Kejutan di Perempat Final VNL 2026 Putri, Ini 4 Tim Semifinal

Babak perempat final Volleyball Nations League (VNL) 2026 sektor putri menyajikan drama yang memacu adrenalin sepanjang Kamis (23/7) di arena yang memanas di Bangkok, Thailand. Empat laga penentu tike...

Kejutan di Perempat Final VNL 2026 Putri, Ini 4 Tim Semifinal

Babak perempat final Volleyball Nations League (VNL) 2026 sektor putri menyajikan drama yang memacu adrenalin sepanjang Kamis (23/7) di arena yang memanas di Bangkok, Thailand. Empat laga penentu tiket ke semifinal menampilkan kombinasi dominasi mutlak, kejutan emosional, dan pertarungan lima set yang menguras tenaga. Hanya empat tim terbaik yang mampu menjejak ke fase berikutnya, sementara tim-tim unggulan lainnya harus pulang dengan kekecewaan yang mendalam.

Turki Menyudai Perlawanan Gigih Kanada

Laga pembuka mempertemukan Turki, yang tampil dominan sepanjang fase penyisihan, dengan Kanada yang penuh kejutan. Pertandingan ini membuktikan bahwa peringkat bukanlah jaminan kemenangan mudah. Tim asuhan pelatih Daniele Santarelli turun dengan skuad penuh kekuatan yang dipimpin Melissa Vargas, yang kembali menjadi titik tumpuan serangan dengan smes-smes keras dari posisi opposite. Namun, Kanada tidak memberi ruang bernapas. Mengandalkan blok tinggi dan pertahanan lini belakang yang digalang oleh libero andalan, mereka memaksa Turki bekerja ekstra di setiap poin.

Turki merebut set pertama 25-22 setelah melalui kejar-mengejar angka yang ketat. Di sinyalemen awal, servis-servis agresif dari Ebrar Karakurt menjadi kunci untuk meruntuhkan penerimaan Kanada. Namun, Kanada membalas di set kedua dengan kemenangan 25-23, memanfaatkan sederet kesalahan sendiri dari Turki serta peningkatan performa spiker Kiera Van Ryk yang menembus blok tiga pemain. Momentum sempat berayun ke kubu lawan, tetapi pengalaman dan kedalaman skuad Turki berbicara di dua set berikutnya. Vargas dan Karakurt kembali tampil buas, sementara blok tengah yang dikomandoi Eda Erdem membuat Van Ryk frustrasi. Turki menutup laga dengan 25-19, 25-21, menang 3-1 dan memastikan tiket semifinal ketiga kalinya secara beruntun di ajang VNL.

Drama Lima Set: Cina Selamat dari Gempuran Amerika Serikat

Pertandingan yang paling menyita perhatian dan emosi adalah duel klasik antara Cina dan Amerika Serikat. Dua raksasa bola voli putri ini sudah puluhan kali bertemu di berbagai ajang, dan kali ini mereka kembali menyajikan partai yang pantas dikenang. Jual beli serangan terjadi sejak peluit pertama dibunyikan. Cina, dengan postur tinggi dan smes lurus khasnya, mengandalkan Zhu Ting dan Li Yingying di lini depan. Keduanya menjadi mimpi buruk bagi blok depan AS yang beberapa kali kehilangan bentuk. Namun, tim asuhan Karch Kiraly bukanlah lawan yang mudah menyerah.

Set pertama direbut Cina dengan margin tipis 26-24 setelah deuce yang mendebarkan. Amerika Serikat langsung merespons dengan kemenangan meyakinkan 25-20 di set kedua, berkat servis-servis mengganggu dari Jordan Thompson dan pertahanan solid kapten Micha Hancock. Set ketiga menjadi titik balik ketika Cina kembali unggul 25-23 setelah setter veteran, Ding Xia, cerdik memvariasikan distribusi bola ke sisi lemah. Ketika publik mengira laga akan berakhir 3-1, AS memaksa rubber set dengan kemenangan dramatis 27-25 di set keempat. Thompson dan pemain muda Avery Skinner bergantian menghujani lini belakang Cina yang mulai kelelahan.

Set penentuan adalah pertarungan mental. Cina, yang memiliki tradisi kuat di laga-laga krusial, menampilkan ketenangan yang mematikan. Zhu Ting, yang sempat diragukan kebugarannya pasca cedera panjang, meledak dengan delapan poin di set kelima saja. Blok Cina akhirnya menemukan ritme untuk meredam Thompson. Dengan skor 15-11, Cina menyudahi drama lima set ini dan melangkah ke semifinal dengan catatan kemenangan yang melelahkan namun heroik. Seluruh pemain Cina menitikkan air mata setelah laga, sementara para pemain AS tertunduk lesu karena hampir membalikkan keadaan.

Kejutan dari Brasil dan Italia

Di dua laga lainnya, kejutan dan dominasi juga terjadi. Brasil, yang dihuni pemain-pemain muda berbakat, secara mengejutkan menyingkirkan Jepang dengan skor 3-1. Dukungan suporter tuan rumah Thailand yang memadati arena memberi energi tambahan bagi Brasil. Meski Jepang yang dikenal dengan pertahanan rapat melalui Sarina Koga dan Mayu Ishikawa sempat merebut set kedua, spiker Brasil Ana Cristina de Souza menghukum setiap kesalahan lawan dengan serangan mematikan. Brasil tampil lebih ofensif dan rapat di blok hingga mengakhiri mimpi Jepang dengan skor 25-21, 22-25, 25-18, 25-20.

Pertandingan penutup mempertemukan Italia dan Polandia. Dua tim yang sama-sama mengandalkan organisasi permainan rapi ini saling berbalas poin hingga lima set. Italia akhirnya keluar sebagai pemenang 3-2 (25-23, 23-25, 25-20, 22-25, 15-12), berkat ketangguhan Paola Egonu yang mencetak 35 poin sepanjang laga. Polandia, yang diperkuat Magdalena Stysiak, sebenarnya tampil impresif dengan variasi serangan cepat, tetapi pengalaman Italia di poin-poin kritis menjadi pembeda. Kemenangan ini memastikan Italia sebagai semifinalis keempat.

Daftar Lengkap Tim Lolos Semifinal

Berdasarkan hasil yang telah terverifikasi, berikut adalah empat tim yang akan bertarung di semifinal VNL 2026 Putri yang dijadwalkan pada Sabtu (25/7):

  • Turki – mengalahkan Kanada 3-1 dalam laga yang penuh tekanan
  • Cina – menyingkirkan Amerika Serikat 3-2 melalui partai klasik lima set yang melelahkan
  • Brasil – menjungkirbalikkan prediksi dengan menyingkirkan Jepang 3-1
  • Italia – menaklukkan Polandia 3-2 setelah duel sengit yang ditentukan di set kelima

Semifinal akan mempertemukan Turki melawan Brasil di partai pertama, dan Cina melawan Italia di laga pamungkas malam itu. Kedua pertandingan diprediksi menyajikan tensi tertinggi karena mempertemukan tim-tim dengan gaya bermain kontras dan ambisi besar untuk merebut gelar juara. Turki mengincar gelar VNL kedua mereka, Brasil ingin mengulang kesuksesan masa lalu, Cina bertekad mengembalikan supremasi, dan Italia ingin membuktikan bahwa generasi emas mereka belum habis. Perjalanan menuju tangga juara kini tinggal selangkah lagi, dan Bangkok bersiap menjadi saksi lahirnya kisah baru di sejarah Volleyball Nations League.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User