Cek Desil Penerima Bansos PKH dan BPNT Juli 2026, Simak Langkahnya
Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial reguler melalui Kementerian Sosial pada Juli 2026. Dua program utama yang dicairkan adalah Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BP...
Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial reguler melalui Kementerian Sosial pada Juli 2026. Dua program utama yang dicairkan adalah Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Bagi masyarakat yang ingin memastikan status kepesertaan dan kategori kemiskinan yang terdata, pengecekan desil menjadi instrumen penting. Desil merupakan pengelompokan tingkat kesejahteraan penduduk dalam sepuluh tingkatan, di mana desil 1 mewakili kelompok paling miskin dan desil 10 paling sejahtera. Hanya mereka yang berada pada desil tertentu yang berhak atas bansos. Artikel ini merangkum langkah-langkah mutakhir untuk mengecek posisi desil dan daftar penerima manfaat.
Mengapa Desil Menentukan Penerimaan Bansos
Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) menjadi acuan utama Kemensos dalam menetapkan sasaran program. Di dalam DTKS, setiap keluarga diklasifikasikan berdasarkan skor kesejahteraan, lalu dibagi menjadi sepuluh desil. Desil 1 hingga 4 merupakan prioritas penerima bansos, sementara desil 5 ke atas biasanya tidak lagi masuk dalam kuota, kecuali terdapat perluasan kebijakan tertentu seperti subsidi energi atau program khusus daerah. Untuk PKH dan BPNT tahap Juli 2026, aturan tetap merujuk pada desil terendah dengan verifikasi lapangan oleh pendamping sosial. Dengan mengetahui desil, warga bisa memahami apakah mereka memenuhi syarat atau perlu mengajukan pembaruan data melalui musyawarah desa atau kelurahan.
Langkah Cek Desil 1 Sampai 10 Secara Mandiri
Ada dua jalur resmi yang bisa digunakan. Pertama, melalui laman cekbansos.kemensos.go.id. Pengguna cukup memasukkan alamat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan sesuai KTP, lalu mengetikkan nama lengkap penerima manfaat yang dicari. Sistem akan menampilkan status kepesertaan, jenis bansos yang diterima, serta peringkat desil. Kedua, lewat Aplikasi Cek Bansos yang diunduh di ponsel pintar. Setelah login dengan akun yang terdaftar, fitur "Profil" akan memperlihatkan data kesejahteraan termasuk desil. Khusus warga yang tidak memiliki akses internet, mereka bisa mendatangi kantor desa atau kelurahan. Operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial (SIKS-NG) setempat berwenang mengakses basis data DTKS untuk memberikan informasi desil dan status bansos secara langsung.
Menindaklanjuti Hasil Pengecekan
Jika setelah pengecekan nama atau desil tidak sesuai dengan kondisi faktual, warga berhak mengusulkan perbaikan lewat mekanisme musyawarah desa. Usulan ini akan diteruskan ke dinas sosial kabupaten/kota untuk diverifikasi. Proses pemutakhiran data DTKS dapat berlangsung setiap bulan, sehingga penting untuk segera melapor bila terjadi perubahan, misalnya penurunan pendapatan akibat pemutusan hubungan kerja atau bencana. Bagi yang dinyatakan sebagai penerima PKH atau BPNT namun belum menerima pencairan, bisa menghubungi pendamping sosial atau command center Kemensos di nomor 171. Perlu diingat bahwa pencairan Juli 2026 akan dilakukan melalui bank penyalur yang ditunjuk, seperti Himbara (BNI, BRI, Bank Mandiri, BTN) serta PT Pos Indonesia untuk wilayah tanpa akses perbankan. Nominal dana PKH bervariasi sesuai komponen keluarga, sementara BPNT disalurkan senilai Rp200.000 per bulan per keluarga penerima manfaat.
Comments (0)