Oct 14, 2026
factcheck

GoTo dan Grab Klaim Terapkan Komisi Ojek Online 8 Persen

Terbitnya Peraturan Presiden yang mengatur ulang tata kelola layanan transportasi daring berbasis aplikasi memicu respons dari dua operator terbesar di Indonesia. Berdasarkan verifikasi terhadap perny...

GoTo dan Grab Klaim Terapkan Komisi Ojek Online 8 Persen

Terbitnya Peraturan Presiden yang mengatur ulang tata kelola layanan transportasi daring berbasis aplikasi memicu respons dari dua operator terbesar di Indonesia. Berdasarkan verifikasi terhadap pernyataan resmi kedua perusahaan, klaim bahwa ketentuan batas komisi maksimal 8 persen telah diberlakukan sejak 1 Juli 2026 menjadi titik fokus pemeriksaan. Kedua platform menyatakan telah menyesuaikan skema bagi hasil dengan mitra pengemudi ojek online jauh sebelum regulasi anyar itu diteken.

Klaim Kepatuhan Sejak 1 Juli 2026

Dalam pernyataan yang dihimpun dari kanal komunikasi korporat, GoTo dan Grab sama-sama menegaskan bahwa pemotongan komisi untuk layanan ojek online tidak melampaui angka 8 persen. Klaim bahwa penyesuaian ini berlaku sejak awal Juli 2026 disampaikan sebagai bentuk kepatuhan terhadap arah kebijakan pemerintah yang saat itu masih dalam tahap finalisasi.

Faktanya adalah kedua entitas menyebut penerapan tersebut sebagai langkah antisipatif, bukan respons setelah peraturan resmi diterbitkan. Data menunjukkan penyesuaian tarif komisi dilakukan secara bertahap melalui pembaruan skema mitra yang diumumkan lewat aplikasi masing-masing. Sumber resmi dari kedua perusahaan tidak menyebut adanya tunggakan atau penalti terkait penerapan aturan tersebut.

Verifikasi Independen atas Angka Komisi

Verifikasi terhadap besaran komisi tidak dapat sepenuhnya bersandar pada pernyataan korporat. Bukti yang tersedia berasal dari dokumen internal mitra, tangkapan layar rincian pendapatan pengemudi, serta pengaduan yang masuk ke kanal layanan publik. Sebagian pengemudi melaporkan bahwa potongan yang tertera di aplikasi memang berada di kisaran 8 persen, namun sejumlah lainnya mencatat adanya biaya layanan tambahan yang membuat total pemotongan tampak lebih tinggi.

Perlu dicatat bahwa struktur biaya pada platform ojek online tidak tunggal. Selain komisi, terdapat komponen biaya aplikasi, biaya jasa penjaminan, dan potongan lain yang bergantung pada jenis layanan. Berdasarkan verifikasi, angka 8 persen yang diklaim kedua operator merujuk pada komisi utama, bukan keseluruhan biaya yang dibebankan kepada mitra. Perbedaan definisi inilah yang berpotensi menyesatkan pembaca jika tidak dijelaskan secara rinci.

Dampak terhadap Mitra Pengemudi

Data menunjukkan respons mitra terbelah. Sebagian menerima penyesuaian sebagai perbaikan pendapatan, sementara sebagian lain menilai perubahan tidak signifikan karena tarif dasar juga mengalami penyesuaian. Bertentangan dengan narasi bahwa kebijakan ini sepenuhnya menguntungkan pengemudi, beberapa laporan menyebut pendapatan bersih harian belum berubah drastis. Klaim bahwa kesejahteraan mitra otomatis meningkat akibat batas komisi belum didukung bukti agregat yang memadai.

Pemerintah melalui peraturan presiden menetapkan kerangka perlindungan bagi pengemudi, termasuk kepastian besaran komisi dan mekanisme pengawasan. Sumber resmi menyatakan bahwa operator wajib melaporkan skema bagi hasil secara berkala. Hingga artikel ini disusun, belum ada audit publik independen yang mengonfirmasi tingkat kepatuhan seluruh platform secara menyeluruh.

Kesimpulan Verifikasi

Berdasarkan verifikasi, klaim bahwa GoTo dan Grab menerapkan komisi maksimal 8 persen sejak 1 Juli 2026 tergolong SEBAGIAN BENAR. Kedua perusahaan memang menyatakan telah menyesuaikan komisi utama pada periode tersebut. Namun, pernyataan itu tidak mencakup seluruh komponen biaya yang dibebankan kepada mitra, sehingga berpotensi menimbulkan kesan bahwa total potongan hanya 8 persen. Pembaca disarankan mencermati rincian pendapatan pada aplikasi masing-masing dan membedakan antara komisi inti dan biaya layanan tambahan. Verifikasi lanjutan diperlukan untuk mengukur dampak riil kebijakan ini terhadap pendapatan bersih pengemudi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS hafiz-rahman

Data Journalist. Mengungkap fakta melalui data. Spesialisasi: analisis forensik digital.

Comments (0)

User