjalani sisa dua pekan terakhir persiapan sebelum Liga 1 2024/2025 resmi dimulai. Targetnya jelas: merebut posisi tertinggi di klasemen sejak awal musim dan berbicara banyak di kompetisi.

Dengan semangat yang ditunjukkan Loncar serta kedisiplinan seluruh skuad, Persija Jakarta tampak serius menatap musim baru. Rasa lelah yang dikeluhkan sang gelandang asing bukanlah sekadar keluhan, melainkan bukti bahwa proses pembentukan tim sedang berjalan dengan sangat serius di bawah terik matahari Thailand.