DT Peduli Buktikan Akuntabilitas Dana ZISWAF Lewat Public Expose 2026
BANDUNG — Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) DT Peduli menggelar Public Expose 2026 di Aula Daarul Hajj, Bandung, Jawa Barat, pada Kamis (6/8/2026). Kegi
BANDUNG — Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) DT Peduli menggelar Public Expose 2026 di Aula Daarul Hajj, Bandung, Jawa Barat, pada Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini menjadi ajang bagi lembaga untuk membuktikan akuntabilitas pengelolaan dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) di hadapan publik, donatur, serta para pemangku kepentingan.
DT Peduli merupakan lembaga amil zakat yang tumbuh dari komunitas Daarut Tauhiid, Bandung, dan telah berkiprah melayani masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. Melalui penghimpunan dana ZISWAF dari para donatur, lembaga menjalankan program-program pemberdayaan yang menyentuh sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga penanganan bencana.
Public Expose merupakan agenda keterbukaan informasi yang digelar DT Peduli secara berkala sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat. Dalam forum ini, lembaga memaparkan laporan keuangan, program pemberdayaan, hingga capaian penyaluran dana kepada mustahik. Transparansi semacam ini menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola dana sosial keagamaan sekaligus memenuhi amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.
Bukti Tata Kelola Dana ZISWAF
Dalam paparannya, manajemen DT Peduli menyampaikan laporan terkait mekanisme penghimpunan dan penyaluran ZISWAF. Data yang dipaparkan mencakup realisasi program di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif, hingga dakwah dan sosial kemanusiaan. Seluruh laporan disusun mengacu pada standar pelaporan yang berlaku bagi lembaga amil zakat, termasuk hasil pemeriksaan yang dilakukan untuk menjamin keakuratan data yang disampaikan kepada publik.
Kehadiran peserta yang terdiri atas donatur, mitra, akademisi, dan masyarakat umum menjadikan Public Expose 2026 sekaligus sebagai ruang dialog. Para peserta diberi kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan serta masukan secara langsung, sehingga pengelolaan dana berjalan semakin terbuka, partisipatif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat penerima manfaat.
"Akuntabilitas adalah fondasi kepercayaan masyarakat terhadap lembaga amil zakat. Public Expose kami gelar sebagai bentuk tanggung jawab moral dan profesional dalam mengelola amanah ZISWAF yang dititipkan oleh masyarakat," demikian penegasan manajemen dalam forum tersebut.
Kegiatan semacam ini semakin relevan di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat untuk berzakat melalui lembaga resmi. Sebagai lembaga amil zakat yang terdaftar secara nasional, DT Peduli berkewajiban menyampaikan laporan pengelolaan dana secara terbuka dan diawasi oleh pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama. Public Expose menjadi salah satu sarana untuk memperkuat kepatuhan tersebut sekaligus membangun budaya keterbukaan di lingkungan lembaga.
Kronologi Public Expose 2026
- Sebelum pelaksanaan, DT Peduli menyelesaikan penyusunan laporan keuangan serta proses pemeriksaan internal sebagai bahan paparan publik.
- Pada Kamis (6/8/2026), Public Expose 2026 resmi dibuka di Aula Daarul Hajj, Bandung.
- Manajemen DT Peduli memaparkan laporan pengelolaan ZISWAF beserta program dan capaian penyalurannya.
- Sesi tanya jawab digelar untuk menampung pertanyaan, kritik, dan masukan dari para peserta.
- Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk terus meningkatkan transparansi dan kualitas penyaluran dana ke depan.
Gelaran Public Expose 2026 menegaskan komitmen DT Peduli terhadap prinsip amanah dan profesionalisme. Dengan membuka data kepada publik, lembaga berharap kepercayaan donatur semakin kuat sehingga penghimpunan dana ZISWAF dapat terus tumbuh dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di berbagai daerah di Indonesia.
Dampak ZISWAF bagi Pemberdayaan Masyarakat
Dana ZISWAF yang dikelola DT Peduli disalurkan melalui berbagai program pemberdayaan yang menyasar kelompok masyarakat prasejahtera. Penyaluran dilakukan secara terukur dan tepat sasaran, dengan pendampingan agar manfaatnya bersifat berkelanjutan, bukan sekadar bantuan konsumtif jangka pendek. Beberapa bidang penyaluran yang menjadi fokus lembaga antara lain sebagai berikut.
- Pendidikan: beasiswa pelajar dan bantuan operasional lembaga pendidikan.
- Kesehatan: layanan kesehatan gratis dan bantuan biaya pengobatan bagi masyarakat kurang mampu.
- Ekonomi: pemberdayaan modal usaha produktif agar mustahik dapat mandiri secara finansial.
- Sosial kemanusiaan: tanggap bencana dan santunan bagi masyarakat prasejahtera.
Melalui Public Expose 2026, DT Peduli berharap semakin banyak pihak memahami pentingnya tata kelola ZISWAF yang transparan dan akuntabel. Ke depan, lembaga berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelaporan, memperluas jangkauan program, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah, akademisi, maupun dunia usaha, guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan dana sosial keagamaan yang amanah. Dengan begitu, amanah yang dititipkan masyarakat dapat terus dijaga dan dirasakan manfaatnya secara luas.
[SOCIAL_TWEET]: LAZNAS DT Peduli gelar Public Expose 2026 di Bandung: bukti nyata akuntabilitas pengelolaan dana ZISWAF. Transparansi adalah kunci kepercayaan! 💙 #DTPeduli #ZISWAF #Zakat #Transparansi[SOCIAL_TG]: 📢 [ZAKAT] Public Expose 2026 DT Peduli digelar di Aula Daarul Hajj, Bandung (6/8/2026) sebagai wujud akuntabilitas dana ZISWAF. Laporan keuangan & program dipaparkan terbuka kepada publik. Zakat yang amanah dimulai dari transparansi.
Comments (0)