Pramono Anwar Percepat Renovasi SDN Kebayoran Lama 09 yang Viral

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengambil langkah cepat merespons kondisi memprihatinkan sebuah sekolah dasar negeri di Kebayoran Lama yang videonya tersebar luas di media sosial. Gubernur Pramono Anu...

Pramono Anwar Percepat Renovasi SDN Kebayoran Lama 09 yang Viral

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengambil langkah cepat merespons kondisi memprihatinkan sebuah sekolah dasar negeri di Kebayoran Lama yang videonya tersebar luas di media sosial. Gubernur Pramono Anung langsung menginstruksikan percepatan pembangunan total gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 09, setelah rekaman yang menunjukkan ruang kelas dengan atap bocor, dinding lapuk, dan genangan air mendapat perhatian publik. Keputusan ini diambil dalam tempo kurang dari 48 jam sejak unggahan itu viral, menandai respons yang tidak biasa dalam birokrasi pembangunan fasilitas pendidikan.

Video yang Mengguncang Publik

Sebuah video berdurasi pendek yang direkam oleh salah satu wali murid menjadi titik balik. Di dalamnya terlihat jelas deretan meja belajar yang basah terkena rembesan air hujan, plafon ruang kelas yang mengelupas, serta siswa yang terpaksa belajar dalam suasana lembap dan kurang cahaya. Rekaman itu dengan cepat menyebar di platform seperti Instagram, X, dan WhatsApp, memicu gelombang kemarahan warganet. Tagar #SDNKebayoranLama09 sempat menjadi perbincangan hangat, dengan banyak pihak mempertanyakan alokasi anggaran pendidikan di ibu kota.

Dalam hitungan jam setelah video itu menjadi viral, akun resmi Dinas Pendidikan DKI Jakarta memberikan respons pertama berupa permintaan maaf publik dan janji peninjauan lapangan. Namun Pramono tidak menunggu prosedur standar. Ia langsung menggelar rapat terbatas di Balai Kota dan meneken instruksi gubernur untuk memprioritaskan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dalam daftar proyek percepatan infrastruktur sekolah.

Instruksi Percepatan Total

Berdasarkan arahan Gubernur, Dinas Pendidikan, Dinas Cipta Karya, dan suku dinas terkait harus menyelesaikan seluruh pekerjaan dalam waktu singkat. Percepatan ini mencakup pembongkaran ruang kelas yang tidak layak pakai, pemasangan atap baru yang kedap air, perbaikan saluran drainase, penggantian seluruh instalasi listrik yang sudah tua, serta pengecatan ulang dan penataan perabot belajar. Target penyelesaian dimajukan beberapa bulan dari jadwal semula.

Pramono tidak hanya mempercepat pengerjaan fisik. Ia juga menginstruksikan agar seluruh proses berjalan transparan dan dapat diawasi oleh masyarakat. Sebuah tim pengawas khusus dibentuk, melibatkan inspektorat, unsur orang tua murid, serta LSM bidang pendidikan. Tim ini bertugas memastikan tidak ada penyimpangan dalam pelaksanaan, sekaligus menjadi saluran pengaduan bila muncul kendala di lapangan. Langkah tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa kasus keterlantaran gedung sekolah tidak boleh terjadi lagi di wilayah Jakarta Selatan, atau di area lain di ibu kota.

Penyebab Keterlambatan dan Evaluasi Sistem

Dari penelusuran awal Dinas Pendidikan, SDN Kebayoran Lama Selatan 09 sebenarnya sudah diajukan untuk direnovasi sejak dua tahun anggaran sebelumnya. Akan tetapi prosesnya terhambat oleh tumpang tindih kewenangan antara satuan kerja, revisi anggaran yang berulang, serta lambatnya tahap lelang. Kondisi ini diperparah oleh tidak adanya sistem peringatan dini yang bisa mendeteksi kerusakan parah bangunan sekolah secara real time.

Pramono menyatakan bahwa pembentukan tim pengawas juga akan diperluas ke seluruh wilayah Jakarta. Setiap sekolah yang masuk dalam daftar prioritas perbaikan akan memiliki tim pemantau agar kemajuan fisik bisa dilaporkan setiap minggu ke gubernur. “Ini bukan hanya soal satu sekolah, tapi soal kepercayaan publik terhadap janji kami untuk menghadirkan pendidikan yang layak,” tegasnya dalam konferensi pers di halaman sekolah.

Antusiasme Warga dan Harapan Baru

Kedatangan alat berat dan puluhan pekerja di SDN Kebayoran Lama Selatan 09 disambut riuh oleh warga sekitar. Para orang tua yang sebelumnya pasrah kini menyaksikan langsung bagaimana tembok retak mulai dibongkar dan material baru diturunkan dari truk. Seorang perwakilan komite sekolah mengungkapkan rasa syukurnya, berharap anak-anak mereka bisa segera kembali belajar di ruang kelas yang aman dan nyaman seperti sekolah lain di Jakarta.

Para siswa untuk sementara direlokasi ke gedung serbaguna dan ruang kelas sekolah lain yang berdekatan. Dinas Pendidikan menjamin kegiatan belajar mengajar tidak terhenti dan memberikan tambahan transportasi gratis bagi siswa yang harus berpindah lokasi. Pemerintah provinsi juga berkoordinasi dengan kelurahan setempat untuk memastikan keamanan dan kenyamanan selama masa transisi.

Viralnya kondisi sekolah ini menjadi pengingat bahwa di balik gemerlap ibu kota, masih ada sudut-sudut yang luput dari perhatian. Namun respons cepat Pramono Anung—dengan percepatan pembangunan dan pembentukan tim pengawas—menunjukkan bahwa tekanan publik yang dikelola dengan baik dapat menghasilkan perubahan nyata. Warga kini menanti bukti akhir: gedung sekolah yang berdiri kokoh, bukan sekadar janji di atas kertas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User