Sosok Ade Holis: Memimpin Riset di NEXT Indonesia Center

Pergulatan riset kebijakan publik di Indonesia terus memunculkan figur-figur baru yang mengedepankan data dan analisis tajam. Salah satunya adalah Ade Holis, yang kini menjabat sebagai Head of Researc...

Sosok Ade Holis: Memimpin Riset di NEXT Indonesia Center

Pergulatan riset kebijakan publik di Indonesia terus memunculkan figur-figur baru yang mengedepankan data dan analisis tajam. Salah satunya adalah Ade Holis, yang kini menjabat sebagai Head of Research NEXT Indonesia Center. Lembaga riset independen ini dikenal aktif menyuarakan kajian-kajian strategis di sektor ekonomi digital, tata kelola pemerintahan, dan pembangunan berkelanjutan. Di tengah derasnya arus informasi yang kerap bias, sosok Ade Holis hadir membawa pendekatan metodologis yang ketat dan perspektif yang membumi.

Latar Belakang dan Jejak Awal Karier

Perjalanan intelektual Ade Holis dimulai dari bangku kuliah di salah satu universitas negeri terkemuka di Indonesia. Ia menempuh studi di bidang Ilmu Administrasi Negara dan sejak awal sudah menunjukkan ketertarikan mendalam pada analisis kebijakan. Minat itu ia pertajam melalui program magang di beberapa lembaga riset dan think tank sebelum akhirnya memutuskan untuk sepenuhnya menekuni dunia penelitian. Pengalaman pertamanya di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) memberi ia pemahaman praktis tentang bagaimana kebijakan dirumuskan, dijalankan, dan dievaluasi di tingkat lokal.

Pasca menyelesaikan pendidikan magister di bidang Administrasi Publik dari universitas luar negeri dengan beasiswa penuh, ia kembali ke Indonesia dengan visi kuat untuk menjembatani kesenjangan antara dunia akademik dan kebijakan nyata. Sebelum bergabung dengan NEXT Indonesia Center, ia sempat bekerja sebagai peneliti senior di beberapa lembaga ternama, menangani isu-isu seperti desentralisasi fiskal, reformasi birokrasi, dan inklusi digital. Rekam jejak itu menjadi fondasi kokoh saat ia dipercaya memegang kendali riset di NEXT.

Peran Strategis di NEXT Indonesia Center

Sebagai Head of Research, tanggung jawab Ade Holis sangat luas. Ia memastikan seluruh produk riset lembaga memiliki standar ilmiah yang tinggi dan tetap relevan bagi pemangku kepentingan. Lebih dari sekadar mengelola tim, ia terlibat langsung dalam perumusan kerangka analisis, pemilihan metodologi, hingga pengujian data. NEXT Indonesia Center, di bawah arahannya, memfokuskan riset pada empat pilar utama: ekonomi digital, pembangunan inklusif, tata kelola sumber daya alam, dan inovasi kebijakan publik.

Salah satu terobosan yang ia gagas adalah integrasi big data dan machine learning dalam kajian dampak program pemerintah. “Kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan survey konvensional,” ujarnya dalam sebuah diskusi internal. “Data digital seperti percakapan media sosial, transaksi e-commerce, dan citra satelit mampu memberikan gambaran yang jauh lebih granular dan real-time tentang apa yang terjadi di lapangan.” Pendekatan ini membuat NEXT dikenal sebagai salah satu lembaga riset yang paling adaptif terhadap perkembangan teknologi di Indonesia.

Ia juga mendorong kolaborasi lintas sektor. NEXT Indonesia Center kini aktif menjalin kemitraan dengan kampus, organisasi masyarakat sipil, dan bahkan sektor swasta untuk menghadirkan kajian yang multidisipliner. Menurut Ade Holis, permasalahan kebijakan semakin kompleks dan tidak bisa dipecahkan melalui satu sudut pandang saja.

Kontribusi Nyata di Panggung Publik

Di bawah kepemimpinan Ade Holis, NEXT Indonesia Center telah merilis sejumlah laporan yang menjadi rujukan pemerintah dan media. Salah satu laporan yang paling mencuri perhatian adalah analisis mendalam tentang kesenjangan infrastruktur digital di Indonesia Timur. Laporan itu tidak hanya memaparkan statistik, tetapi juga mengungkap cerita dari lapangan tentang bagaimana akses internet yang terbatas berdampak pada pendidikan dan kesempatan ekonomi. Akurasi data dan penyajian yang lugas membuat laporan itu dikutip oleh sejumlah pejabat tinggi saat menyusun program percepatan digital.

Kontribusi lainnya terlihat dalam debat publik mengenai Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi. NEXT menjadi salah satu suara yang konsisten memberikan masukan berbasis bukti, membandingkan regulasi serupa di berbagai negara dan menyimulasikan dampaknya terhadap pelaku usaha kecil. Ade Holis sendiri kerap diundang sebagai narasumber di forum nasional maupun internasional. Kemampuannya menerjemahkan temuan riset yang rumit menjadi bahasa yang mudah dipahami publik menjadi kekuatan tersendiri.

Tidak hanya soal teknologi, ia juga aktif dalam riset terkait perubahan iklim dan transisi energi. Bekerja sama dengan lembaga konservasi, tim yang ia pimpin menerbitkan policy brief tentang praktik ekonomi hijau yang bisa diadopsi petani kecil. Kajian itu menjadi dasar advokasi di tingkat kementerian dan mendapat respons positif dari komunitas petani dampingan.

Visi dan Arah ke Depan

Ketika ditanya tentang masa depan, Ade Holis menekankan pentingnya membangun budaya riset yang berbasis bukti di semua lini pemerintahan. Ia percaya bahwa Indonesia membutuhkan lebih banyak lembaga riset independen yang mampu menjadi penyeimbang dan mitra kritis bagi pembuat kebijakan. “Riset yang baik tidak hanya bicara apa yang populer, tapi berani mengungkap apa yang benar meskipun tidak populer,” katanya.

Ke depan, ia berencana memperkuat kapasitas internal NEXT dengan merekrut peneliti muda dari berbagai latar belakang disiplin, termasuk ilmu data, sosiologi, dan ekonomi perilaku. Program fellowship dan beasiswa riset juga tengah disiapkan untuk mencetak generasi peneliti baru yang melek teknologi. Bagi Ade Holis, keberlanjutan lembaga tidak hanya diukur dari banyaknya laporan yang dihasilkan, tetapi dari sejauh mana hasil riset itu benar-benar dipakai untuk membuat hidup masyarakat lebih baik.

Di tengah maraknya fenomena post-truth, kehadiran researcher seperti Ade Holis menjadi oase yang menawarkan kesejukan berbasis fakta. Dengan pola kerja yang disiplin, metodologis, dan tetap berpijak pada realitas sosial, ia membuktikan bahwa riset tidak harus kering dan menara gading. Justru dari bilik-bilik analisis yang senyap, lahir pemahaman yang dapat menuntun bangsa menuju keputusan yang lebih cerdas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User