Oct 19, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

factcheck

PLN Batam Bantah Isu Pemadaman Listrik Tiga Hari dan Nyalala Enam Jam

Manajemen PT PLN Batam angkat bicara menanggapi beredarnya informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa wilayah Batam mengalami pemadaman listrik selama tiga hari berturut-turut. Informasi tersebu...

PLN Batam Bantah Isu Pemadaman Listrik Tiga Hari dan Nyalala Enam Jam

Manajemen PT PLN Batam angkat bicara menanggapi beredarnya informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa wilayah Batam mengalami pemadaman listrik selama tiga hari berturut-turut. Informasi tersebut juga mencantumkan klaim bahwa listrik hanya dinyalakan selama enam jam dalam sehari. Berdasarkan verifikasi yang dilakukan, pihak perusahaan menegaskan bahwa informasi tersebut tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

Klaim Pemadaman Tiga Hari yang Beredar di Media Sosial

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa pasokan listrik di Batam terhenti total selama tiga hari. Dalam unggahan tersebut, disebutkan pula adanya pembatasan waktu penyalaan listrik yang hanya berlangsung selama enam jam setiap hari. Klaim ini menyebar dengan cepat dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga yang mengandalkan listrik untuk aktivitas rumah tangga maupun usaha.

Menanggapi hal itu, Rudi, yang menjabat sebagai pihak berwenang di PLN Batam, memberikan klarifikasi langsung. Ia menyatakan bahwa pernyataan tersebut merupakan respons atas unggahan yang berkembang di media sosial. Menurutnya, tidak ada pemadaman total selama tiga hari sebagaimana yang diklaim. Faktanya adalah sistem kelistrikan di Batam tetap beroperasi dengan pola tertentu yang telah diinformasikan secara resmi.

Verifikasi Terhadap Durasi Nyalala Enam Jam

Berdasarkan penelusuran terhadap klaim durasi enam jam, data menunjukkan bahwa informasi ini tidak akurat. Pihak perusahaan menjelaskan bahwa pola operasi listrik tidak dilakukan dengan hanya menyalakan selama enam jam. Klaim tersebut bertentangan dengan jadwal resmi yang diterbitkan oleh perusahaan. Sumber resmi menyatakan bahwa pemadaman yang terjadi merupakan bagian dari pemeliharaan atau kondisi tertentu yang bersifat terbatas, bukan penghentian total selama berhari-hari.

Verifikasi juga menemukan bahwa unggahan di media sosial cenderung menggabungkan dua isu berbeda, yaitu pemadaman sementara dan pembatasan jam operasi, menjadi satu narasi yang menyesatkan. Bukti yang ada tidak mendukung adanya pemadaman selama tiga hari penuh. Sebaliknya, catatan operasional menunjukkan bahwa pasokan listrik tetap tersedia, meskipun terdapat gangguan teknis yang ditangani sesuai prosedur.

Tanggapan Resmi dan Imbauan kepada Masyarakat

Rudi menegaskan bahwa klarifikasi ini penting untuk mencegah penyebaran informasi yang tidak akurat. Ia mengimbau masyarakat agar merujuk pada saluran komunikasi resmi perusahaan untuk mendapatkan informasi terkait pemadaman atau pemeliharaan jaringan. Menurutnya, informasi yang bersumber dari unggahan tanpa verifikasi berpotensi menimbulkan kepanikan yang tidak perlu.

Data menunjukkan bahwa perusahaan memiliki mekanisme pemberitahuan resmi sebelum melakukan pemadaman terjadwal. Klaim bahwa listrik hanya menyala enam jam tidak ditemukan dalam dokumen maupun pengumuman resmi manapun. Dengan demikian, pernyataan tersebut masuk dalam kategori menyesatkan karena tidak didukung bukti yang valid.

Kesimpulan Verifikasi

Berdasarkan verifikasi terhadap klaim pemadaman listrik selama tiga hari dan penyalaan hanya enam jam, dapat disimpulkan bahwa informasi tersebut tidak akurat. Sumber resmi menyatakan bahwa tidak ada pemadaman total selama tiga hari. Klaim mengenai durasi enam jam juga bertentangan dengan data operasional yang ada. Masyarakat disarankan untuk tidak menyebarkan ulang informasi yang belum terverifikasi dan selalu memeriksa sumber resmi sebelum mempercayai unggahan di media sosial.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS hafiz-rahman

Data Journalist. Mengungkap fakta melalui data. Spesialisasi: analisis forensik digital.

Comments (0)

User