Ratusan Pelayat Kenang Oliver Jones di Gereja Little Burgundy Montreal
Suasana haru menyelimuti sebuah gereja di kawasan Little Burgundy, Montreal, Kanada, ketika keluarga dan sahabat berkumpul untuk memberi penghormatan terak
Suasana haru menyelimuti sebuah gereja di kawasan Little Burgundy, Montreal, Kanada, ketika keluarga dan sahabat berkumpul untuk memberi penghormatan terakhir kepada Oliver Jones, pianis jazz legendaris yang lahir dan dibesarkan di kawasan bersejarah itu. Alunan musik jazz dan nyanyian gospel memenuhi ruang ibadah, bercampur dengan isak tangis para pelayat yang mengenang sosok yang mereka sebut murah hati, berbakat, dan rendah hati.
Oliver Jones, yang wafat pada Januari 2025 dalam usia 90 tahun, dikenal luas sebagai salah satu pianis jazz terbaik Kanada. Kariernya membentang lebih dari enam dekade, dari panggung-panggung kecil di Montreal hingga festival jazz internasional. Namun, bagi warga Little Burgundy, ia bukan sekadar nama besar di dunia musik — ia adalah anak kampung yang tidak pernah melupakan akarnya.
Air mata dan musik di kampung halaman
Upacara peringatan di Little Burgundy berlangsung layaknya konser sekaligus perpisahan. Paduan suara gospel membawakan lagu-lagu pujian, sementara para musisi yang pernah bermain bersama Jones membawakan sejumlah komposisi favoritnya. Di antara bait-bait lagu, para pembicara bergantian berbagi cerita: tentang kemurahan hatinya membimbing musisi muda, tentang lelucon-leluconnya yang khas, dan tentang disiplin bermusiknya yang luar biasa.
"Dia adalah pria yang murah hati, berbakat, dan rendah hati. Setiap kali bertemu, ia selalu menanyakan kabar kami, bukan soal namanya yang harum," ujar seorang sahabat lama sambil menyeka air mata.
Di antara para pelayat, terlihat pula musisi-musisi dari generasi yang lebih muda — mereka yang dulu duduk di kursi penonton ketika Jones bermain, dan kini menjadi penerus tradisi jazz di kota itu. Beberapa di antaranya mengaku pertama kali mengenal jazz justru melalui rekaman-rekaman Jones yang sering diputar orang tua mereka di rumah.
Bagi banyak orang, pilihan Little Burgundy sebagai lokasi peringatan terakhir bukanlah kebetulan. Kawasan ini adalah jantung komunitas kulit hitam Montreal dan tempat lahir tradisi jazz Kanada. Di sinilah Jones kecil pertama kali menyentuh tuts piano, dan di sinilah pula ia ingin dikenang selamanya.
Perjalanan hidup dari Little Burgundy ke panggung dunia
Kisah Oliver Jones adalah kisah naiknya seorang anak dari lingkungan kelas pekerja menjadi ikon musik nasional. Berikut kronologi perjalanan hidupnya:
- Lahir di Little Burgundy, Montreal, pada 11 September 1934, di tengah komunitas yang kelak melahirkan sederet musisi jazz besar.
- Mulai belajar piano pada usia lima tahun di bawah bimbingan Daisy Peterson Sweeney, kakak dari pianis legendaris Oscar Peterson.
- Bermain secara profesional sejak usia remaja di klub-klub jazz Montreal, termasuk mendampingi musisi-musisi Amerika yang sedang singgah di kota itu.
- Pindah ke Toronto pada 1970-an dan menjadi pengiring tetap di klub jazz George's Spaghetti House.
- Kembali ke Montreal pada 1980 dan memulai karier rekaman sebagai pemimpin grup, dengan album perdananya Live at Biddle's pada 1983.
- Menerima Order of Canada pada 1993 sebagai pengakuan atas kontribusinya pada musik Kanada.
- Mengumumkan pensiun dari panggung pada 2019 setelah konser perpisahan yang dihadiri ribuan penggemar.
- Wafat pada Januari 2025 dalam usia 90 tahun, meninggalkan warisan yang tak terhapuskan.
Warisan yang abadi
Selama kariernya, Jones merilis puluhan album, memenangi sederet penghargaan musik, dan tampil rutin di Festival Jazz Internasional Montreal yang menjadi panggung kebanggaannya. Ia juga menerima gelar doktor kehormatan dari sejumlah universitas Kanada sebagai pengakuan atas dedikasi dan kepiawaiannya.
Namanya melekat erat dengan Festival Jazz Internasional Montreal. Hampir setiap tahun, panggung festival menjadi saksi kehangatan permainannya — sentuhan khas yang memadukan teknik klasik, blues, dan swing dengan melodi yang mudah dinikmati. Ia tetap tampil hingga usia lanjut, membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk terus berkarya.
Lebih dari trofi dan penghargaan, warisan terbesar Jones adalah generasi musisi yang ia bina. Ia dikenal sebagai mentor yang murah hati — membuka rumahnya bagi musisi muda dan selalu menyisihkan waktu untuk mendengar serta memberi masukan. Tradisi jazz Little Burgundy yang ia warisi dari Oscar Peterson dan para seniornya, ia teruskan kepada generasi berikutnya dengan tangan terbuka.
- Enam dekade karier di panggung musik, dari klub kecil hingga festival internasional.
- Puluhan album yang direkam sepanjang kariernya sebagai pemimpin grup maupun pengiring.
- Order of Canada serta berbagai penghargaan jazz dan gelar kehormatan akademik.
- Ribuan musisi muda yang pernah dibimbing dan menganggapnya sebagai panutan.
Ketika lagu terakhir usai dibawakan dan pelayat mulai meninggalkan gereja, langit Little Burgundy sore itu seolah ikut berduka. Namun di hati mereka yang hadir, Oliver Jones akan terus hidup — lewat setiap nada jazz yang dimainkan, dan lewat setiap cerita tentang pria yang murah hati, berbakat, dan rendah hati itu.
[SOCIAL_TWEET]: Jazz dan gospel mengalun di gereja Little Burgundy saat Montreal mengucapkan selamat tinggal pada Oliver Jones, legenda yang murah hati, berbakat, dan rendah hati. 🎹 #OliverJones #Jazz #Montreal[SOCIAL_TG]: 🎹 Oliver Jones, pianis jazz legendaris dari Little Burgundy Montreal, berpulang pada usia 90 tahun. Ribuan pelayat mengenangnya lewat alunan jazz dan gospel di gereja kampung halamannya. Simak berita selengkapnya di Lurusin.com.
Comments (0)