Mengenal Donny Ermawan dan Yos Sunitiyoso, Pemimpin Baru Universitas RI

Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Donny Ermawan sebagai Gubernur dan Yos Sunitiyoso sebagai Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI). Upacara pelantikan yang berlangsung di Is...

Mengenal Donny Ermawan dan Yos Sunitiyoso, Pemimpin Baru Universitas RI

Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Donny Ermawan sebagai Gubernur dan Yos Sunitiyoso sebagai Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI). Upacara pelantikan yang berlangsung di Istana Negara menandai dimulainya era kepemimpinan baru di perguruan tinggi yang menyandang nama negara ini. Kedua figur tersebut hadir dengan membawa rekam jejak panjang di bidang pertahanan, birokrasi, dan akademik, yang diharapkan mampu mendorong URI menjadi kampus unggulan nasional.

Latar Belakang Donny Ermawan

Donny Ermawan, kelahiran Jakarta, 12 Maret 1965, merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Udara yang telah menorehkan karier cemerlang selama lebih dari tiga dekade. Pendidikan militernya dimulai dari Akademi Angkatan Udara (1988) dan dilanjutkan dengan berbagai kursus strategis di dalam dan luar negeri, termasuk Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara serta Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas). Di luar bidang pertahanan, ia meraih gelar Magister Manajemen dari Universitas Gadjah Mada (2002) dan kemudian menyelesaikan program Doktor Ilmu Administrasi Publik di Universitas Indonesia (2011) dengan disertasi tentang reformasi birokrasi pertahanan.

Sebelum ditunjuk memimpin URI, Donny menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan sejak 2021 hingga 2025. Di pos tersebut, ia dikenal sebagai arsitek sejumlah modernisasi sistem perencanaan dan penganggaran, serta peningkatan kerja sama pertahanan dengan negara-negara sahabat. Pengalaman panjangnya di lingkungan birokrasi pemerintahan memberikan bekal kuat untuk mengelola institusi pendidikan tinggi yang memiliki relasi erat dengan agenda pembangunan nasional. Donny juga pernah dipercaya sebagai Atase Pertahanan di Washington, D.C., yang memperkaya wawasan internasionalnya.

Rekan-rekan sejawat menggambarkannya sebagai pemimpin yang tenang, berorientasi pada data, dan selalu menekankan pentingnya integritas. Di berbagai forum, ia kerap menyampaikan bahwa pendidikan merupakan tulang punggung ketahanan nasional jangka panjang. Pelantikannya sebagai Gubernur URI oleh Presiden Prabowo mencerminkan kepercayaan tinggi pemerintah terhadap kemampuannya mentransformasi universitas ini menjadi pusat keunggulan riset dan pengabdian masyarakat.

Sosok Yos Sunitiyoso, Wakil Gubernur URI

Yos Sunitiyoso lahir di Yogyakarta, 8 April 1972, dan dikenal sebagai akademisi sekaligus praktisi hukum tata negara. Ia meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia (1995), kemudian melanjutkan studi Master of Laws (LL.M.) di Harvard Law School, Amerika Serikat (1999), dan merampungkan Doktor Ilmu Hukum di Universitas Padjadjaran (2006). Bidang kepakarannya meliputi hukum konstitusi, desentralisasi, serta tata kelola pemerintahan daerah. Selain sebagai pengajar di beberapa universitas ternama, Yos juga aktif menjadi expert advisor bagi Komisi II DPR RI dalam pembahasan berbagai undang-undang politik dan pemerintahan daerah.

Karier profesional Yos tidak melulu di dunia kampus. Ia pernah menduduki posisi sebagai Deputi Bidang Hukum dan Advokasi di Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (2016-2020), di mana ia berperan penting dalam penyusunan regulasi yang memperkuat otonomi desa. Selanjutnya, pada 2021 hingga menjelang pelantikan di URI, ia menjabat sebagai Rektor Universitas Parahyangan, tempat ia sukses mendorong internasionalisasi kampus melalui kemitraan riset dengan lebih dari 40 universitas di Eropa dan Asia.

Kolaborasi antara Donny Ermawan sebagai Gubernur dan Yos Sunitiyoso sebagai Wakil Gubernur dipandang sebagai sinergi yang saling melengkapi. Jika Donny membawa perspektif ketahanan dan manajemen pemerintahan skala besar, Yos menawarkan kedalaman akademis serta pengalaman memimpin perguruan tinggi modern. Keduanya memiliki visi yang selaras: menjadikan URI sebagai universitas berkelas dunia yang tetap membumi dalam menjawab persoalan bangsa.

Tantangan dan Agenda Strategis URI

Universitas Republik Indonesia, yang didirikan sebagai simbol kemandirian intelektual negara, mengemban misi besar untuk mencetak sumber daya manusia unggul di bidang sains, teknologi, dan humaniora. Di bawah kepemimpinan baru, sejumlah program prioritas segera digulirkan. Donny Ermawan menekankan pentingnya penguatan riset terapan pertahanan dan keamanan sebagai salah satu pilar riset URI, memanfaatkan jejaringnya di kementerian dan lembaga negara. Sementara Yos Sunitiyoso akan mengawal pembentukan School of Government and Public Policy yang direncanakan menjadi pusat kajian kebijakan publik nasional.

Tantangan tidaklah ringan. URI perlu meningkatkan jumlah publikasi ilmiah di jurnal bereputasi internasional, memperluas akses beasiswa bagi mahasiswa dari seluruh provinsi, serta memperkuat infrastruktur digital untuk mendukung pembelajaran hibrida. Kedua pemimpin ini menyadari bahwa transformasi kelembagaan membutuhkan kolaborasi erat dengan dunia industri, pemerintah daerah, dan komunitas global. Dalam pidato perdananya, Gubernur URI menegaskan komitmennya untuk membangun kampus yang inklusif, transparan, dan berdaya saing tinggi tanpa kehilangan jati diri sebagai universitas republik yang mengabdi pada kepentingan rakyat.

Arah baru ini disambut optimistis oleh sivitas akademika. Sejumlah dosen senior menilai bahwa kombinasi latar belakang Donny dan Yos akan membawa keseimbangan antara kedisiplinan birokrasi dan inovasi pendidikan. Mahasiswa pun berharap kepemimpinan ini membuka lebih banyak ruang partisipasi dan kemitraan strategis yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas lulusan. Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat, URI kini melangkah memasuki fase pembangunan yang ambisius.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User