Traveloka: USS dan Oceanarium RWS Primadona Wisatawan Indonesia

Hasil pemantauan platform perjalanan digital menunjukkan bahwa Universal Studios Singapore (USS) dan Oceanarium di Resorts World Sentosa (RWS) menjadi atraksi paling banyak dipesan oleh wisatawan Indo...

Traveloka: USS dan Oceanarium RWS Primadona Wisatawan Indonesia

Hasil pemantauan platform perjalanan digital menunjukkan bahwa Universal Studios Singapore (USS) dan Oceanarium di Resorts World Sentosa (RWS) menjadi atraksi paling banyak dipesan oleh wisatawan Indonesia sepanjang kuartal pertama tahun ini. Temuan ini menandai pergeseran preferensi liburan yang semakin mengarah pada pengalaman tematik dan edukatif berbasis keluarga.

Dominasi Dua Ikon Sentosa

Berdasarkan data agregat pemesanan yang dihimpun dari jutaan transaksi pengguna, USS mencatatkan volume pemesanan tiket tertinggi dengan lonjakan hampir 40 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, Oceanarium—yang dikenal sebagai salah satu akuarium terbesar di dunia—mengalami pertumbuhan permintaan hingga 35 persen. Kedua destinasi ini mengungguli puluhan lokasi wisata lain di Singapura, termasuk Gardens by the Bay dan Marina Bay Sands Skypark. Jenny Wang, selaku perwakilan RWS, menyampaikan bahwa capaian ini mencerminkan keberhasilan strategi diversifikasi produk wisata yang tidak hanya mengandalkan wahana permainan, tetapi juga menyentuh aspek konservasi dan rekreasi keluarga. "Kami terus mengembangkan penawaran yang relevan bagi berbagai segmen pengunjung, terutama keluarga dari Indonesia yang mencari liburan singkat namun bermakna," ujarnya.

Mengapa Wisatawan Indonesia Memilih USS-Oceanarium?

Penelusuran lebih lanjut mengungkap tiga faktor pendorong utama. Pertama, kedekatan geografis Singapura memungkinkan perjalanan akhir pekan yang efisien. Kedua, integrasi antara wahana bertema blockbuster Hollywood di USS dengan pengalaman bawah laut imersif Oceanarium menciptakan paket komplet dalam satu kawasan yang berdekatan. Ketiga, tren wisata edukasi pasca-pandemi mendorong orang tua mengajak anak tidak sekadar bermain, tetapi juga mempelajari ekosistem laut. Seorang analis industri pariwisata mencatat, “Kombinasi hiburan dan pembelajaran menjadi formula jitu yang sulit ditandingi, terutama ketika destinasi mampu menghadirkan cerita di balik setiap wahana.”

RWS Perkuat Posisi sebagai Destinasi Gaya Hidup Asia

Di bawah pengelolaan yang terfokus, RWS tidak hanya mempertahankan status sebagai taman hiburan, melainkan bertransformasi menjadi pusat gaya hidup terpadu. Area kuliner, hotel tematik, dan ruang publik yang dirancang ulang ikut menyumbang kenaikan kunjungan. Pihak RWS mengonfirmasi bahwa lebih dari setengah pengunjung internasional berasal dari Asia Tenggara, dengan porsi terbesar disumbang oleh pasar Indonesia. Jenny Wang menambahkan, “Kami tidak hanya mengejar jumlah kunjungan, tetapi juga kualitas pengalaman yang mendorong kunjungan berulang. Untuk itu, kami menghadirkan program loyalitas, paket hemat keluarga, dan kolaborasi dengan mitra perjalanan digital seperti Traveloka.” Data menunjukkan bahwa 70 persen pembelian tiket RWS di platform daring berasal dari perangkat seluler, menandakan karakter spontan dan serba cepat wisatawan urban Indonesia yang menjadi target utama.

Implikasi bagi Industri Pariwisata Nasional

Dominasi destinasi luar negeri seperti USS dan Oceanarium membawa pesan bagi pelaku wisata dalam negeri. Komparasi layanan, kebersihan, inovasi, dan kemudahan integrasi transportasi menjadi tolok ukur yang semakin diadopsi konsumen. Namun demikian, aliran devisa ke Singapura juga mendorong pemerintah daerah mempercepat pembangunan destinasi bertema yang kompetitif. Beberapa proyek taman rekreasi berskala besar di Jawa dan Bali diharapkan bisa menahan pasar keluarga agar tidak sepenuhnya beralih ke luar negeri. Di sisi lain, Traveloka memperkirakan bahwa minat terhadap RWS akan tetap tinggi hingga akhir tahun, didorong oleh pergantian wahana musiman dan program imersif baru di Oceanarium yang melibatkan teknologi augmented reality.

Sikap optimistis itu diperkuat oleh jadwal libur panjang dan peningkatan frekuensi penerbangan langsung dari berbagai kota di Indonesia menuju Changi. Bandara Internasional Soekarno-Hatta bahkan mencatat rute Jakarta-Singapura sebagai salah satu tersibuk di Asia Tenggara. Semua indikator ini, menurut pengamat, mengonfirmasi bahwa USS dan Oceanarium RWS bukan sekadar destinasi favorit, melainkan tolok ukur standar wisata keluarga modern di kawasan.

Dengan sinergi antara strategi pemasaran digital, penyesuaian harga dinamis, dan penambahan konten lokal berbahasa Indonesia pada aplikasi pemandu wisata, RWS memproyeksikan pertumbuhan kunjungan hingga dua digit pada paruh kedua tahun ini. Bagi wisatawan Indonesia, dua atraksi ini kini bukan lagi sekadar daftar keinginan, melainkan agenda rutin yang terus berevolusi mengikuti zaman.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User