Kemenag Rilis Jadwal Shalat Garut dan Cirebon Sabtu 22 Agustus 2026

Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI resmi menerbitkan jadwal waktu shalat untuk wilayah Garut dan Cirebon pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Informasi ini

Kemenag Rilis Jadwal Shalat Garut dan Cirebon Sabtu 22 Agustus 2026

Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI resmi menerbitkan jadwal waktu shalat untuk wilayah Garut dan Cirebon pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Informasi ini dimuat di laman resmi Bimas Islam Kemenag dan menjadi rujukan utama umat Islam di dua wilayah Jawa Barat tersebut dalam menunaikan ibadah shalat lima waktu tepat pada waktunya. Jadwal yang dirilis mencakup waktu Subuh, terbit matahari, Dzuhur, Ashar, Maghrib, hingga Isya, yang disusun berdasarkan perhitungan hisab astronomis oleh tim Kemenag.

Kehadiran jadwal resmi ini menjadi penting di tengah kesibukan masyarakat modern. Dengan patokan waktu yang akurat, umat Islam dapat mengatur aktivitas harian, mulai dari pekerjaan, pendidikan, hingga perjalanan, tanpa mengabaikan kewajiban shalat. Shalat di awal waktu bukan sekadar soal disiplin, melainkan cerminan kesungguhan seorang hamba dalam beribadah kepada Allah SWT. Kemenag juga mengingatkan bahwa jadwal ini bersifat panduan dan dapat disesuaikan dengan kondisi geografis lokasi masing-masing.

Jadwal Shalat Garut, Sabtu 22 Agustus 2026

Untuk wilayah Garut dan sekitarnya, Bimas Islam Kemenag RI mencatat waktu Subuh jatuh pada 04.35 WIB. Adapun jadwal lengkap shalat lima waktu pada hari Sabtu tersebut adalah sebagai berikut:

Waktu ShalatJam (WIB)
Subuh04.35
Terbit Matahari05.47
Dzuhur11.52
Ashar15.08
Maghrib17.51
Isya19.02

Jadwal Shalat Cirebon, Sabtu 22 Agustus 2026

Sementara itu, untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya, jadwal yang dirilis pada hari yang sama menunjukkan waktu Subuh pukul 04.34 WIB. Berikut rincian jadwal lengkapnya:

Waktu ShalatJam (WIB)
Subuh04.34
Terbit Matahari05.46
Dzuhur11.51
Ashar15.07
Maghrib17.51
Isya19.02

Perbandingan Jadwal Garut dan Cirebon

Jika dibandingkan, selisih waktu shalat antara Garut dan Cirebon pada Sabtu ini terbilang tipis, hanya berkisar satu hingga dua menit. Perbedaan tersebut wajar terjadi karena posisi geografis kedua wilayah yang berbeda: Cirebon berada di pesisir utara Jawa Barat, sementara Garut terletak di wilayah selatan dengan topografi pegunungan yang lebih tinggi. Waktu Maghrib dan Isya di kedua wilayah tercatat hampir bersamaan, sedangkan selisih paling terlihat pada jadwal Subuh dan Dzuhur. Perbedaan ketinggian tempat inilah yang membuat durasi siang dan malam di kedua kabupaten tidak sepenuhnya identik, meski jarak keduanya tidak terlalu jauh.

  • Subuh: Garut lebih lambat 1 menit dibanding Cirebon (04.35 WIB berbanding 04.34 WIB)
  • Dzuhur: Garut lebih lambat 1 menit (11.52 WIB berbanding 11.51 WIB)
  • Maghrib: sama, yakni pukul 17.51 WIB
  • Isya: sama, yakni pukul 19.02 WIB

Kemenag: Shalat di Awal Waktu Punya Keutamaan

Menanggapi terbitnya jadwal ini, Bimas Islam Kemenag RI menegaskan pentingnya menjaga shalat di awal waktu. Jadwal harian yang diterbitkan setiap hari, menurut Kemenag, bertujuan memudahkan umat Islam mengatur ibadahnya dengan lebih baik di tengah kesibukan masing-masing.

"Jadwal shalat ini kami terbitkan setiap hari agar umat Islam di seluruh Indonesia dapat menunaikan shalat tepat waktu. Disiplin terhadap waktu shalat merupakan bagian dari keutamaan ibadah itu sendiri," demikian keterangan resmi Bimas Islam Kemenag RI.

Keutamaan shalat di awal waktu juga ditegaskan dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim. Ketika Rasulullah SAW ditanya tentang amalan yang paling utama, beliau menjawab "Shalat pada waktunya". Karena itu, kehadiran jadwal resmi dari Kemenag menjadi pengingat sekaligus fasilitas bagi umat untuk menjaga kualitas ibadah hariannya, termasuk di hari libur akhir pekan seperti Sabtu ini.

Cara Kemenag Menyusun Jadwal Shalat

Jadwal shalat yang diterbitkan Kemenag bukan sekadar angka. Perhitungannya memakai metode hisab kontemporer yang memperhitungkan posisi matahari, koordinat lintang dan bujur, ketinggian tempat, serta kriteria visibilitas hilal yang diakui secara internasional. Tim falakiyah Kemenag juga melakukan koreksi atas standar global sehingga hasilnya akurat untuk tiap wilayah. Untuk daerah dengan ketinggian berbeda, seperti Garut yang berada di dataran tinggi, waktu Subuh dan Isya bisa lebih lambat beberapa menit dibanding daerah pantai seperti Cirebon.

Masyarakat yang ingin memastikan jadwal shalat di wilayahnya dapat mengakses laman resmi Bimas Islam Kemenag RI di bimasislam.kemenag.go.id. Laman tersebut menyajikan jadwal shalat harian untuk seluruh kabupaten dan kota di Indonesia secara gratis. Selain itu, berbagai aplikasi dan situs penyedia jadwal shalat juga merujuk pada perhitungan resmi Kemenag sehingga hasilnya tidak jauh berbeda.

Bagi warga Garut dan Cirebon, jadwal shalat ini juga membantu aktivitas sosial keagamaan, seperti pelaksanaan shalat berjamaah di masjid, kegiatan tadarus Al-Qur'an, hingga penentuan waktu berbuka puasa sunnah. Dengan patokan waktu yang jelas dan akurat, kehidupan beribadah masyarakat pun diharapkan berjalan lebih tertib dan khusyuk sepanjang tahun.

[SOCIAL_TWEET]: Jadwal shalat Garut & Cirebon Sabtu 22 Agustus 2026 sudah rilis dari Bimas Islam Kemenag RI! Subuh ±04.35 WIB, Maghrib 17.51 WIB. Jangan sampai ketinggalan waktu shalat. #JadwalShalat #KemenagRI[SOCIAL_TG]: Jadwal shalat Garut & Cirebon hari ini, Sabtu 22 Agustus 2026: Subuh ±04.34 WIB, Dzuhur ±11.51 WIB, Ashar ±15.07 WIB, Maghrib 17.51 WIB, Isya ±19.02 WIB. Pastikan shalat di awal waktu!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
hafiz-rahman

Data Journalist. Mengungkap fakta melalui data. Spesialisasi: analisis forensik digital.

Comments (0)

User