Oct 20, 2026
factcheck

Hasil DA8 22 Juli: Dua Peserta Gugur, 37 Kontestan Lolos

Malam eliminasi D'Academy 8 pada Rabu, 22 Juli 2026, menyuguhkan drama penuh ketegangan. Dua kontestan harus mengakhiri perjalanan mereka di ajang pencarian bakat dangdut terbesar ini, sementara 37 pe...

Hasil DA8 22 Juli: Dua Peserta Gugur, 37 Kontestan Lolos

Malam eliminasi D'Academy 8 pada Rabu, 22 Juli 2026, menyuguhkan drama penuh ketegangan. Dua kontestan harus mengakhiri perjalanan mereka di ajang pencarian bakat dangdut terbesar ini, sementara 37 peserta lainnya sukses memastikan tempat di babak Top 37. Pengumuman hasil tersebut disampaikan secara langsung dari studio Indosiar setelah semua peserta unjuk gigi di hadapan dewan juri kenamaan.

Sejak awal, persaingan di DA8 memang sudah sangat ketat. Setiap kontestan tampil all-out dengan membawakan lagu-lagu pilihan yang diaransemen secara megah. Penampilan mereka tidak hanya mengandalkan kualitas vokal, tetapi juga koreografi, penghayatan, dan kostum yang memukau. Malam itu menjadi ajang pembuktian siapa yang pantas melaju ke babak selanjutnya.

Aksi Panggung yang Membakar Semangat

Sebelum pengumuman hasil, satu per satu peserta dari berbagai daerah menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Tiara asal Bandung, misalnya, sukses membius penonton dengan lagu "Cinta dan Dusta" yang dinyanyikan penuh penghayatan. Teknik vokalnya dipuji oleh para juri karena dinilai matang dan stabil. Sementara itu, Dimas dari Surabaya tampil energik dengan lagu "Goyang Inul" yang sontak membuat seisi studio bergoyang. Penampilannya yang totalitas itu menuai standing ovation dari penonton.

Peserta asal Makassar, Nurul, memilih tampil gemerlap dalam balutan busana adat Bugis modern. Ia membawakan lagu bertempo lambat dengan teknik cengkok yang kuat, membuat juri seperti Inul Daratista mengangguk-angguk kagum. Di sisi lain, Rian dari Medan justru memilih tampil sederhana dengan balutan setelan hitam. Ia menyanyikan lagu "Air Mata Perpisahan" dengan penuh perasaan, hingga suasana studio hening sesaat. Banyak penonton yang terlihat meneteskan air mata.

Namun, di balik gemerlap panggung, malam itu tetap menjadi penentu nasib. Setelah seluruh penampilan selesai, dewan juri melakukan penilaian berdasarkan teknik vokal, penghayatan, penampilan panggung, dan dukungan pemirsa melalui voting. Hasilnya, dua nama yang terpaksa harus tereliminasi pun diumumkan.

Dua Peserta Harus Mengakhiri Langkah

Dengan berat hati, pembawa acara mengumumkan bahwa peserta yang tersenggol adalah Rama dari Yogyakarta dan Dewi dari Palembang. Rama, yang selama ini dikenal dengan ciri khas suara serak-serak basahnya, gagal mempertahankan posisinya. Penampilannya malam itu dinilai kurang stabil, terutama saat mencapai nada-nada tinggi yang menjadi kelemahannya. Sementara Dewi, meskipun memiliki karisma panggung yang mumpuni, mendapat kritik tajam karena kontrol napasnya tidak optimal saat membawakan lagu bertempo cepat.

Suasana di studio sontak berubah haru. Ketika nama mereka disebut, tangis langsung pecah. Rama terlihat tegar namun matanya berkaca-kaca. “Mungkin malam ini bukan rezeki saya. Tapi saya bangga sudah sampai sejauh ini. Terima kasih untuk semua yang sudah mendukung,” ucapnya dengan suara bergetar. Dewi pun tak kuasa menahan air mata. Ia menyampaikan permintaan maaf kepada pendukungnya di Palembang. “Saya minta maaf belum bisa memberikan yang terbaik. Ini bukan akhir, saya akan terus berkarya,” katanya sambil menangis.

Para kontestan lain yang berada di panggung ikut merasakan duka. Beberapa di antara mereka terlihat memeluk Rama dan Dewi, menunjukkan solidaritas meski mereka bersaing. Momen tersebut menjadi pengingat bahwa di balik kerasnya kompetisi, ada rasa persaudaraan yang kuat di antara peserta DA8.

Daftar Peserta yang Melaju ke 37 Besar

Dengan gugurnya dua kontestan, kini kompetisi menyisakan 37 peserta terbaik. Mereka berasal dari berbagai provinsi di Indonesia, mencerminkan keberagaman budaya yang menjadi kekayaan dangdut. Beberapa nama yang dipastikan lolos antara lain Tiara, Dimas, Nurul, Rian, serta Anton dari Jakarta, Fitri dari Aceh, Joko dari Semarang, Sari dari Bali, Bambang dari Kalimantan Timur, dan Yuni dari Lampung. Setiap nama yang tersisa membawa keunikan tersendiri, sehingga persaingan ke depan diprediksi akan semakin sengit dan penuh kejutan.

Pihak penyelenggara mengumumkan bahwa mulai babak 37 besar, format penilaian sedikit berubah. Porsi voting pemirsa akan ditingkatkan menjadi 60 persen, sementara penilaian juri sebesar 40 persen. Hal ini diharapkan dapat membuat kompetisi lebih partisipatif dan adil, sekaligus memberi kesempatan bagi pemirsa untuk menentukan arah kompetisi. Para kontestan pun langsung digembleng oleh pelatih vokal dan tim kreatif untuk mempersiapkan penampilan terbaik di live show berikutnya.

Di media sosial, tagar #DA8Top37 langsung menjadi trending. Ribuan cuitan berisi dukungan, prediksi, dan pujian bagi para kontestan membanjiri linimasa. Nama Tiara dan Dimas banyak disebut sebagai kandidat juara, namun sejumlah warganet juga mewaspadai kuda hitam seperti Sari dan Anton yang terus menunjukkan peningkatan signifikan.

Respons Juri dan Pesan untuk Para Kontestan

Dewan juri yang terdiri dari maestro dangdut seperti Inul Daratista, Soimah, Happy Asmara, dan Beniqno memberikan masukan berharga usai pengumuman. Inul menekankan pentingnya konsistensi. “Kalau kalian ingin menjadi bintang, persiapkan mental dan fisik. Panggung ini bukan hanya soal suara, tapi juga hati,” ujarnya dengan semangat. Soimah menambahkan, “Kegagalan adalah bagian dari proses. Jangan pernah menyerah. Rama dan Dewi punya masa depan yang cerah asal terus berlatih.” Happy Asmara berpesan agar para kontestan yang lolos tidak cepat berpuas diri. “Ini baru awal. Masih banyak tantangan di depan. Teruslah berkreasi dan tunjukkan identitas kalian.”

Sementara Beniqno, yang dikenal dengan kritikannya yang tajam, justru memberikan apresiasi kepada seluruh peserta. “Malam ini kalian semua sudah memberikan yang terbaik. Selamat untuk yang lolos, dan untuk yang tereliminasi, ini bukanlah akhir. Dunia dangdut sangat luas,” katanya.

Jadwal Live DA8 Selanjutnya

Setelah penentuan 37 besar, D'Academy 8 akan melanjutkan perjalanannya dengan live show berikutnya yang dijadwalkan pada Senin, 27 Juli 2026 pukul 19.30 WIB di Indosiar. Tema yang diusung adalah “Dangdut Klasik Nusantara”, di mana para peserta akan membawakan lagu-lagu legendaris dari berbagai daerah. Tim produksi juga menyiapkan kolaborasi spesial dengan penyanyi dangdut senior sebagai bintang tamu, yang diharapkan akan menambah kemeriahan panggung.

Pemirsa dapat terus menunjukkan dukungan melalui voting di aplikasi Vidio, SMS, atau platform resmi lainnya. Dukungan tersebut akan sangat menentukan langkah peserta di babak-babak selanjutnya. Jangan lewatkan keseruan perjalanan para kontestan menuju gelar juara D'Academy 8, hanya di Indosiar.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS admin

Comments (0)

User