Malaysia Kalahkan Myanmar, Thailand Gilas Laos di Piala AFF 2026

KUALA LUMPUR, 25 Juli 2026 — Panggung Piala AFF 2026 kembali bergulir dengan dua pertandingan dari Grup B yang menyajikan drama kontras pada Sabtu malam. Malaysia mengamankan tiga poin perdana melal...

Malaysia Kalahkan Myanmar, Thailand Gilas Laos di Piala AFF 2026

KUALA LUMPUR, 25 Juli 2026 — Panggung Piala AFF 2026 kembali bergulir dengan dua pertandingan dari Grup B yang menyajikan drama kontras pada Sabtu malam. Malaysia mengamankan tiga poin perdana melalui kemenangan tipis atas Myanmar, sementara Thailand membuka kampanye dengan pesta gol ke gawang Laos. Hasil ini langsung membentuk peta persaingan di klasemen sementara dan memperkenalkan nama-nama yang mulai memimpin daftar pencetak gol terbanyak.

Malaysia Kerja Keras Tundukkan Perlawanan Myanmar

Laga antara Malaysia dan Myanmar yang digelar di Stadion Nasional Bukit Jalil berjalan lebih ketat dari yang diperkirakan. Myanmar, yang datang dengan status non-unggulan, ternyata mampu menyulitkan tuan rumah melalui organisasi pertahanan disiplin dan serangan balik cepat. Malaysia baru bisa memecah kebuntuan di menit ke-38 melalui titik putih. Penyerang Darren Lok yang menjadi eksekutor sukses mengecoh kiper Myanmar setelah pelanggaran di kotak terlarang terjadi pada winger sayap Harimau Malaya. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Myanmar meningkatkan intensitas tekanan dan berhasil menyamakan kedudukan menit ke-58 lewat sundulan striker andalan mereka, Aung Thu, yang memanfaatkan bola muntah dari penyelamatan kiper Malaysia. Gol ini memicu respons agresif tuan rumah yang kemudian mengurung pertahanan Myanmar. Upaya tanpa henti itu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-81. Umpan silang dari sayap kanan disambut oleh gelandang serang Safawi Rasid dengan tendangan first-time yang menghujam pojok bawah gawang. Malaysia pun menutup laga dengan kemenangan 2-1 yang disambut sorak lega puluhan ribu pendukungnya.

Thailand Pesta Gol, Laos Tak Berdaya

Di tempat terpisah, Thailand menunjukkan mengapa mereka selalu difavoritkan di kancah ASEAN. Berhadapan dengan Laos di Stadion Rajamangala, pasukan Gajah Perang langsung mengambil kendali sejak peluit awal. Baru 12 menit laga berjalan, Teerasil Dangda membuka keran gol dengan memanfaatkan kemelut di depan gawang Laos. Keunggulan cepat ini seolah mematahkan mental tamu yang kemudian terus tertekan sepanjang babak pertama. Menit ke-27, Chanathip Songkrasin menggandakan skor melalui aksi individu memukau yang diakhiri tembakan melengkung dari luar kotak penalti.

Lima menit menjelang turun minum, Thailand kembali menambah pundi gol. Kali ini giliran Supachok Sarachat yang mencatatkan namanya di papan skor lewat sepakan jarak dekat setelah menerima umpan terobosan. Skor 3-0 menutup 45 menit pertama tanpa perlawanan berarti dari Laos. Di babak kedua, Thailand tidak mengendurkan serangan. Teerasil Dangda benar-benar menjadi mimpi buruk bagi lini belakang Laos. Ia melengkapi trigolnya pada menit ke-56 dan 72, menjadikannya pemain pertama yang mencetak hat-trick di turnamen tahun ini. Total lima gol bersarang tanpa balas, menegaskan dominasi mutlak Thailand di laga pembuka Grup B ini.

Klasemen Sementara dan Peta Persaingan

Dengan hasil ini, klasemen Grup B langsung memanas di dua posisi teratas. Thailand untuk sementara memuncaki klasemen dengan keunggulan selisih gol yang mencolok (+5), diikuti Malaysia di peringkat kedua dengan poin sama namun hanya terpaut selisih gol +1. Myanmar dan Laos harus puas menghuni dua dasar klasemen tanpa poin. Situasi ini membuka beberapa skenario menarik menjelang matchday kedua. Malaysia wajib mencuri poin dari Thailand jika ingin menjaga asa lolos otomatis ke semifinal, sementara Myanmar dan Laos akan bertarung dalam duel hidup-mati untuk menjaga peluang mereka tetap terbuka.

Perhitungan head-to-head dan produktivitas gol juga telah menjadi faktor kunci sejak dini, mengingat format turnamen yang hanya meloloskan juara grup dan runner-up terbaik. Thailand jelas berada di atas angin, tetapi Malaysia memiliki modal mental setelah pertemuan-pertemuan sengit dengan sang rival di edisi sebelumnya.

Persaingan Sepatu Emas Mulai Terbentuk

Pertandingan hari ini juga melahirkan kandidat awal peraih sepatu emas. Teerasil Dangda langsung menggebrak dengan torehan tiga gol yang menempatkannya sendirian di puncak daftar top skor. Pemain veteran berusia 38 tahun itu kembali membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk tetap tajam di depan gawang. Di bawahnya, Darren Lok, Safawi Rasid, Aung Thu, Chanathip Songkrasin, dan Supachok Sarachat sama-sama mengemas satu gol. Persaingan diprediksi akan semakin sengit seiring bergulirnya laga-laga berikutnya, terutama dengan kehadiran striker-striker tajam dari Vietnam, Indonesia, atau Filipina yang akan segera memulai perjalanan mereka di grup lain.

Piala AFF 2026 masih panjang, tetapi duel hari ini sudah memberikan gambaran bahwa kejutan dan dominasi dapat muncul bersamaan. Thailand membangun momentum sempurna, Malaysia lulus ujian tekanan, sementara Myanmar dan Laos harus segera berbenah. Pentas sepak bola Asia Tenggara kembali menyala, dan satu hal yang pasti: kemeriahan ini baru saja dimulai.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User