UMKM Naik Kelas Lewat Program PAS Sky Shop

Strategi Baru Pemasaran di UdaraKolaborasi antara PT Pertamina (Persero) dan maskapai Pelita Air Service melahirkan sebuah inisiatif penjualan yang memanfaatkan ruang kabin pesawat sebagai etalase pro...

UMKM Naik Kelas Lewat Program PAS Sky Shop

Strategi Baru Pemasaran di Udara

Kolaborasi antara PT Pertamina (Persero) dan maskapai Pelita Air Service melahirkan sebuah inisiatif penjualan yang memanfaatkan ruang kabin pesawat sebagai etalase produk. Program yang dinamai PAS Sky Shop ini memungkinkan penumpang membeli berbagai barang buatan pelaku UMKM langsung selama penerbangan. Ide dasarnya sederhana namun revolusioner: menghadirkan gerai ritel bergerak di ketinggian 30.000 kaki. Dengan begitu, produk yang sebelumnya hanya dikenal di lingkup lokal kini mendapatkan panggung berskala nasional, bahkan internasional apabila rute yang dilayani mencakup destinasi luar negeri.

Melalui program ini, Pelita Air menyediakan ruang khusus di dalam pesawat untuk memajang contoh produk, sementara awak kabin bertindak sebagai perantara layanan. Katalog produk juga terintegrasi secara digital melalui aplikasi yang dapat diakses penumpang via Wi-Fi selama terbang. Sistem pembayaran dirancang fleksibel, mulai dari transaksi non-tunai hingga pemesanan dengan pengiriman ke alamat tujuan. Hal ini mengatasi kendala fisik membawa barang selama perjalanan.

Proses Kurasi Ketat Demi Kualitas

Tidak semua produk UMKM bisa serta-merta masuk ke dalam kabin pesawat. Pertamina dan Pelita Air menerapkan serangkaian seleksi yang cukup ketat untuk memastikan hanya produk unggulan dan berdaya saing yang dipajang. Kriteria utama meliputi orisinalitas desain, kualitas bahan, standar pengemasan, serta kapasitas produksi yang memadai. Setiap calon mitra akan melalui tahap kurasi oleh tim ahli yang terdiri dari praktisi industri kreatif dan pakar pemasaran.

Produk yang lolos seleksi selanjutnya mendapat pendampingan intensif, mulai dari perbaikan kemasan yang sesuai dengan citra penerbangan premium, hingga penentuan harga yang kompetitif. Workshop dan pelatihan diberikan secara rutin agar para pelaku UMKM memahami dinamika pasar di sektor travel dan hospitality. Dengan demikian, kehadiran mereka di PAS Sky Shop bukan sekadar menambah saluran distribusi, tetapi juga meningkatkan kapasitas bisnis secara menyeluruh.

Pasar Baru yang Menggiurkan

Penumpang pesawat merupakan segmen konsumen dengan daya beli relatif tinggi. Mereka cenderung menghargai produk unik, eksklusif, dan bernilai budaya. Inilah celah yang coba dimanfaatkan oleh PAS Sky Shop. Produk kerajinan tangan, wastra Nusantara, camilan khas daerah, hingga aksesoris fesyen kini dapat menjangkau pelanggan yang sebelumnya sulit ditembus melalui toko konvensional.

Dari sisi konsumen, antusiasme sangat tinggi. Survei internal maskapai menunjukkan bahwa 78 persen penumpang tertarik membeli produk UMKM yang ditawarkan, dengan alasan utama ingin mendukung produk lokal dan mencari oleh-oleh autentik. Hal ini menandakan bahwa permintaan pasar sudah ada, tinggal bagaimana menjembataninya dengan pasokan yang tepat. Beberapa UMKM yang telah bergabung melaporkan kenaikan omzet hingga 40 persen dalam tiga bulan pertama, belum termasuk peningkatan lalu lintas kunjungan ke platform daring mereka setelah produk dikenalkan di pesawat.

Selain transaksi langsung, efek domino dari program ini adalah terbangunnya branding yang lebih kuat. Nama merek lokal yang terpampang di majalah penerbangan maupun layar hiburan dalam pesawat secara otomatis meningkatkan kepercayaan konsumen. Tidak sedikit pula yang kemudian menjalin kerja sama bisnis dengan mitra lain setelah melihat produk tersebut di ketinggian. Jadi, fungsi PAS Sky Shop sejatinya melebihi sekadar toko; ia menjadi panggung promosi berbiaya rendah yang efektif.

Dari Lokal ke Panggung Global

Salah satu dampak nyata terlihat pada perajin tenun dari Nusa Tenggara Timur. Sebelum bergabung, kain tenunnya hanya beredar di komunitas terbatas dan pameran-pameran daerah. Setelah dipilih sebagai salah satu produk yang dipajang di rute penerbangan Jakarta–Surabaya dan Jakarta–Bali, pesanan melonjak bukan hanya dari wisatawan domestik tetapi juga dari pembeli mancanegara yang tertarik dengan keunikan motif. Berkat pendampingan dari tim kurator, kemasan diperbarui dengan sentuhan minimalis namun elegan, sesuai selera pasar premium. Kini, perajin tersebut tengah mempersiapkan pengiriman batch pertama ke galeri di Tokyo.

Masa Depan Cerah bagi UMKM Nasional

Ke depannya, program ini tidak hanya terbatas pada penerbangan domestik. Pelita Air berencana memperluas cakupan ke rute internasional sehingga produk-produk Indonesia bisa dibawa langsung oleh wisatawan asing maupun diekspor melalui jaringan logistik mitra. Pertamina pun menyatakan komitmennya untuk terus mendukung melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang fokus pada pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Targetnya, pada akhir 2026 terdapat setidaknya 500 UMKM yang berhasil onboarding dan merasakan manfaat langsung.

Inisiatif seperti PAS Sky Shop menunjukkan bahwa sinergi antara BUMN dan sektor swasta dapat menciptakan terobosan yang berdampak luas. Ketika dua entitas besar dengan kompetensi berbeda bersatu, pintu bagi pelaku usaha kecil untuk naik kelas terbuka lebar. Bukan tidak mungkin, dari langit Nusantara, lahir produk-produk lokal yang kelak mendunia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User