Timnas Indonesia mengawali langkah di Piala AFF 2026 dengan pesta gol. Pada Senin (27/7) malam, skuat Garuda menghancurkan Kamboja dengan skor telak 5-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Debutan anyar, Mitchell Baker, menjadi pusat perhatian setelah mencetak tiga gol sekaligus pada pertandingan internasional pertamanya.
Badai Gol Sejak Menit Awal
Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan begitu peluit babak pertama dibunyikan. Tekanan tinggi yang diterapkan pelatih Shin Tae-yong membuat lini pertahanan Kamboja kocar-kacir. Pada menit ke-12, umpan terobosan dari Marselino Ferdinan berhasil diselesaikan dengan tenang oleh Mitchell Baker di kotak penalti. Gol tersebut membuka keran gol skuat Merah Putih. Hanya berselang tujuh menit, Baker kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan memanfaatkan sepak pojok yang dieksekusi Nathan Tjoe-A-On. Kamboja sempat memberikan respons melalui serangan balik cepat yang dikonversi menjadi gol oleh striker Keo Sokpheng pada menit ke-31, memperkecil kedudukan menjadi 2-1. Namun, harapan tim tamu untuk bangkit segera dipatahkan ketika Witan Sulaeman mencetak gol ketiga Indonesia jelang turun minum melalui tembakan jarak jauh yang melesat deras ke sudut kiri gawang Kamboja.
Hat-trick Bersejarah sang Debutan
Memasuki babak kedua, Indonesia masih mendominasi jalannya laga. Mitchell Baker, yang tampil sebagai ujung tombak dalam formasi 4-3-3, terus menjadi ancaman nyata bagi pertahanan Kamboja. Gol ketiganya yang juga melengkapi hat-trick tercipta pada menit ke-59. Berawal dari kerja sama satu-dua dengan Ronaldo Kwateh di sisi kanan, Baker melepaskan tembakan mendatar yang gagal dihalau kiper. Seluruh stadion bergemuruh merayakan hattrick perdananya. Gol ini menempatkan Baker sejajar dengan sejumlah legenda yang juga mencetak trigol pada laga debut, sebuah pencapaian yang amat langka di kancah internasional. Pelatih Shin Tae-yong pun langsung menarik keluar sang bintang pada menit ke-70, menggantinya dengan Dimas Drajad sambil memberikan tepukan hangat.
Penutup Sempurna dari Pemain Pengganti
Kamboja yang tampil dengan sepuluh pemain sejak menit ke-63 akibat kartu merah bek Choun Chanchav semakin kesulitan mengembangkan permainan. Unggul jumlah pemain, Indonesia terus menggempur tanpa ampun. Gol pamungkas akhirnya lahir di menit ke-84 melalui kaki Egy Maulana Vikri yang baru masuk pada babak kedua. Menerima umpan tarik dari Pratama Arhan, Egy dengan mudah menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong. Skor 5-1 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Statistik dan Catatan Penting
Berdasarkan data pertandingan, Indonesia mencatatkan penguasaan bola hingga 67 persen dan melepaskan total 19 tembakan, 11 di antaranya tepat sasaran. Bandingkan dengan Kamboja yang hanya mencatatkan tiga tembakan sepanjang laga. Galon umpan sukses skuat asuhan Shin Tae-yong juga mencapai 512, menunjukkan dominasi total di lini tengah. Hattrick Mitchell Baker bukan hanya menjadi debut terbaik, tetapi juga loncatan mental bagi tim yang mengincar gelar juara di edisi kali ini. Dengan hasil ini, Indonesia memimpin klasemen sementara Grup A Piala AFF 2026, mengungguli Thailand dan Myanmar yang baru akan bertanding keesokan harinya.
Respons Pelatih dan Pemain
Usai pertandingan, Shin Tae-yong memuji performa anak asuhnya, khususnya Baker. “Saya senang dengan kerja keras seluruh pemain. Mitchell menunjukkan kualitasnya malam ini, tetapi ini baru awal. Turnamen masih panjang,” ujarnya singkat di ruang konferensi pers. Sementara itu, Mitchell Baker sendiri mengaku bangga bisa mencetak tiga gol di depan puluhan ribu pendukung. “Ini momen yang tak akan pernah saya lupakan. Terima kasih untuk rekan setim yang terus mendukung. Kami akan fokus ke laga berikutnya,” kata pemain berusia 22 tahun itu. Kemenangan perdana ini jadi fondasi berharga bagi Indonesia untuk melangkah lebih jauh di Piala AFF 2026.
Comments (0)