Hoaks Hotman Paris Bagikan Rp100 Juta di Facebook
Beredar luas di Facebook sebuah unggahan yang mengklaim bahwa pengacara kondang Hotman Paris Hutapea sedang membagikan uang tunai sebesar Rp100 juta. Klaim tersebut menyertakan ajakan untuk mengikuti ...
Beredar luas di Facebook sebuah unggahan yang mengklaim bahwa pengacara kondang Hotman Paris Hutapea sedang membagikan uang tunai sebesar Rp100 juta. Klaim tersebut menyertakan ajakan untuk mengikuti permainan tebak kata guna mendapatkan hadiah. Setelah melalui verifikasi forensik, Lurusin menemukan bahwa klaim tersebut tidak berdasar dan terindikasi sebagai hoaks pencurian data.
Unggahan tersebut menampilkan foto Hotman Paris dengan narasi yang menyatakan bahwa ia ingin berbagi rezeki kepada pengikutnya yang berhasil menjawab teka-teki sederhana. Tautan yang disertakan mengarahkan pengguna ke halaman di luar Facebook yang meminta data pribadi. Pola ini identik dengan modus phishing yang marak terjadi di media sosial.
Klaim yang Beredar
Klaim yang ditelusuri berbunyi: “Hotman Paris bagi-bagi Rp100 juta untuk yang bisa jawab tebak kata ini. Buruan klaim sebelum kehabisan!” Unggahan ini disertai gambar Hotman Paris sedang memegang tumpukan uang serta tangkapan layar percakapan WhatsApp palsu yang memperlihatkan seorang penerima hadiah sedang berterima kasih. Klaim tersebut dibagikan oleh akun tidak resmi dan telah disebarluaskan ulang ratusan kali.
Berdasarkan verifikasi, tidak ada satu pun pengumuman resmi dari Hotman Paris maupun perwakilannya mengenai kegiatan bagi-bagi uang dengan metode tebak kata. Akun Facebook resmi Hotman Paris yang terverifikasi tidak pernah mengunggah konten semacam itu. Faktanya, unggahan yang beredar berasal dari akun-akun yang baru dibuat atau memiliki riwayat penyebaran konten serupa.
Verifikasi Forensik
Tim Lurusin melakukan verifikasi dengan tiga pendekatan: penelusuran aset visual, pemeriksaan tautan, dan konfirmasi ke sumber primer.
Penelusuran aset visual: Gambar Hotman Paris yang digunakan dalam unggahan merupakan hasil rekayasa. Foto asli ditemukan di unggahan Instagram resmi Hotman Paris pada Januari 2025, ketika ia sedang menghadiri sebuah acara amal. Pada unggahan asli, tidak ada tumpukan uang tunai maupun keterangan terkait bagi-bagi hadiah. Pelaku hoaks menambahkan elemen visual uang secara digital.
Pemeriksaan tautan: Tautan yang disertakan dalam unggahan mengarah ke domain mencurigakan yang tidak terkait dengan situs resmi Hotman Paris maupun platform resmi lainnya. Domain tersebut menggunakan nama mirip, namun memiliki ekstensi yang tidak lazim. Halaman yang muncul meminta pengguna memasukkan nama lengkap, nomor telepon, dan kode OTP — informasi yang lazim digunakan untuk membobol akun dompet digital atau perbankan.
Konfirmasi ke sumber primer: Tim manajemen Hotman Paris, melalui kuasa hukumnya, menegaskan bahwa klaim tersebut palsu dan tidak pernah ada program bagi-bagi uang melalui tebak kata. Pihaknya telah beberapa kali mengeluarkan peringatan resmi melalui akun Instagram terverifikasi agar masyarakat tidak tertipu. Hingga tanggal penelusuran, tidak ada bukti pembayaran satu pun yang valid atas klaim hadiah tersebut.
Fakta dan Bantahan
Klaim: Hotman Paris membagikan Rp100 juta lewat permainan tebak kata di Facebook.
Fakta: Klaim tersebut sepenuhnya palsu. Tidak ada pernyataan atau aktivitas resmi dari Hotman Paris yang mendukung klaim ini. Unggahan adalah modus phishing untuk mencuri data pribadi pengguna.
Data menunjukkan bahwa pola serupa pernah mencatut nama sejumlah figur publik lainnya seperti Raffi Ahmad, Deddy Corbuzier, dan Atta Halilintar. Modusnya sama: foto selebritas dengan tumpukan uang, tautan ke situs phishing, dan janji hadiah uang tunai dengan syarat tertentu. Pihak kepolisian dan Kementerian Komunikasi dan Informatika telah berkali-kali mengimbau masyarakat untuk tidak mengklik tautan mencurigakan dan segera melaporkan konten semacam itu.
Berdasarkan penelusuran di situs resmi Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, laporan penipuan daring dengan modus tebak kata pada kuartal pertama 2025 meningkat 27 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kerugian materiil yang dilaporkan mencapai miliaran rupiah. Kasus yang mencatut nama Hotman Paris ini merupakan satu dari ratusan varian yang terdeteksi.
Pengguna yang telah terlanjur memasukkan data pribadi di laman palsu tersebut diimbau untuk segera menghubungi bank atau penyedia layanan dompet digital guna mengamankan akun. Mengganti kata sandi dan mengaktifkan verifikasi dua langkah merupakan tindakan pencegahan yang sangat disarankan.
Kesimpulan
Berdasarkan seluruh hasil verifikasi, klaim bahwa Hotman Paris membagikan Rp100 juta melalui permainan tebak kata di Facebook adalah HOAX. Konten tersebut merupakan bentuk penipuan daring yang bertujuan mencuri data pribadi korban. Tidak ada bukti sahih yang mendukung kebenaran klaim ini, dan seluruh bukti mengarah pada rekayasa digital serta tautan phishing.
Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi sebelum membagikannya, terutama yang menawarkan hadiah besar tanpa mekanisme yang jelas. Laporkan konten mencurigakan melalui fitur pelaporan di platform media sosial atau ke aduankonten.id. Lurusin akan terus melakukan verifikasi terhadap klaim-klaim yang berpotensi merugikan publik.
Comments (0)