Pencarian KM Nurul Salsa Hari Ketujuh: Satu Jenazah Ditemukan, 18 Hilang

Operasi pencarian terhadap korban kapal motor (KM) Nurul Salsa yang tenggelam di perairan Sulawesi Selatan terus berlanjut. Memasuki pekan kedua sejak insiden nahas itu terjadi, tim gabungan masih men...

Pencarian KM Nurul Salsa Hari Ketujuh: Satu Jenazah Ditemukan, 18 Hilang

Operasi pencarian terhadap korban kapal motor (KM) Nurul Salsa yang tenggelam di perairan Sulawesi Selatan terus berlanjut. Memasuki pekan kedua sejak insiden nahas itu terjadi, tim gabungan masih menyisir perairan demi menemukan belasan penumpang yang belum diketahui keberadaannya.

Kronologi Penemuan Terbaru

Pada fase ketujuh operasi SAR, petugas berhasil mengidentifikasi satu jenazah yang terapung di sekitar wilayah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Temuan ini menambah daftar korban yang telah dievakuasi, meskipun belum ada pernyataan resmi mengenai identitas maupun jenis kelamin jenazah tersebut. Proses identifikasi kini tengah dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) guna memastikan data diri korban sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Upaya Pencarian yang Terus Diperluas

Badan SAR Nasional (Basarnas) bersama unsur TNI AL, Polairud, serta nelayan setempat memperluas radius penyisiran hingga beberapa mil laut dari titik tenggelamnya kapal. Kondisi cuaca yang relatif bersahabat dalam beberapa hari terakhir dimanfaatkan seoptimal mungkin oleh para personel di lapangan. Namun, arus bawah laut yang cukup kuat menjadi tantangan tersendiri karena berpotensi menggeser posisi jasad korban ke area yang lebih jauh dari perkiraan awal.

Data terbaru menunjukkan bahwa sebanyak 18 orang masih berstatus hilang. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari manifes penumpang serta keterangan saksi yang selamat. Tim investigasi gabungan juga tengah mendalami kemungkinan adanya penumpang yang tidak tercatat dalam daftar resmi, sebuah praktik yang kerap terjadi pada rute pelayaran tradisional di kawasan timur Indonesia.

Penyebab Tenggelam Mulai Terkuak

Penyelidikan awal mengarah pada dugaan bahwa kapal mengalami kelebihan muatan saat bertolak dari pelabuhan asal. Saksi yang selamat menuturkan bahwa cuaca buruk datang secara tiba-tiba, menyebabkan gelombang tinggi menghantam lambung kapal yang diduga sudah tidak dalam kondisi prima. Kombinasi antara faktor alam dan kelalaian prosedur keselamatan kini menjadi fokus utama dalam pengusutan kasus ini.

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah menurunkan tim untuk melakukan investigasi menyeluruh. Pemeriksaan terhadap nakhoda dan awak kapal yang selamat juga tengah dilakukan guna merekonstruksi detik-detik menjelang insiden. Selain itu, otoritas pelabuhan di wilayah setempat dimintai keterangan terkait prosedur pemberangkatan kapal yang diduga tidak memenuhi standar kelaikan.

Sementara itu, keluarga korban yang berkumpul di posko darurat berharap proses pencarian dapat segera membuahkan hasil. Dukungan psikososial telah disediakan oleh pemerintah daerah bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan untuk mendampingi para keluarga yang tengah dirundung duka sekaligus kecemasan mendalam. Operasi SAR dijadwalkan akan terus berlangsung hingga seluruh korban ditemukan, dengan evaluasi berkala mempertimbangkan situasi di lapangan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User