Polisi Tangkap Pelaku Bentrok Saat Operasi Narkoba di Katingan, 2 Masih Buron
Penanganan kasus penyerangan brutal yang merenggut nyawa tiga anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Katingan terus menunjukkan perkembangan signifikan. Kepolisian Resor Katingan berhasil mengamankan
Penanganan kasus penyerangan brutal yang merenggut nyawa tiga anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Katingan terus menunjukkan perkembangan signifikan. Kepolisian Resor Katingan berhasil mengamankan Isnan Melani Pebriansyah yang dikenal dengan nama Robi, menjadikannya tersangka kedua yang ditahan dalam kasus bentrokan berdarah saat operasi penggerebekan bandar narkoba di wilayah Katingan, Kalimantan Tengah.
Sebelumnya, aparat kepolisian telah lebih dahulu menangkap seorang terduga pelaku bernama Saldy. Dengan penangkapan Robi pada Sabtu siang lalu, total terduga pelaku yang kini berada dalam tahanan berjumlah dua orang. Meski demikian, dua pelaku lainnya masih berstatus buron dan tengah dalam pengejaran intensif pihak kepolisian.
Kronologi Singkat Peristiwa
Insiden nahas tersebut terjadi saat tim Satresnarkoba Polres Katingan melaksanakan operasi penggerebekan di lokasi yang diduga menjadi tempat peredaran gelap narkotika. Operasi yang semestinya berjalan sesuai prosedur berubah menjadi tragedi ketika para petugas mendapat serangan brutal dari kelompok pelaku. Bentrokan tak terelakkan itu menewaskan tiga personel kepolisian di tempat kejadian.
Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono membenarkan pihaknya telah mengamankan Robi. Namun, ia menyatakan belum dapat memberikan keterangan rinci mengenai peran spesifik tersangka dalam insiden penyerangan tersebut karena proses penyelidikan dan pendalaman masih berlangsung secara intensif.
"R memang sudah kami amankan pada Sabtu siang. Namun, untuk perannya belum dapat kami sampaikan karena masih dalam tahap penyelidikan dan pendalaman oleh penyidik."
Pernyataan tersebut disampaikan AKBP Dodik Hartono sebagaimana dikutip dari laporan media kami pada Senin (6/7/2026).
Pengejaran Dua Buron Berlanjut
Pihak kepolisian menegaskan bahwa upaya penangkapan terhadap dua pelaku yang masih berkeliaran terus dilakukan. Berbagai langkah penyelidikan dikerahkan untuk mempersempit ruang gerak para buron dan memastikan seluruh pelaku yang terlibat dalam penyerangan brutal tersebut dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
Kasus ini menjadi perhatian serius jajaran kepolisian, mengingat jatuhnya korban jiwa dari pihak aparat yang tengah menjalankan tugas negara dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Proses hukum terhadap para tersangka diharapkan dapat berjalan transparan dan memberikan keadilan, tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga bagi institusi kepolisian secara keseluruhan.
Hingga berita ini diturunkan, penyidik Satreskrim Polres Katingan bersama dengan tim gabungan dari Polda Kalimantan Tengah masih terus melakukan pendalaman terhadap seluruh alat bukti dan keterangan saksi-saksi guna mengungkap secara tuntas jaringan dan motif di balik penyerangan tersebut. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila memiliki informasi yang dapat membantu proses penangkapan dua buron yang masih dalam pengejaran.
Comments (0)