Fatma Saifullah Apresiasi MPP: Rehabilitasi Lansia Butuh Dukungan Publik

Fatma Saifullah Yusuf menyampaikan apresiasi atas perhatian MPP terhadap kelompok lanjut usia. Menurutnya, kepedulian yang ditunjukkan organisasi itu patut menjadi contoh, sebab persoalan lansia kerap...

Fatma Saifullah Apresiasi MPP: Rehabilitasi Lansia Butuh Dukungan Publik

Fatma Saifullah Yusuf menyampaikan apresiasi atas perhatian MPP terhadap kelompok lanjut usia. Menurutnya, kepedulian yang ditunjukkan organisasi itu patut menjadi contoh, sebab persoalan lansia kerap terabaikan dalam arus pembangunan yang lebih banyak berfokus pada kelompok usia produktif.

Apresiasi atas Kepedulian MPP terhadap Lanjut Usia

Dalam kesempatan tersebut, Fatma Saifullah Yusuf menegaskan bahwa penghargaan yang ia sampaikan bukan sekadar formalitas belaka. Ia menilai langkah MPP mencerminkan pemahaman yang utuh bahwa lansia merupakan bagian tak terpisahkan dari masyarakat. Perhatian yang diberikan, baik melalui pendampingan, kegiatan sosial, maupun program pemberdayaan, dinilai membawa dampak nyata bagi kualitas hidup para orang tua.

Ia juga menyoroti bahwa masih banyak komunitas yang menempatkan lansia pada posisi marginal. Padahal, lanjut usia menyimpan pengalaman dan kebijaksanaan yang tidak dapat digantikan oleh generasi mana pun. Karena itu, keberadaan MPP yang secara khusus menaruh perhatian pada kelompok ini dinilai sangat relevan dengan kebutuhan zaman.

Apresiasi tersebut, menurut Fatma Saifullah Yusuf, sekaligus menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap lansia tidak boleh berhenti pada momen-momen tertentu. Perhatian harus diberikan secara berkelanjutan, terstruktur, dan menyentuh kebutuhan dasar mereka, mulai dari kesehatan, interaksi sosial, hingga rasa aman secara psikologis.

Rehabilitasi Sosial Lansia Butuh Keterlibatan Publik

Fatma Saifullah Yusuf menekankan bahwa rehabilitasi sosial lansia memerlukan dukungan masyarakat. Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendirian dalam menangani persoalan yang kompleks ini. Peran keluarga, komunitas, organisasi kemasyarakatan, hingga pelaku usaha dibutuhkan untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pemulihan dan pemberdayaan lansia.

Rehabilitasi sosial, lanjutnya, bukan sekadar memberikan bantuan materi. Proses ini mencakup pemulihan fungsi sosial lansia, penguatan kembali relasi mereka dengan lingkungan, serta pemberian kesempatan untuk tetap berkontribusi. Semua itu hanya dapat berjalan optimal apabila ada sinergi antara negara dan masyarakat sipil.

Ia juga mengingatkan bahwa jumlah penduduk lansia di Indonesia terus meningkat. Berbagai data kependudukan mencatat porsi penduduk lanjut usia yang terus bertumbuh dari tahun ke tahun, dan kecenderungan itu diperkirakan masih berlanjut. Dengan bertambahnya usia harapan hidup, kebutuhan akan layanan sosial bagi lansia ikut melonjak. Jika tidak diimbangi dengan kesiapan masyarakat, tekanan terhadap sistem layanan sosial akan semakin besar.

Oleh karena itu, keterlibatan komunitas seperti MPP dinilai menjadi salah satu jawaban atas keterbatasan jangkauan pemerintah. Kehadiran relawan, pendamping, dan wadah-wadah sosial di tingkat akar rumput membuat penanganan lansia tidak lagi terpusat pada lembaga formal semata. Peran masyarakat dalam hal ini menjadi pelengkap yang menentukan bagi keberhasilan program rehabilitasi sosial yang selama ini dijalankan.

Harapan agar Kepedulian terhadap Lansia Menular

Fatma Saifullah Yusuf berharap langkah MPP dapat menginspirasi organisasi lain untuk melakukan hal serupa. Menurutnya, setiap komunitas memiliki kapasitas untuk berkontribusi, sekecil apa pun bentuknya. Yang terpenting adalah niat dan konsistensi untuk hadir di tengah para lansia yang membutuhkan.

Ia juga mendorong agar perhatian terhadap lansia tidak dipandang sebagai beban, melainkan sebagai investasi sosial. Masyarakat yang menghargai lansianya adalah masyarakat yang matang secara peradaban. Penghormatan terhadap mereka merupakan cermin dari kualitas kemanusiaan sebuah bangsa. Ketika lansia merasa dihargai dan dilibatkan, semangat hidup mereka ikut terpelihara, dan hal itu pada akhirnya meringankan beban layanan sosial secara keseluruhan.

Di akhir pernyataannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meneladani apa yang telah dilakukan MPP. Dukungan publik, baik berupa tenaga, waktu, maupun sumber daya, akan sangat berarti dalam memastikan para lansia menjalani masa tua dengan bermartabat. Rehabilitasi sosial yang baik tidak lahir dari kebijakan semata, melainkan dari kepedulian bersama yang diwujudkan dalam tindakan nyata.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
oky-pratista

Reporter Hukum. Fokus pada mafia peradilan, judicial corruption, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User