Oct 20, 2026
factcheck

Kebakaran Hanguskan Toko Kue di Pasar Ciputat, Damkar Dikerahkan

Sebuah peristiwa kebakaran melanda kawasan Pasar Ciputat, tepatnya di salah satu unit rumah toko yang selama ini beroperasi sebagai toko kue. Insiden ini memicu kesigapan petugas dari Dinas Pemadam Ke...

Kebakaran Hanguskan Toko Kue di Pasar Ciputat, Damkar Dikerahkan

Sebuah peristiwa kebakaran melanda kawasan Pasar Ciputat, tepatnya di salah satu unit rumah toko yang selama ini beroperasi sebagai toko kue. Insiden ini memicu kesigapan petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran yang segera meluncur ke lokasi begitu laporan diterima. Beruntung, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum merambat ke bangunan di sekitarnya, meski kerugian material tidak dapat dihindari.

Kronologi dan Deteksi Awal

Berdasarkan keterangan warga yang berada di sekitar pasar, kepulan asap tebal pertama kali teramati keluar dari ventilasi bagian belakang sebuah toko kue pada siang hari. Awalnya, warga menduga asap berasal dari proses pemanggangan, namun setelah asap semakin pekat dan disertai bau menyengat, kecurigaan berubah menjadi kepanikan.

Tak butuh waktu lama, lidah api mulai tampak menjilat dari area dapur toko. Sejumlah saksi menyebut bahwa material yang mudah terbakar, seperti minyak goreng, tepung, dan tumpukan kardus kemasan, membuat api dengan cepat membesar dan sulit dipadamkan dengan alat seadanya. Warga sekitar segera berhamburan menjauh sambil meneriakkan peringatan kepada penghuni ruko lain, lalu menghubungi pos pemadam kebakaran setempat.

Respons Cepat Petugas Pemadam

Petugas damkar tiba di area Pasar Ciputat dalam waktu relatif singkat setelah panggilan darurat. Sebanyak tiga unit mobil pemadam beserta satu unit pendukung dikerahkan untuk menangani situasi. Akan tetapi, upaya pemadaman sempat terkendala oleh akses jalan masuk yang sempit serta kepadatan aktivitas pasar yang masih berlangsung.

Dengan sigap, para petugas menarik selang dan membentuk perimeter agar api tidak menjalar ke toko-toko di kiri-kanannya. Proses pemadaman berlangsung dramatis karena sesekali terdengar suara letupan dari dalam ruko yang diduga berasal dari peralatan dapur. Setelah berjibaku selama kurang lebih satu jam, api akhirnya berhasil dilumpuhkan total. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun seorang pekerja toko dilaporkan mengalami luka ringan akibat menghirup asap dan langsung mendapat pertolongan medis di lokasi.

Dampak dan Dugaan Sementara

Meski tidak sampai merembet ke bangunan tetangga, kerusakan yang diderita toko kue tersebut tergolong parah. Seluruh peralatan produksi, stok bahan baku, dan produk jadi hangus terbakar. Struktur bangunan, terutama pada bagian atap dan dinding belakang, mengalami kerusakan berat. Taksiran awal kerugian material mencapai puluhan juta rupiah.

Tim investigasi kebakaran yang tiba setelah api padam segera melakukan pemeriksaan awal di titik pusat api. Hasil pengamatan sementara mengindikasikan bahwa sumber api kemungkinan besar berasal dari dapur toko kue. Dugaan paling kuat mengarah pada korsleting listrik yang dipicu oleh peralatan oven yang terus beroperasi. Namun, kepastian penyebab hanya akan diperoleh setelah serangkaian uji forensik dan olah tempat kejadian perkara selesai dilakukan oleh pihak berwenang.

Tindakan Lanjutan dan Imbauan Keselamatan

Pasca pemadaman, petugas kepolisian bersama tim pemadam kebakaran memasang garis pengaman di sekitar ruko yang terbakar untuk mencegah warga mendekat dan menjaga sterilitas area penyelidikan. Sementara itu, pemilik toko belum dapat dimintai keterangan lebih jauh karena masih dalam kondisi syok. Aktivitas Pasar Ciputat lainnya perlahan kembali normal, meski para pedagang dan pengunjung tampak masih berkerumun menyaksikan sisa-sisa kebakaran.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran setempat, melalui keterangan tertulisnya, menyampaikan imbauan kepada seluruh pelaku usaha di area pasar tradisional agar secara berkala memeriksa instalasi listrik dan memastikan kabel-kabel dalam kondisi layak. Ia juga menekankan pentingnya setiap unit usaha menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) yang mudah dijangkau. “Kejadian ini menjadi pengingat bahwa risiko kebakaran di lingkungan komersial yang padat sangat tinggi. Pencegahan harus menjadi prioritas,” ujarnya. Pembersihan puing dan penanganan lebih lanjut masih terus dilakukan oleh gabungan petugas dan pemilik bangunan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS admin

Comments (0)

User