Thailand Melaju Mulus ke Final SEA V-Cup 2026, Kamboja Dikandaskan
Bangkok, 25 Juli 2026 — Thailand memastikan tempat di final SEA V-Cup 2026 setelah menghancurkan Kamboja dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-16) pada leg kedua semifinal yang berlangsung di Nimibutr S...
Bangkok, 25 Juli 2026 — Thailand memastikan tempat di final SEA V-Cup 2026 setelah menghancurkan Kamboja dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-16) pada leg kedua semifinal yang berlangsung di Nimibutr Stadium, Sabtu sore. Kemenangan ini tidak hanya mengunci tiket final, tetapi juga mempertegas dominasi Thailand terhadap Kamboja yang tak mampu mencuri satu set pun dalam dua leg pertemuan.
Hasil ini melengkapi kemenangan 3-0 yang diraih Thailand di leg pertama tiga hari sebelumnya di Phnom Penh, sehingga agregat menjadi 6-0. Tim besutan pelatih Liu Xinyu itu tampil sempurna sepanjang semifinal, menjadikan mereka tim pertama yang lolos ke partai puncak turnamen voli antarnegara Asia Tenggara edisi keempat ini.
Penampilan Taktis Tanpa Cela
Thailand langsung mengambil inisiatif sejak set pembuka. Blok rapat yang dikomandoi middle blocker Thanakorn Khamsing dan pertahanan kokoh libero Narongrit Chanchai membuat Kamboja frustrasi. Thailand unggul 8-4 pada technical timeout pertama dan terus menekan hingga menutup set dengan 25-17. Pemain bintang Chatmongkol Promchan mencetak 6 poin pada set ini, termasuk dua ace yang mematikan.
Set kedua sempat berjalan lebih kompetitif. Kamboja memperbaiki penerimaan servis dan beberapa kali menyamakan kedudukan hingga 12-12. Namun, pengalaman Thailand di momen kritis menjadi pembeda. Dua kesalahan servis beruntun dari Kamboja dan spike keras opposite hitter Suphakit Srichan memastikan Thailand mengamankan set kedua 25-20.
Set ketiga menjadi pesta bagi Thailand. Dengan keunggulan agregat yang sudah tak terkejar (agregat sementara 5-0 setelah dua set), Kamboja seperti kehilangan daya juang. Thailand tidak memberi ampun, melaju 16-8 pada technical timeout kedua dan akhirnya menutup pertandingan 25-16 dalam waktu 24 menit. Secara keseluruhan, Thailand mencatatkan efisiensi serangan 58%, sementara Kamboja hanya 32% dengan total 22 kesalahan sendiri.
Sejarah Baru untuk Kamboja
Meskipun kalah telak, Kamboja sejatinya mengukir sejarah dengan mencapai semifinal untuk pertama kalinya dalam sejarah SEA V-Cup. Sebelumnya, pencapaian terbaik mereka adalah peringkat kelima pada edisi 2024. Di bawah asuhan pelatih asal Jepang, Kamboja mengejutkan Filipina dan Myanmar di fase grup untuk lolos sebagai runner-up grup B.
"Kami bangga dengan perjuangan tim. Thailand memang levelnya berbeda, tapi kami akan pulang dengan kepala tegak dan pengalaman berharga," ujar kapten Kamboja, Veasna Phirum, seusai pertandingan.
Tiket Kedua: Indonesia Wajib Menang Atas Vietnam
Perjuangan untuk menemani Thailand di final akan ditentukan malam ini saat Indonesia menjamu Vietnam pada leg kedua semifinal lainnya di Sentul International Convention Center, Bogor, pukul 19.00 WIB. Vietnam datang dengan keunggulan agregat 3-2 setelah memenangi leg pertama di Hanoi secara dramatis 3-2 (21-25, 27-25, 26-24, 19-25, 15-12).
Situasi ini membuat Indonesia dalam posisi terdesak. Tim asuhan pelatih Jiang Jie harus memenangi pertandingan dengan skor 3-0 atau 3-1 untuk memaksa penentuan melalui golden set. Jika Vietnam mampu merebut minimal satu set, maka merekalah yang akan melangkah ke final. Aturan agregat menghitung kemenangan set; jika set agregat imbang 3-3, maka golden set 15 poin akan langsung dimainkan setelah pertandingan.
"Mentalitas pemain akan diuji. Kami sudah siapkan strategi untuk menang tiga set langsung. Dukungan penonton sangat berarti," kata kapten Indonesia, Rivan Nurmulki, dalam konferensi pers Jumat malam.
Final yang Dinanti
Thailand sendiri mengaku tidak memilih lawan di final. Pelatih Liu Xinyu menyatakan timnya fokus memulihkan kondisi dan mempelajari kekuatan kedua kandidat. "Vietnam dan Indonesia adalah lawan kuat. Kami harus siap untuk skenario terburuk," ujarnya. Thailand memiliki rekor sempurna melawan Indonesia dan Vietnam dalam tiga edisi terakhir, selalu menang dengan skor 3-0 atau 3-1.
Jika Indonesia lolos, final akan menjadi ulangan edisi 2025 yang dimenangi Thailand 3-1. Jika Vietnam yang lolos, ini akan menjadi final pertama bagi Vietnam dan menambah keragaman persaingan di kawasan. Terlepas dari siapa lawannya, Thailand tetap difavoritkan untuk mempertahankan gelar dan memperpanjang dominasi mereka di voli putra Asia Tenggara.
Final SEA V-Cup 2026 dijadwalkan pada Selasa, 28 Juli, sementara perebutan peringkat ketiga antara Kamboja dan pecundang laga malam ini akan digelar Senin, 27 Juli. Turnamen ini sekaligus menjadi ajang uji coba penting menjelang Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, yang akan berlangsung September mendatang.
Comments (0)